Papuanewsonline.com
BERITA TAG Ekonomi
Homepage
RUPS Divestasi Saham 10 Persen Dipersoalkan, Masyarakat Mimika Menuntut Haknya
Papuanewsonline.com, Mimika — Desakan kepada Pemerintah
Kabupaten Mimika untuk melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) divestasi
saham 10 persen di Mimika terus menguat. Masyarakat menilai lokasi pelaksanaan
RUPS menjadi faktor penting dalam menentukan arah kebijakan pengelolaan saham
yang menyangkut masa depan daerah dan kesejahteraan rakyat Mimika.Kabupaten Mimika sebagai pemegang saham mayoritas atas
divestasi saham 10 persen dinilai memiliki hak dan posisi strategis dalam
pengambilan keputusan. Oleh karena itu, masyarakat menilai pelaksanaan RUPS di
luar Mimika, khususnya di Jayapura, berpotensi mengurangi porsi manfaat yang
seharusnya diterima daerah pemilik saham terbesar.Anggota DPR Provinsi Papua Tengah dari daerah pemilihan
Mimika, Yohanes Kemong, menyampaikan bahwa masyarakat Mimika tidak menginginkan
keputusan strategis tersebut justru merugikan daerah asal saham. Ia menegaskan
bahwa jika RUPS dilakukan di Jayapura, maka Mimika berpotensi hanya memperoleh
bagian kecil dari total kepemilikan saham yang ada.“Kami tidak ingin keputusan yang diambil akan merugikan
kami. Jika RUPS dilaksanakan di Jayapura, maka kami akan mendapatkan nilai yang
sangat kecil, hanya 1% dari total 10%,” kata Yohanes dalam pernyataan yang
diterima Papua news online, com, Senin (26/1/2026).Lebih lanjut, Yohanes menekankan pentingnya kepala daerah
memprioritaskan kepentingan jangka panjang masyarakat Papua Tengah, khususnya
rakyat Mimika. Ia meminta agar keputusan terkait RUPS tidak dilandasi
kepentingan kelompok tertentu, melainkan berpijak pada keadilan bagi daerah
pemegang saham mayoritas.“Kami ingin Bupati Mimika melaksanakan RUPS di Kabupaten
Mimika, sebagai wilayah pemegang saham mayoritas,” tambahnya.Desakan tersebut muncul dari kekhawatiran bahwa pelaksanaan
RUPS di Jayapura hanya akan menguntungkan pihak-pihak tertentu, sementara
manfaat ekonomi dari divestasi saham tidak dirasakan secara luas oleh
masyarakat Mimika.“Kami tidak ingin uang hasil divestasi saham 10% ini hanya
dinikmati oleh segelintir orang, kami ingin hasilnya dirasakan oleh seluruh
masyarakat Mimika,” tegas Yohanes.Masyarakat Mimika juga mengingatkan agar Bupati Mimika tidak
mengambil keputusan yang dinilai keliru karena dampaknya akan langsung
menyentuh masa depan rakyat. Mereka menyatakan komitmen untuk terus mengawal
setiap kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan saham divestasi tersebut.“Kami akan terus mengawal langkah-langkah Bupati Mimika
dalam kepengurusan saham 10%,” tambah Yohanes.Hingga berita ini diturunkan, Bupati Mimika Yohanes Rettob
belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut. Namun, masyarakat
berharap aspirasi ini dapat menjadi pertimbangan serius dalam menentukan lokasi
dan mekanisme pelaksanaan RUPS divestasi saham 10 persen. Penulis: HendEditor: GF
26 Jan 2026, 13:06 WIT
Kapolda Aceh Mengecek Langsung Perkembangan Sumur Bor Bantuan Polri Untuk Aceh Tamiang
Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, melakukan pengecekan langsung sumur bor bantuan Polri di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/2026). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sumur bor bantuan Polri masih berfungsi optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pascabencana.Dalam keterangannya, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa bantuan sumur bor tersebut merupakan program kemanusiaan dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang disalurkan ke berbagai wilayah di Aceh.“Hari ini Sabtu 24 Januari 2026 kami mengecek sumur-sumur yang telah diberikan oleh Bapak Kapolri,” ujar Kapolda Aceh.Kapolda menjelaskan, total bantuan sumur bor yang diberikan Kapolri mencapai 267 titik, lengkap mulai dari proses pembuatan hingga fasilitas pendukung seperti mesin dan toren air.“Total bantuan sumur bor Bapak Kapolri yaitu sebanyak 267 titik, meliputi pembuatan sampai dengan mesin dan toren,” jelasnya.Lebih lanjut, Kapolda Aceh menegaskan pihaknya akan memastikan seluruh bantuan benar-benar dapat dimanfaatkan. Jika ditemukan kendala, perbaikan akan segera dilakukan. Kapolda ingin meyakinkan bahwa apabila masih ada bantuan sumur yang belum berfungsi maksimal maka akan perbaiki.Salah satu lokasi pengecekan dilakukan di RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang. Berdasarkan hasil peninjauan, sumur bor bantuan Polri di rumah sakit tersebut masih berfungsi dengan baik dan terus dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan.“Alhamdulillah di RSUD Kabupaten Aceh Tamiang, hari ini sumur bor bantuan Polri masih bermanfaat. Semoga bermanfaat bagi Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Tamiang,” ucap Kapolda.Sementara itu, Direktur RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang, Dr Andika Putra SA, menyampaikan bahwa sumur bor bantuan Polri sangat membantu operasional rumah sakit sejak awal pascabencana hingga saat ini.“Hari ini kami kedatangan kunjungan dari Bapak Kapolda beserta Ibu untuk melihat bantuan sumur bor dari Bapak Kapolri. Alhamdulillah, sumur sudah beroperasi dan kami gunakan untuk kebutuhan operasional rumah sakit sejak awal-awal pasca bencana sampai sekarang ini terus kami gunakan,” ungkapnya.Ia berharap bantuan tersebut dapat terus memberikan manfaat dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Tamiang.“Mudah-mudahan apa yang sudah diberikan ini terus bisa memberikan manfaat untuk kegiatan pelayanan di rumah sakit,” katanya.Dr Andika juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolri dan seluruh jajaran Polri atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan seluruh jajarannya atas perhatiannya kepada RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang,” pungkasnya. PNO-12
25 Jan 2026, 14:58 WIT
Taruna Akpol Bersama SSDM Polri Laksanakan Trauma Healing Perdana di Aceh Tamiang
Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Tanpa membuang waktu untuk beristirahat, sesaat setelah tiba di Aceh Tamiang, 9 Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) didampingi Biro Psikologi SSDM Polri langsung turun ke lapangan melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengerahan 169 Taruna Akpol yang bertugas selama satu bulan penuh dalam Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardus) 2026, untuk melaksanakan pelayanan terpadu pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.Trauma healing dilaksanakan di TK Kemala Bhayangkari 12 Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/2026), dengan sasaran 75 anak-anak tingkat taman kanak-kanak yang terdampak langsung banjir bandang dan tanah longsor. Pendampingan dilakukan melalui pendekatan Psychological First Aid (PFA), permainan edukatif, konseling kelompok kecil, serta berbagai aktivitas kreatif yang bertujuan memulihkan rasa aman, menenangkan emosi, dan mengembalikan semangat anak-anak. Kehadiran Taruna Akpol sebagai pendamping menciptakan suasana hangat, aman, dan penuh keakraban. Anak-anak tidak hanya diajak bermain, tetapi juga diberi ruang untuk mengekspresikan perasaan, bercerita, serta membangun kembali kepercayaan diri.Psikolog SSDM Polri AKBP Astiadi Prahastomo, S.Psi., S.I.K., M.T. Yang memimpin kegiatan ini menjelaskan bahwa trauma healing ini dilakukan sebagai bentuk pertolongan psikologis awal bagi anak-anak pascabencana. Fokus utama kegiatan adalah memulihkan rasa aman, menenangkan emosi, dan mengembalikan keceriaan anak-anak agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan sehat. Pendekatan berbasis Psychological First Aid melalui permainan, interaksi sosial, dan komunikasi empatik dinilai efektif membantu anak-anak menurunkan kecemasan serta membangun kembali rasa percaya diri. Ia juga menegaskan bahwa kehadiran 9 Taruna Akpol sangat membantu proses pendampingan, karena para taruna mampu menjadi figur kakak dan sahabat bagi anak-anak, sehingga tercipta kedekatan emosional yang mempercepat proses pemulihan.Kegiatan trauma healing ini menjadi aksi kemanusiaan perdana dari rangkaian panjang pengabdian 169 Taruna Akpol yang dikerahkan ke Aceh Tamiang selama satu bulan penuh. Para taruna akan melaksanakan berbagai kegiatan fisik dan nonfisik, mulai dari pemulihan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pengelolaan dapur umum, hingga pendampingan psikososial, guna membantu percepatan pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa kegiatan trauma healing yang dilakukan oleh SSDM Polri bersama 9 Taruna Akpol ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam proses pemulihan masyarakat pascabencana, khususnya bagi anak-anak. Selama satu bulan ke depan, 169 Taruna Akpol akan hadir dan bekerja bersama masyarakat Aceh Tamiang dalam berbagai program kemanusiaan, memastikan kehadiran Polri tidak hanya dalam pemulihan fisik, tetapi juga dalam penguatan mental dan psikologis masyarakat agar mampu bangkit kembali secara utuh.Kegiatan trauma healing ini menjadi simbol awal pengabdian panjang Taruna Akpol di Aceh Tamiang. Selama satu bulan ke depan, para taruna akan terus hadir di tengah masyarakat bekerja, melayani, dan menguatkan demi mempercepat pemulihan kehidupan pascabencana serta menumbuhkan kembali harapan bagi generasi masa depan. PNO-12
25 Jan 2026, 14:32 WIT
Jelang Bulan Ramadan, Polda Maluku Siap Gelar Operasi Keselamatan Salawaku 2026
Papuanewsonline.com, Ambon – Menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Maluku akan melaksanakan Operasi Keselamatan Salawaku Tahun 2026.Sebelum pelaksanaan Operasi yang bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polda Maluku terlebih dahulu menggelar rapat penyusunan rencana operasi atau Renops.Rapat koordinasi Renops Keselamatan 2026 dipimpin Karo Ops Polda Maluku, Kombes Pol. Rondald Reflie Rumondor S.I.K., M.Si di Posko Astacita lantai 2 Mapolda Maluku, Jumat (23/1/2026).Kombes Ronald dalam arahannya menekankan pentingnya Operasi Keselamatan Salawaku 2026 menjelang bulan Ramadan. Operasi tahun ini mengusung tema "Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Ops Ketupat-2026". "Operasi Keselamatan dirancang sebagai langkah cipta kondisi sebelum memasuki masa Operasi Ketupat mendatang," ungkapnya.Menurutnya, tujuan utama operasi adalah mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, yang juga tetap didukung dengan tindakan represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan (laka lantas).Lebih lanjut, Karo Ops menjelaskan bahwa strategi ini disusun berdasarkan analisis dan evaluasi (Anev) pelaksanaan Operasi Lilin-2025 serta mengantisipasi fenomena yang berkembang di tengah masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.Adapun sasaran operasi meliputi segala bentuk Potensi Gangguan (PG), Ambang Gangguan (AG), dan Gangguan Nyata (GN) yang dapat memicu pelanggaran maupun kecelakaan, baik sebelum, saat, maupun pasca pelaksanaan operasi. "Kepada seluruh jajaran agar menetapkan target operasi yang spesifik mencakup orang, lokasi, barang/benda, dan kegiatan sesuai dengan karakteristik kerawanan wilayah masing-masing," pintanya.Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Wadir Intelkam Polda Maluku, serta pejabat yang mewakili jajaran Direktorat Binmas, Direktorat Lantas, Bidang Dokkes, Bidang Propam, Bidang Humas, dan Bidang TIK Polda Maluku.Polda Maluku berkomitmen untuk terus menekan angka kecelakaan jalan raya dan meningkatkan kesadaran disiplin berlalu lintas bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Maluku. PNO-12
24 Jan 2026, 16:53 WIT
Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh Bangun Jembatan Darurat di Kampung Setie
Papuanewsonline.com, Bener Meriah - Kepedulian Polri terhadap masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata. Polres Bener Meriah bersama Brimob Polda Aceh membangun jembatan darurat di Kampung Setie, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (22/01/2026).Jembatan yang dibangun tersebut merupakan akses vital antar dusun yang sangat dibutuhkan warga, khususnya untuk mengangkut hasil pertanian seperti durian, langsat, dan pinang. Sebelumnya, jembatan ini rusak parah akibat bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi pada November 2025 lalu, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat sempat terhambat.Kegiatan pembangunan jembatan dipimpin langsung oleh Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K. Selain membangun jembatan darurat, Polres Bener Meriah juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako, selimut, serta pakaian kepada warga yang terdampak bencana.Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu pemulihan pascabencana.“Selain membangun jembatan, kami juga membawa bantuan berupa sembako, selimut, dan pakaian. Semoga apa yang kami berikan dapat meringankan beban masyarakat. Jembatan ini diharapkan mampu kembali memulihkan roda perekonomian warga Kampung Setie,” ujar Kapolres.Sementara itu, Reje Kampung Setie, Husaini, mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah bekerja keras selama beberapa hari membersihkan jalan dan membangun jembatan di kampung mereka.“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh. Personel Polri sudah berhari-hari bekerja di kampung kami, membersihkan jalan, membangun jembatan, serta beberapa kali menyalurkan bantuan sembako. Ini sangat membantu masyarakat kami,” ungkap Husaini.Dengan dibangunnya jembatan darurat tersebut, akses transportasi warga kembali terbuka dan diharapkan aktivitas pertanian serta perekonomian masyarakat Kampung Setie dapat pulih secara bertahap. PNO-12
24 Jan 2026, 15:31 WIT
Kapolda Maluku Tinjau Gedung SPPG Polres Buru Tekankan Kualitas Pemenuhan Gizi Masyarakat
Papuanewsonline.com, Namlea – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menekankan pentingnya kualitas pelayanan dalam pemenuhan gizi baik bagi personel Polri maupun masyarakat.Penekanan ini disampaikan Kapolda saat meninjau progres kesiapan pengoperasian gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Buru di kota Namlea, Kamis (22/01/2026). Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto, sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku, Kapolres Buru dan jajarannya, Kapolda menekankan bahwa SPPG Polres Buru merupakan salah satu fasilitas strategis yang disiapkan untuk mendukung program Polri terkait peningkatan kualitas kesehatan, dan pemenuhan gizi.Dalam peninjauannya, Kapolda menerima penjelasan terkait tahapan pembangunan, peruntukan ruangan, hingga rencana operasional gedung SPPG Polres Buru ke depan.Kapolda menegaskan keberadaan SPPG juga memiliki peran penting di bidang kesehatan dan pemenuhan gizi khususnya bagi personel Polres Buru dan keluarganya, sehingga diharapkan dapat menunjang kinerja anggota dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian.“Pemenuhan gizi dan kesehatan merupakan faktor penting dalam menjaga kesiapan fisik dan mental personel. Dengan sarana yang memadai, diharapkan kualitas pelayanan serta kinerja anggota Polri dapat semakin optimal,” ujar Kapolda.Irjen Dadang Hartanto juga menekankan pentingnya pengelolaan gedung SPPG secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. "Ini penting diperhatikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal, baik oleh internal Polri maupun masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dan gizi," pintanya.Di sisi lain, ketersediaan SPPG menjadi bagian penting dari komitmen Polda Maluku dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, pencegahan stunting, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, sejalan dengan upaya mewujudkan Polri yang Presisi dan humanis. PNO-12
24 Jan 2026, 14:48 WIT
Buku “Rasa Bhayangkara Nusantara” Versi Bahasa Inggris Hadir di WEF Swiss 2026
Papuanewsonline.com, Jakarta – Buku Rasa Bhayangkara Nusantara karya bersama Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan resmi diperkenalkan di ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, sebagai bagian dari penguatan diplomasi Indonesia di panggung global.Buku versi Bahasa Inggris ini memuat 80 menu pilihan khas Indonesia yang dikembangkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara kepada komunitas internasional.“Saya menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara versi Bahasa Inggris kepada Bapak Stefanus Ade Hadiwidjaja, Managing Director, Investment, Danantara Indonesia, untuk ditampilkan di Paviliun Indonesia pada WEF Davos 2026 sebagai bagian dari showcase diplomasi MBG dan khazanah rasa Nusantara,” ujar Dirgayuza Setiawan.Sebelum diperkenalkan di Davos, buku yang dalam versi bahasa Inggris-nya berjudul “Taste Of Nusantara 80 Bhayangkara Menu For Indonesia’s Free Nutricious Meal’s Program” ini juga telah diserahkan kepada Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya, pada Selasa (20/1/2026) di London, sebagai langkah awal diplomasi kuliner dan ketahanan pangan Indonesia.“Alhamdulillah, Mas Dirgayuza di tengah kesibukan lawatan bersama Presiden terus berikhtiar memperkenalkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara di tempat-tempat yang istimewa. Setelah sebelumnya diperkenalkan di Kedutaan Besar Indonesia di Inggris, kini buku versi Bahasa Inggris tersebut dapat diakses di WEF Davos, forum bergengsi dunia. Semoga buku ini menjadi media diplomasi Indonesia, sekaligus semakin mengenalkan keanekaragaman kuliner Nusantara serta program Astacita Presiden kepada dunia,” kata Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Jumat (23/1/2026).Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar dokumentasi menu, melainkan catatan pengabdian Polri dalam mendukung MBG, mulai dari aktivitas dapur SPPG Polri sejak dini hari hingga distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol pendekatan baru membangun bangsa melalui perhatian nyata terhadap kesehatan dan gizi generasi masa depan.Kehadiran buku ini di WEF Davos 2026 menegaskan komitmen Polri dalam mendukung diplomasi Presiden, memperkuat citra positif Indonesia, serta memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara di tingkat global. PNO-12
24 Jan 2026, 13:36 WIT
Dukung Ekonomi Lokal, Kapolda Maluku Kunjungi Penyulingan Minyak Kayu Putih di Namlea
Papuanewsonline.com, Namlea – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si mendorong penguatan UMKM dan perekonomian masyarakat lokal.Dorongan tersebut disampaikan Kapolda saat melakukan peninjauan tempat penyulingan minyak kayu putih (ketel) milik Ongko Tuya di Kota Namlea, Kabupaten Buru, Kamis (22/1/2026).Bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto dan sejumlah PJU Polda Maluku, Kapolda mengaku kunjungannya tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pelaku usaha tradisional dan UMKM yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat. Ia mengaku ketel minyak kayu putih di Namlea telah menjadi identitas dan komoditas unggulan daerah.Penyulingan minyak kayu putih, lanjut Kapolda, memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat Kabupaten Buru. Oleh karena itu, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung iklim usaha yang aman, tertib, dan berkelanjutan.“Kegiatan penyulingan minyak kayu putih ini merupakan salah satu potensi ekonomi lokal yang sangat bernilai. Polri hadir untuk memastikan aktivitas usaha masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, serta terlindungi dari berbagai potensi gangguan,” ungkapnya.Jenderal bintang 2 Polri di pundaknya ini juga memberikan apresiasi atas semangat dan ketekunan para pelaku usaha minyak kayu putih. Mereka tetap konsisten mengelola usaha secara mandiri dan turun-temurun, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi bagi keluarga dan masyarakat sekitar.“Kami mengapresiasi kerja keras para pelaku usaha yang telah menjaga dan mengembangkan potensi lokal ini. Diharapkan usaha penyulingan minyak kayu putih dapat terus berkembang, memberikan nilai tambah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buru,” harapnya.Selain itu, Kapolda Maluku juga menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah daerah terkait penguatan UMKM, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan agar roda perekonomian dapat berjalan dengan baik. PNO-12
24 Jan 2026, 12:59 WIT
Kapolda Maluku Salurkan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Dusun Wamsaha
Papuanewsonline.com, Bursel – Untuk mempererat hubungan silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial Polri kepada masyarakat, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menyalurkan paket bantuan sosial kepada masyarakat dusun Wamsaha, Desa Leku, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Rabu (21/1/2026).Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto dan PJU Polda Maluku penyerahan bantuan sosial merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam memberikan perhatian dan kepedulian sosial kepada warga yang membutuhkan.Kapolda Maluku saat berdialog mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh masyarakat.“Sambutan yang saya terima dari masyarakat Dusun Wamsaha sungguh hangat dan penuh kekeluargaan. Hal ini menjadi kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujar Kapolda.Ia berharap kunjungan kerja dan bakti sosial yang dilaksanakan dapat semakin mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, serta memperkuat kebersamaan sebagai satu keluarga besar.“Saya berharap kunjungan saya bersama rombongan dapat membawa dampak positif, mempererat silaturahmi, serta membangun kebersamaan demi kemajuan Kabupaten Buru Selatan menuju daerah yang lebih maju, aman, damai, dan sejahtera,” lanjutnya.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan menyelesaikan setiap permasalahan secara musyawarah dan dialog.“Apabila terjadi permasalahan di tengah masyarakat, hendaknya diselesaikan dengan duduk bersama dan dibicarakan secara baik-baik, dengan kepala dingin. Saya mengajak khususnya generasi muda untuk mampu mengendalikan emosi dan menjauhi minuman keras yang sering menjadi pemicu terjadinya konflik,” tegas Kapolda.Menutup penyampaiannya, Kapolda Maluku mendoakan agar Dusun Wamsaha terus berkembang dan maju seiring dengan harapan masyarakatnya.“Semoga Dusun Wamsaha senantiasa jaya, berkembang, dan maju, sejalan dengan makna dan harapan yang terkandung dalam namanya,” tutup Kapolda.Untuk diketahui, bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat berupa 30 paket sembako. PNO-12
24 Jan 2026, 12:01 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru