logo-website
Sabtu, 14 Feb 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Pemkab Kampung Kadun Jaya Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Olahan Hasil Bumi Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania, menggelar pelatihan pemberdayaan perempuan yang melibatkan anggota Tim Penggerak PKK (TP-PKK) sebagai upaya meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan kampung. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (22/1/2026) ini difokuskan pada pengolahan hasil bumi lokal guna mendorong ketahanan ekonomi keluarga.Pelatihan tersebut dirancang sebagai langkah konkret untuk membekali perempuan kampung dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain memperkuat peran perempuan dalam rumah tangga, kegiatan ini juga diarahkan untuk membuka peluang usaha berbasis potensi lokal yang tersedia di Kampung Kadun Jaya.Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi sarana penting dalam mendorong kemandirian dan produktivitas ibu-ibu PKK. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kemampuan mengolah hasil bumi kampung agar memiliki nilai tambah dan potensi ekonomi yang lebih luas.Melalui pembelajaran praktik langsung, para peserta diperkenalkan pada berbagai teknik pengolahan bahan pangan lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk rumah tangga bernilai jual. Dengan demikian, hasil bumi tidak hanya dimanfaatkan untuk konsumsi keluarga, tetapi juga berpeluang menjadi sumber pendapatan tambahan.Sebagai tindak lanjut dari pelatihan, Distrik Wania juga memfasilitasi pendaftaran peserta untuk bergabung sebagai pelaku UMKM Mimika di bawah binaan Dinas Koperasi Kabupaten Mimika. Langkah ini diharapkan dapat membuka akses legalitas usaha, pendampingan, serta peluang pengembangan usaha yang berkelanjutan.Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nyata Program Membangun dari Kampung ke Kota, yang menempatkan penguatan keluarga dan pemberdayaan perempuan sebagai fondasi utama pembangunan wilayah. Perempuan melalui wadah PKK diposisikan sebagai penggerak utama ekonomi kampung.Pemerintah kampung berharap pelatihan ini dapat melahirkan unit-unit usaha baru berbasis kampung yang dikelola oleh perempuan, mampu menopang perekonomian keluarga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.Dengan optimalisasi peran perempuan dan pemanfaatan sumber daya lokal, Kampung Kadun Jaya diharapkan dapat tumbuh sebagai kampung yang mandiri, produktif, dan berdaya saing di wilayah Distrik Wania.Penulis: JidEditor: GF 23 Jan 2026, 02:14 WIT
JUMLAH INVESTOR PASAR MODAL PAPUA NAIK 24,7% TAHUNAN, CAPAI 128 RIBU ORANG Papuanewsonline.com, Jayapura – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat tren pertumbuhan yang positif pada jumlah investor pasar modal di wilayah Papua. Per Desember 2025, tercatat sebanyak 128.249 orang telah terdaftar sebagai investor, meningkat sebanyak 25.403 orang dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 102.846 orang. Kepala Wilayah Papua BEI Perwakilan Papua, Kresna Payokwa, menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut setara dengan kenaikan sekitar 24,7% secara tahunan (year-on-year). "Capaian yang diraih ini menjadi bukti bahwa literasi dan inklusi pasar modal di Papua terus menunjukkan perkembangan yang baik," ujarnya. Menurut Kresna, peningkatan tersebut menggambarkan bahwa masyarakat mulai menyadari bahwa investasi tidak hanya menjadi hak prerogatif penduduk kota besar, melainkan juga terbuka lebar bagi seluruh lapisan masyarakat di daerah. "Peningkatan jumlah investor tidak terlepas dari upaya edukasi yang kami lakukan secara konsisten dan berkelanjutan bersama seluruh pemangku kepentingan terkait," tambahnya. Ia menjelaskan bahwa upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program literasi pasar modal yang digencarkan, seperti kegiatan sosialisasi menyeluruh, penyelenggaraan sekolah pasar modal, serta pembukaan Galeri Investasi di berbagai lokasi termasuk kampus, sekolah, dan instansi pemerintah daerah. Selain itu, pemanfaatan kanal digital juga memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong minat masyarakat untuk memulai berinvestasi. Kemudahan akses informasi, termasuk proses pembukaan rekening efek secara daring, membuat masyarakat semakin percaya diri untuk mengenal dan memanfaatkan berbagai instrumen pasar modal yang ada. Memasuki tahun 2026, BEI Papua menyampaikan rasa optimisme bahwa prospek pertumbuhan investor pasar modal di wilayah ini akan tetap terjaga. Dengan mengacu pada laju pertumbuhan tahun sebelumnya, jumlah investor diproyeksikan akan terus bertambah dalam kisaran 20 hingga 25%. "Proyeksi ini didukung oleh penguatan program edukasi dan literasi pasar modal yang akan dilakukan secara lebih masif, perluasan jaringan Galeri Investasi, serta peningkatan kepercayaan publik terhadap pasar modal nasional," jelas Kresna. Sebagai informasi tambahan, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menetapkan target penambahan 2 juta investor pasar modal untuk tahun 2026. Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, menyampaikan bahwa target tersebut membutuhkan dukungan seluruh pelaku pasar. "Mudah-mudahan target ini dapat tercapai. Tentunya hal ini sangat memerlukan peran aktif dari para pelaku pasar, baik sekuritas, bank kustodian, maupun agen penjual lainnya untuk menarik lebih banyak masyarakat Indonesia untuk menjadi investor pasar modal," katanya. Penulis: JidEditor: GF 23 Jan 2026, 00:53 WIT
Kapolda Maluku Pastikan Aksi Sosial Kemanusiaan di Polres Buru Berjalan Lancar Papuanewsonline.com, Buru – Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat serta upaya memperkuat peran sosial dan kemanusiaan, Polda Maluku dan Polres Buru melaksanakan kegiatan sosial kemanusiaan seperti penyaluran bantuan, bakti kesehatan dan pagelaran UMKM Bhayangkari.Kegiatan yang berlangsung di Markas Polres Buru pada Selasa (20/1/2026), ini ditinjau langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto.Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kapolda Maluku di wilayah Kabupaten Buru, yang bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program sosial Polri dan Bhayangkari berjalan tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Aksi sosial kemanusiaan ini diawali dengan penyaluran paket bantuan kepada sebanyak 500 orang masyarakat. Diantaranya warakawuri, para janda, anak-anak yatim, dan masyarakat kurang mampu. Para penerima bantuan merupakan perwakilan dari 10 kecamatan yang berada dalam wilayah hukum Polres Buru, mencakup 5 Polsek dan 82 desa.Penyaluran bantuan sosial secara simbolis diberikan Kapolda Maluku bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku yang juga selaku Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Maluku. Pemberian bantuan didampingi Kapolres Buru, AKBP. Sulastri Sukidjang. Usai pembagian bantuan sosial, Kapolda Maluku beserta rombongan melaksanakan kembali meninjau Pagelaran UMKM Bhayangkari Cabang Buru. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga Polri dan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperkuat peran Bhayangkari dalam mendukung ketahanan ekonomi lokal.Mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini juga meninjau pelaksanaan Bakti Kesehatan. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan golongan darah, serta khitanan massal, yang seluruhnya dilaksanakan secara gratis bagi masyarakat.Pemeriksaan kesehatan umum diikuti 250 orang. Pemeriksaan golongan darah diikuti 30 orang, dan untuk khitanan massal diikuti 16 orang anak-anak.Saat meninjau bakti kesehatan, Kapolda Maluku tampak berinteraksi dengan tenaga medis dan masyarakat penerima layanan.Kapolda menegaskan, Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki peran sosial dan kemanusiaan dalam membantu masyarakat.“Kegiatan bantuan sosial dan bakti kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” harap Kapolda Maluku.Kegiatan sosial ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Buru sebagai wujud sinergi dan kebersamaan dalam membangun kesejahteraan masyarakat. PNO-12 22 Jan 2026, 20:51 WIT
PT Freeport Indonesia Resmi Membuka Rangkaian BK3N 2026 di Tiga Wilayah Operasi Strategis Papuanewsonline.com, Mimika — PT Freeport Indonesia (PTFI) resmi membuka rangkaian kegiatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) Tahun 2026 yang dilaksanakan serentak di tiga area kerja utama, yakni Tembagapura dan Kuala Kencana di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, serta fasilitas Smelter PTFI di Gresik, Provinsi Jawa Timur, Senin (12/1/2026).BK3N 2026 mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif” dengan semangat “Bangkit Bersama, Kerja Selamat, Kerja Sehat”. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang berlangsung selama satu bulan penuh dengan melibatkan seluruh karyawan dan mitra kerja PTFI.Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan BK3N tidak hanya dimaknai sebagai agenda tahunan, tetapi sebagai bentuk komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap perlindungan sumber daya manusia.Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran pribadi terkait keselamatan, sebagaimana disampaikannya bahwa keselamatan dimulai dari rumah dan dari diri masing-masing individu, bukan semata-mata di tempat kerja.Untuk mendukung semangat tersebut, PTFI menyiapkan berbagai kegiatan yang bersifat edukatif, kompetitif, dan partisipatif. Kegiatan tersebut meliputi kampanye keselamatan di area kerja serta lingkungan komunitas seperti sekolah dan kampus, guna memperluas pemahaman tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja.Selain itu, sejumlah kompetisi keselamatan turut digelar, antara lain pertolongan pertama dan penggunaan Automated External Defibrillator (AED), tantangan manajemen risiko fatal, lomba pelaporan keselamatan, inovasi keselamatan, pembuatan video keselamatan, serta kuis edukatif. PTFI juga menyelenggarakan kompetisi virtual run dengan jarak 50 kilometer di Gresik serta 68 kilometer di Tembagapura dan Kuala Kencana.Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PTFI berupaya mendorong peningkatan kompetensi, kesadaran, serta kepedulian seluruh insan perusahaan terhadap penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten dan berkelanjutan.Puncak peringatan BK3N 2026 direncanakan berlangsung di Tembagapura pada 7 Februari 2026 dengan agenda seperti gerakan bersih kota, safety games, simulasi pemadaman kebakaran, serta pertunjukan musik lokal yang melibatkan karyawan dan masyarakat sekitar.Sementara itu, penutupan seluruh rangkaian BK3N 2026 akan dilaksanakan di Kuala Kencana pada 14 Februari 2026. Kepala Teknik Tambang PTFI, Carl Tauran, turut mengingatkan bahwa tidak ada pekerjaan yang lebih penting daripada keselamatan, dan peringatan BK3N diharapkan menjadi awal dari komitmen keselamatan yang terus dijaga sepanjang tahun. Penulis: JidEditor: GF 22 Jan 2026, 20:32 WIT
Tiba di Bursel, Kapolda Maluku Tinjau Lahan Pembangunan Mapolres, Bakti Kesehatan dan Sosial Papuanewsonline.com, Bursel - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ny. Vitri Dadang Hartanto melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Rabu (21/1/2026).Kedatangan Kapolda Maluku yang turut didampingi Irwasda, Kombes Pol I Made Sunarta, S.E., M.H, Karo SDM, Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K., M.M, Dansat Brimob, Kombes Pol Dr. Irfan S. P. Marpaung, S.I.K., M.Si, Dir Krimsus, Kombes Pol Piter Yanotamma, S.I.K., S.H., M.H, Dir Narkoba, Kombes Pol Indra Gunawan, S.I.K., M.H, Kabidkeu, Kombes Pol Bangun Widi Septo, S.I.K, dan Kabid Dokkes Polda Maluku, dr. Kombes Pol M. Faizal Zulkarnaen, M.H., Sp.F, ini dilakukan dalam serangkaian kegiatan.Orang nomor 1 Polda Maluku ini bersama rombongan tiba di Namrole, Ibukota Kabupaten Bursel sekitar pukul 09.00 WIT. Ia langsung menuju Markas Polres Bursel.Kedatangan Kapolda disambut langsung oleh Bupati Buru Selatan, La Hamidi, S.H, Kapolres Buru Selatan, AKBP Andi Paringotan Lorena, S.I.K.,M.H, dan Forkopimda lainnya bersama tokoh adat, tokoh agama, beserta tokoh masyarakat.Di sambut hangat, Kapolda Maluku disematkan kain lestari oleh Bupati Bursel yang dilanjutkan dengan tarian tradisional oleh sanggar binaan Polres Bursel.Sempat beristirahat melalui acara coffee break, Kapolda Maluku bersama rombongan dan Forkopimda Buru Selatan menuju lokasi lahan pembangunan Polres Buru Selatan di Desa Kamlanglale.BHAKTI KESEHATAN DAN BHAKTI SOSIALTak sampai di situ, Kapolda beserta rombongan yang didampingi Bupati, Kapolres dan Forkopimda Bursel juga meninjau pelaksanaan kegiatan Bhakti Kesehatan di Desa Wali.Tiba di Balai Desa Wali, rombongan Kapolda disambut dengan tarian Wandan Culture oleh anak-anak Desa Wali. Masyarakat setempat juga memberikan bucket bunga kepada Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ny Vitri Dadang Hartanto.Bhakti kesehatan yang dilaksanakan diantaranya khitanan massal, pengobatan umum dan pemeriksaan golongan darah secara gratis. Khinatan Massal diikuti 10 anak, Pengobatan umum 27 orang dan Pemeriksaan golongan darah 65 orang.Setelah melakukan pemantauan, Kapolda bersama rombongan kembali bergerak menuju lokasi pelaksanaan kegiatan Bhakti Sosial di Dusun Wamsaha, Desa Leku, Kecamatan Namrole.Setibanya di lokasi kegiatan, Kapolda disambut dengan penyematan kain lestari oleh tokoh adat Desa Wamsaha."Sambutan yang diberikan oleh masyarakat dusun Wamsaha saya rasakan sangat hangat dan penuh kekeluargaan," kata Kapolda dalam sambutannya.Kapolda berharap kunjungan kerjanya bersama rombongan semakin mempererat hubungan silaturahmi, membangun kebersamaan sebagai satu keluarga besar, serta membawa dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Buru Selatan.Profesor Dadang berharap Kabupaten Bursel terus berkembang menuju daerah yang lebih maju dengan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera."Saya juga berharap apabila terjadi permasalahan di tengah masyarakat, hendaknya dapat diselesaikan dengan duduk bersama dan dibicarakan secara baik-baik dengan kepala dingin," katanya mengingatkan. Khusus kepada generasi muda, Kapolda mengingatkan agar dapat mengendalikan diri. Hindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain."Saya tekankan khususnya kepada generasi muda agar mampu mengendalikan emosi dan menjauhi minuman keras yang sering menjadi pemicu terjadinya konflik," pintanya.Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyerahkan bantuan sosial berupa 30 paket sembako kepada masyarakat Dusun Wamsaha. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat. PNO-12 22 Jan 2026, 18:57 WIT
Kapolda Maluku Lakukan Kunjungan Kerja ke Mako Polres Buru Selatan Papuanewsonline.com, Bursel - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, menekankan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yaitu jaminan keamanan dan keadilan. Masyarakat, kata Kapolda, berharap kehadiran aparat kepolisian sebagai pelindung dan pengayom, dapat memberikan rasa aman, beserta keadilan dalam penegakan hukum. Penekanan tersebut disampaikan Kapolda kepada personel Polres Buru Selatan (Bursel) dan Kompi 3 Yon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku dalam kunjungannya di Mako Polres Bursel, Rabu (21/1/2026).Didampingi Irwasda, Kombes Pol I Made Sunarta, S.E., M.H, Karo SDM, Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K., M.M, Dansat Brimob, Kombes Pol Dr. Irfan S. P. Marpaung, S.I.K., M.Si, Dir Krimsus, Kombes Pol Piter Yanotamma, S.I.K., S.H., M.H, Dir Narkoba, Kombes Pol Indra Gunawan, S.I.K., M.H, Kabidkeu, Kombes Pol Bangun Widi Septo, S.I.K, dan Kabid Dokkes Polda Maluku, dr. Kombes Pol M. Faizal Zulkarnaen, M.H., Sp. F, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto, juga menekankan beberapa hal penting untuk diperhatikan seluruh personel Polri."Polisi ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas rasa aman dan adil, sehingga situasi kamtibmas menjadi kondusif," kata Kapolda.Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, menurut Kapolda memiliki parameter diantaranya, tidak ada fear of crime, kejadian cepat diselesaikan, kegiatan lancar tanpa batas, komplaint/keluhan direspon cepat serta kegiatan kesejahteraan.Polri, lanjut Kapolda, adalah alat keamanan dalam negeri. Ia berharap seluruh anggota dapat menyatukan kerangka berpikir seperti itu, bagaimana Polri dituntut untuk menyelesaikan akar-akar permasalahan sebelum tumbuh mejadi gangguan nyata. "Sebelum kita terjung ke hal yang lebih jauh, hal yang paling mendasari bagi peran seorang anggota Polri di tengah-tengah masyarakat adalah hal apa yang diinginkan masyarakat, maka dari itu rekan rekan harus bisa untuk melakukan mapping maupun identifikasi hal-hal tersebut sejak dini," ungkap Kapolda mengingatkan.Lebih lanjut, mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini mengingatkan beberapa kasus yang perlu menjadi perhatian dan atensi bersama. Di antaranya Perkelahian antar pemuda, dan Penganiayaan yang berpotensi menjadi konflik berkepanjangan. Dua hal ini sering terjadi dipicu oleh komsumsi minuman keras. "Maka dari itu kita harus mampu menyelesaikan dengan cara minimalisir melalui proses ritual Adat/Sasi, Peraturan Daerah serta lokalisir tempat komsumsi," ujarnya.Persoalan lainnya yang patut menjadi atensi bersama yaitu kasus Pencurian pada malam hari, Narkoba, dan Kejahatan yang terjadi di dunia sosial media, berupa provokasi. "Anggota Polri harus membuka mata akan hal tersebut khususnya Intelijen, Reserse maupun Bhabinkamtibmas," tegasnya.Masalah lainnya yang perlu terus diwaspada, lanjut Profesor Dadang, yaitu Tindak pidana korupsi. Anggota Polri diminta untuk melakukan pencegahan dan pengawalan, mapping sejak dini. "Beberapa jalan umum saya lihat tidak terawat terutama dalam perkotaan, rangkul Forkopimda agar masyarakat dapat merasakan dampak nyata kehadiran negara," pintanya.Jenderal bintang 2 Polri di pundaknya ini juga menyoroti Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang unggul. Ia mengaku, apabila SDM mampu maka keterbatasan sarana prasarana bukan menjadi halangan. "Spesifikasi SDM yang berkualitas dapat dilihat dari motivasi, profesional serta moralitas anggota itu sendiri," jelasnya.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga mengajak anggota dapat merangkul masyarakat melalui aktifitas positif pada jejaring sosial media terutama para Bhabinkamtibmas. Sebagai garda terdepan, Bhabinkamtibmas melekat dengan masyarakat. Kerja sama juga dengan influencer lokal yang ada sehingga kegiatan-kegiatan positif dapat disiarkan melalui media sosial."Turun langsung ke lapangan untuk mendengar keluhan masyarakat maupun buka ruang komunikasi antar aparat dan masyarakat melalui sosial media, sediakan nomor telepon khusus untuk sarana pengaduan atau informasi dari masyarakat," harapnya.Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan atensi khusus terkait perilaku anggota. Masyarakat sering menyoroti kekerasan, arogansi, asusila maupun sikap hedonis anggota. "Rekan-rekan perlu ketahui bahwa dampak dari perilaku negatif bukan hanya untuk 1 orang namun berdampak besar bagi kita semua terutama institusi ini," tegasnya mengingatkan. PNO-12 22 Jan 2026, 18:42 WIT
Kunjungi Polres Malteng, Kabid Humas Polda Maluku Kenalkan Police Tube Papuanewsonline.com, Malteng - Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, menyambangi Polres Maluku Tengah, Rabu (21/1/2026). Hadir Pejabat Utama dan seluruh Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polres Maluku Tengah (Malteng).Didampingi Kasie Humas Polres Malteng, Iptu Yani R, Kombes Rositah melakukan monitoring dan evaluasi fungsi kehumasan. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan peran personel Polri dalam mengelola informasi publik dan media digital secara profesional, terbuka, dan berimbang di tengah pesatnya perkembangan media sosial.Dalam arahannya, Kombes Rositah menekankan pentingnya keterbukaan informasi. Setiap aktivitas Polri, kata Kombes Rositah, kini mudah diketahui publik. "Olehnya itu berbagai kebaikan, prestasi, dan pengabdian Polri kepada masyarakat harus disampaikan secara luas dan transparan," pintanya.Mantan Kapolres Maluku Tengah ini juga mendorong peranan Bhabinkamtibmas agar lebih aktif memanfaatkan media digital sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat.Pada kesempatan tersebut, Briptu Kristianto Pesireron, S.Kom, anggota Humas Polda Maluku memperkenalkan Police Tube sebagai salah satu platform resmi Polri. Ia juga memberikan pembekalan dasar fotografi dan videografi menggunakan smartphone. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan personel Polres Maluku Tengah agar semakin siap menghadapi tantangan komunikasi di era digital serta mampu menyajikan konten positif, edukatif, dan humanis kepada masyarakat. PNO-12 22 Jan 2026, 17:16 WIT
5 Satker dan Satwil Jajaran Polda Maluku Terima Piagam Penghargaan dari KPPN Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Empat Satuan Kerja (Satker) dan satu Satuan Wilayah (Satwil) di lingkungan Polda Maluku menerima piagam penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ambon, Rabu (21/1/2026).Empat Satker Polda Maluku yang mendapatkan penghargaan yaitu Bidang Keuangan (Bidkeu), Spripim, Yanma, dan Satuan Brimob Daerah Maluku. Sementara Satwil di jajaran Polda Maluku yang mendapatkan penghargaan yaitu Polresta P. Ambon & P. P. Lease.Khusus untuk Bidkeu Polda Maluku, mendapatkan penghargaan peringkat III Satker dengan Rekon Gaji Terbaik Periode Tahun Anggaran 2025 Lingkup KPPN Ambon.Penghargaan tersebut diterima oleh Kompol Helda Misse Siwabessy, S.H., M.H, Kaur APK Subbidbia dan APK Bidkeu, mewakili Kabidkeu Polda Maluku.Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lantai 5 Gedung Keuangan Negara Ambon ini dirangkai dalam acara penyampaian langkah-langkah strategis pelaksanaan anggaran Tahun 2026, penyerahan apresiasi atas kinerja anggaran Tahun 2025, penandatanganan pakta integritas satuan mitra kerja KPPN Ambon Tahun 2026, dan sosialisasi penyusunan laporan keuangan.Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala KPPN Ambon, Aryo Budiwidarto kepada Satuan Kerja (Satker) atas kinerja terbaik tahun anggaran 2025.Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kantor KPPN Ambon atas penghargaan yang diberikan kepada empat Satker Polda dan Polresta Ambon."Untuk Bidkeu Polda Maluku mendapatkan piagam penghargaan peringkat tiga Satker dengan Rekon Gaji Terbaik di lingkungan KPPN Ambon. Sementara empat Satker lainnya dalam kategori yang berbeda. Kami menyampaikan terima kasih kepada KPPN Ambon atas penghargaan yang diberikan," ungkapnya.Penghargaan yang diterima Polda Maluku tersebut, kata Kombes Rositah, diharapkan dapat menjadi penyemangat dan motivasi kepada seluruh jajaran Polda Maluku, khususnya dalam penyusunan laporan keuangan yang profesional sesuai standar akuntansi pemerintah."Semoga dengan penghargaan ini Polda Maluku maupun Polres jajaran terus meningkatkan pelaporan terbaik sesuai mekanisme yang berlaku, dan profesional," harapnya. PNO-12 22 Jan 2026, 14:24 WIT
Disparekraf Mimika Kembangkan Ekowisata Mangrove Poumako dengan Sentuhan Budaya Piripa Papuanewsonline.com, Timika — Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Mimika mulai menggarap pengembangan dan pengelolaan ekowisata mangrove di Kampung Poumako dengan mengedepankan pendekatan budaya Piripa, sebuah nilai kearifan lokal milik suku Kamoro. Pendekatan ini dipilih untuk memastikan pengelolaan wisata berjalan seiring dengan adat dan budaya setempat.Sebagai dinas yang baru dibentuk, Disparekraf Mimika melakukan kunjungan perdana ke lokasi sekaligus menggelar sosialisasi kepada masyarakat RT 09 Kampung Poumako. Kegiatan tersebut bertujuan menyatukan visi antara pemerintah daerah dan warga dalam menjaga serta melindungi fasilitas ekowisata mangrove yang telah tersedia di kawasan tersebut.Kepala Dinas Disparekraf Mimika, Elisabeth Cenawatin, menjelaskan bahwa pendekatan Piripa dipilih agar pesan tentang pentingnya menjaga ekowisata dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Sosialisasi dilakukan melalui cara yang akrab dan kekeluargaan, yakni duduk bersama sambil bakar ikan, bakar sagu, dan makan bersama pada Selasa (20/1/2026).“Kami ajak masyarakat RT 09 untuk bersama-sama menjaga ekowisata yang ada,” ujarnya.Langkah sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya antisipasi, menyusul adanya temuan sebelumnya terkait pencurian sejumlah material pembangunan, seperti trek mangrove dan tandon penampungan air yang berada di kawasan tersebut.Dalam pengelolaannya, Disparekraf Mimika menerapkan konsep pariwisata berbasis masyarakat. Warga lokal ditempatkan sebagai subjek sekaligus objek pariwisata, mulai dari pelaku, penerima manfaat, hingga pihak yang turut terlibat dalam pengambilan kebijakan. Konsep ini selaras dengan prinsip pariwisata berkelanjutan yang bertanggung jawab, ramah lingkungan, dan berpihak kepada masyarakat.Kawasan ekowisata mangrove Poumako nantinya juga direncanakan menjadi ruang pamer dan penjualan berbagai hasil karya masyarakat, seperti anyaman, ukiran, serta hasil tangkapan laut lokal, termasuk karaka dan ikan.“Saya melihat RT 09 Kampung Poumako sangat cocok dijadikan kampung wisata,” ucap Elisabeth.Menurutnya, wilayah pesisir Mimika memiliki hutan mangrove seluas kurang lebih 300.000 hektare yang berfungsi sebagai benteng alam, kawasan lindung adat, serta bagian penting dari identitas budaya suku Kamoro yang perlu dijaga bersama.Masyarakat setempat turut mengusulkan agar pembangunan trek atau jembatan dilanjutkan hingga menghubungkan kampung dengan kawasan ekowisata, sehingga mempermudah akses menuju sanggar Tikiri. Ke depan, Disparekraf Mimika juga merencanakan pembangunan pondok wisata serta pagar keliling kawasan sebagai bagian dari pengembangan berkelanjutan.Penulis: JidEditor: GF 22 Jan 2026, 02:33 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT