Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Gelar Anev, Itwasda Maluku: Laporkan Pengaduan Melalui Saluran WhatsApp Kapolda
Papuanewsonline.com, Ambon – Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kepolisian yang cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui nomor WhatsApp resmi Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si (0811 812 9494), warga kini dapat menyampaikan laporan dan pengaduan secara langsung.Untuk memastikan setiap aduan benar-benar ditindaklanjuti, Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Maluku menekankan kepada seluruh jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) baik di tingkat Polda maupun Polres/ta agar respons cepat (response time) menjadi prioritas utama.Hal itu ditegaskan Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda Polda Maluku, Kombes Pol Legawa Utama, S.I.K., saat memimpin rapat klarifikasi secara virtual di ruang rapat Itwasda, Senin (6/10/2025). Rapat tersebut diikuti perwakilan Satreskrim dari Ditreskrimum Polda, Polresta Ambon, Polres Kepulauan Aru, Polres Buru Selatan, dan Polres Seram Bagian Barat.Dalam arahannya, Kombes Legawa menekankan pentingnya keseriusan aparat dalam merespons setiap laporan yang masuk melalui saluran WhatsApp Kapolda.“Saya minta apa yang menjadi arahan Bapak Kapolda terkait response time agar benar-benar dilaksanakan. Keluhan masyarakat harus segera ditangani hingga tuntas,” tegasnya.Ia menambahkan, pengaduan masyarakat yang disampaikan langsung ke Kapolda adalah bentuk kepercayaan publik kepada Polri. Karena itu, setiap laporan harus ditindaklanjuti secara profesional, cepat, dan akuntabel.Selain kecepatan, Kombes Legawa juga menekankan agar setiap penyidik di jajaran Polres benar-benar memahami tugas pokok dan fungsi dalam penanganan perkara pidana.“Penyidik harus profesional, tidak boleh ada keraguan dalam menangani perkara. Masyarakat menaruh harapan besar pada Polri, sehingga kita wajib menunjukkan integritas dan tanggung jawab penuh,” pintanya.Saluran WhatsApp, Bentuk Polisi Humanis dan Dekat dengan WargaInisiatif Kapolda Maluku membuka nomor WhatsApp pribadi sebagai saluran laporan masyarakat merupakan langkah konkret Polri dalam mewujudkan transparansi, keterbukaan, dan pelayanan publik berbasis teknologi. Melalui kanal ini, warga bisa lebih mudah menyampaikan aduan terkait tindak pidana, keresahan sosial, maupun persoalan pelayanan kepolisian.Langkah ini sekaligus memperkuat citra Polri yang humanis, modern, dan responsif terhadap keluhan masyarakat.Dengan adanya pengawasan ketat dari Itwasda Polda Maluku, setiap aduan yang masuk dipastikan tidak berhenti di meja laporan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti hingga ada penyelesaian yang jelas. PNO-12
07 Okt 2025, 09:56 WIT
Kortas Tipidkor Sebut Kerugian Negara Kasus PLTU Kalbar Rp1,3 Triliun
Papuanewsonline.com, Jakarta - Korps Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri mengungkap nilai kerugian dalam kasus pembangunan PLTU 1 Kalimantan Barat adalah total lost. Kerugian itu timbul akibat mangkraknya pembangunan hingga saat ini."Akibat dari pekerjaan ini, pembangunannya mangkrak sampai dengan saat ini dan sudah dinyatakan total lost oleh BPK,” ujar Kakortas Tipidkor Polri Irjen Pol. Cahyono Wibowo dalam konferensi pers, Senin (6/10/25).Menurut Kakortas Tipidkor, total kerugian keuangan negara itu senilai USD62.410.523. Apabila dirupiahkan dengan kurs dollar saat ini yang menyentuh Rp16.600, maka mencapai Rp1,3 triliun.Dalam kasus ini, tim penyidik telah menetapkan tersangka Dirut PLN 2008-2019 Fahmi Mochtar, Dirut PT BRN Halim Kalla, RR, dan HYL. Irjen Pol. Cahyono mengemukakan, saat ini tengah dilakukan penelusuran aset para tersangka.Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan/atau pasal 3 UU No.31/1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dalam UU 20/2001 tentang pemberantasan Tipikor Jo. Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. PNO-12
07 Okt 2025, 09:48 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Upacara HUT Ke-80 TNI
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berlangsung di Lapangan Mako Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon, Minggu (5/10/2025) pukul 08.45 WIT.Seluruh unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai instansi vertikal dan masyarakat hadir sebagai wujud penghormatan terhadap pengabdian TNI kepada bangsa dan negara selama delapan dekade.Turut hadir Wakil Gubernur Maluku, Wakapolda Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Wadankodaeral IX, Asintel Kejati Maluku, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Ambon, Kabasarnas Ambon, Kadisops Lanud Pattimura, serta para Pejabat Utama (PJU) gabungan TNI–Polri dan tamu undangan lainnya.Upacara peringatan HUT TNI dimulai dengan penyambutan Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, pembacaan Sapta Marga, hingga penganugerahan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada prajurit TNI berprestasi.Inspektur Upacara yang dijabat Wadankodaeral IX Ambon membacakan Amanat Panglima TNI, berisi pesan penting tentang makna tema peringatan HUT ke-80 TNI tahun ini: “TNI Patriot NKRI: Bersama Rakyat Mengabdi untuk Indonesia Maju".Dalam amanat tersebut, Panglima TNI menyampaikan TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan mengabdi untuk rakyat. Karena itu, soliditas dan kemanunggalan TNI dengan seluruh komponen bangsa harus terus dijaga sebagai kekuatan pemersatu bangsa.“Perubahan lingkungan strategis baik di tingkat global, regional, maupun nasional menuntut TNI untuk terus beradaptasi dan memperkuat kapabilitasnya, baik dalam hal kesiapan alutsista maupun pembinaan sumber daya manusia,” kata Panglima TNI dalam amanatnya.Panglima mengingatkan seluruh prajurit dan PNS TNI agar senantiasa menjaga profesionalisme, berhati-hati dalam menggunakan media sosial, dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.“Laksanakan setiap tugas dengan ikhlas. Hindari tindakan yang merugikan rakyat, karena tugas kita semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh prajurit atas dedikasi dan integritas yang telah menjaga kepercayaan rakyat kepada institusi TNI. Namun demikian, Panglima berpesan agar hal tersebut tidak membuat TNI lengah, melainkan terus berbenah menjadi garda terdepan dan benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Usai upacara, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh prajurit TNI yang terus menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa pamrih untuk menjaga kedaulatan negara.“Atas nama jajaran Polda Maluku, kami menyampaikan selamat HUT ke-80 TNI. TNI adalah kebanggaan rakyat dan mitra strategis Polri dalam menjaga keutuhan NKRI. Sinergitas TNI–Polri adalah fondasi penting bagi terciptanya stabilitas keamanan dan ketahanan nasional,” ujar Kapolda.Kapolda juga menegaskan TNI dan Polri di Maluku akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi, baik dalam penegakan hukum, penanganan bencana, maupun pelayanan terhadap masyarakat.“Kami akan terus menjaga soliditas dan kebersamaan di lapangan, karena kekompakan TNI–Polri adalah kekuatan utama dalam menciptakan rasa aman dan damai di tengah masyarakat,” tambahnya. PNO-12
07 Okt 2025, 08:32 WIT
Syukuran HUT Ke-80 TNI, Kapolda Maluku: Perkuat Soliditas Untuk Maluku yang Lebih Baik
Papuanewsonline.com, Ambon – Untuk membangun Maluku yang lebih baik, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si mengajak seluruh personel TNI, Polri dan Pemerintah agar dapat memperkuat soliditas dan sinergitas.Hal ini disampaikan Kapolda saat menghadiri acara Syukuran Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Mako Kodaeral IX Ambon, Minggu (5/10/2025). Kapolda hadir bersama Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H.Turut hadir Wakil Gubernur Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Wadankodaeral IX, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Maluku, Kabakamla Zona Maritim Timur, Kabasarnas Ambon, Asintel Kejati Maluku, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Ambon,Kadisops Lanud Pattimura, Kasguspurla Koarmada III, Kabag Ops Binda Maluku, Kabid Berantas BNNP Maluku, serta para pejabat utama gabungan TNI–Polri dan tamu undangan lainnya.Dalam sambutannya, Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Dr. Nefra Firdaus Bugis, S.E., M.M, menegaskan, TNI akan terus berkomitmen menjaga kedaulatan negara, memperkuat sinergi dengan Polri dan pemerintah daerah, serta hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara.Selanjutnya, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas peran TNI di Maluku yang selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.Sebagai bentuk rasa syukur, Wagub bersama istri melakukan prosesi pemotongan tumpeng yang diberikan kepada Kasdam XV/Pattimura beserta istri sebagai simbol penghargaan dan doa untuk keberlanjutan pengabdian TNI.Pada kesempatan tersebut, Kapolda Maluku turut memberikan hadiah berupa tumpeng dan kue ulang tahun kepada para pejabat dari tiga matra TNI, yaitu TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Kapolda hadir didampingi pejabat utama Polda Maluku serta perwakilan personel dari berbagai satuan fungsi.Kapolda juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh jajaran TNI di Provinsi Maluku, serta mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan sinergitas lintas institusi.“Selamat ulang tahun ke-80 kepada seluruh jajaran TNI di bumi raja-raja tercinta ini. Delapan puluh tahun adalah perjalanan panjang pengabdian yang tidak hanya membentuk sejarah, tetapi juga membangun karakter bangsa. TNI telah membuktikan dirinya sebagai penjaga kedaulatan dan pelindung rakyat yang sejati,” ujar Kapolda.Ia menegaskan, sinergi TNI–Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat adalah pilar penting dalam menjaga keutuhan dan kedamaian di Maluku. Kapolda juga menekankan bahwa tantangan zaman semakin kompleks, sehingga kolaborasi antarsektor harus terus diperkuat untuk menjawab dinamika sosial yang berkembang.“Polri tidak bisa bekerja sendiri, demikian pula TNI dan pemerintah daerah. Kita semua harus satu visi dalam menjaga keutuhan bangsa. Maluku adalah miniatur Indonesia, tempat di mana keberagaman hidup berdampingan dalam kedamaian. Karena itu, menjaga Maluku berarti menjaga Indonesia,” tegasnya.Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik di semua lini. Ia menekankan bahwa keamanan dan ketertiban tidak akan tercapai tanpa keterlibatan aktif masyarakat.“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga hasil dari partisipasi masyarakat. Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan Maluku yang aman, damai, dan penuh harapan. Kami di Polda Maluku berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, dan menjadi mitra yang dapat dipercaya,” ucapnya.Menutup penyampaiannya, Kapolda kembali menegaskan semangat kebersamaan dalam semangat khas Maluku. “TNI tarus biking bae, Polri tarus biking bae. Mari kita jaga kedamaian, jaga persaudaraan, dan bersama-sama kita wujudkan Maluku yang aman, sejahtera, dan berkeadilan,” tutup Kapolda dengan penuh semangat. PNO-12
07 Okt 2025, 08:22 WIT
Apel Gabungan, Wakapolda Tegaskan Komitmen Profesionalisme Personel
Papuanewsonline.com, Ambon – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, memimpin Apel Gabungan Personel Polda Maluku. Ia menegaskan kepada seluruh personel terkait komitmen profesionalisme saat menjalankan tugas melayani masyarakat.Apel gabungan personel Polda Maluku dilaksanakan di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin, 6 Oktober 2025. Pertemuan konsolidasi internal Polda Maluku ini diikuti Irwasda Maluku, dan seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku.Dalam arahannya, Wakapolda Maluku menekankan pentingnya disiplin dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas Korps Bhayangkara."Personel Polda Maluku yang berprilaku baik dan profesional, niscaya tidak akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. Integritas dan kepatuhan adalah kunci utama," tegas Brigjen Imam Thobroni.Wakapolda juga menyampaikan data evaluasi internal terkait penegakan disiplin personel sepanjang tahun 2025. "Kami sampaikan bahwa Polda Maluku telah menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada 33 Personel sepanjang tahun 2025 dikarenakan pelanggaran berat," ungkap Wakapolda.Ia menekankan kepada seluruh jajaran agar dapat mengurangi pelanggaran sekecil apapun. "Pesan saya satu saja untuk Personel Polda Maluku: Kurangi Pelanggaran. Hal ini krusial demi memastikan Polda Maluku diakui dan dicintai oleh masyarakat. Saya yakin seluruh rekan-rekan masih memiliki semangat untuk melayani dengan baik," tegasnya.Sebagai penutup, Wakapolda juga mengingatkan kembali tentang tanggung jawab moral dan profesional setiap anggota Polri. "Untuk semua Anggota Polri di Polda Maluku, setiap ada kejadian, Polri wajib harus hadir. Kehadiran kita adalah representasi negara dan jaminan keamanan bagi masyarakat," pungkasnya. PNO-12
07 Okt 2025, 07:59 WIT
Turunkan 3.572 Personel Gabungan, Polri Sukses Amankan Perhelatan Event MotoGP Mandalika 2025
Papuanewsonline.com, NTB – Perhelatan dunia MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, resmi berakhir dengan sukses. Selama tiga hari pelaksanaan, mulai 3 hingga 5 Oktober 2025, seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa satu pun insiden berarti.Keberhasilan ini menjadi bukti nyata profesionalisme aparat keamanan, khususnya Polda NTB, yang menjadi garda terdepan dalam mengawal jalannya event internasional bergengsi tersebut.Untuk memastikan keamanan di setiap lini, Polda NTB menggelar Operasi Mandalika Rinjani 2025, sebuah operasi khusus pengamanan berskala besar yang dirancang khusus untuk mendukung suksesnya MotoGP Mandalika.Kasatgas Humas Operasi Mandalika Rinjani 2025, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., dalam keterangannya Minggu petang (05/10/2025) usai prosesi penyerahan trofi kepada para pembalap MotoGP, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat.“Pelaksanaan MotoGP dari tanggal 3 sampai 5 Oktober 2025 berjalan sangat aman dan lancar. Tidak ada insiden yang mengganggu jalannya event, baik di dalam maupun di luar area sirkuit. Ini hasil sinergi yang luar biasa antara Polda NTB, Korem 162/WB, Pemerintah Provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota se-Pulau Lombok,” ujar Kholid.*Sinergi Kuat, Pengamanan Ketat di Darat, Laut, dan Udara*Dalam operasi pengamanan ini, 3.572 personel diterjunkan di berbagai titik strategis mulai dari kawasan sirkuit hingga jalur-jalur penyangga di seluruh Pulau Lombok.Tidak hanya mengandalkan pengamanan di darat, Polda NTB juga menyiagakan pasukan dan armada di wilayah laut dan udara untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan, baik dari aspek transportasi maupun keamanan kawasan wisata.Setiap Polres jajaran di Pulau Lombok turut dilibatkan dan dikendalikan langsung oleh Kapolres masing-masing melalui sistem komando berlapis, demi memastikan setiap jalur menuju Mandalika bebas hambatan dan aman bagi wisatawan serta peserta MotoGP. “Langkah preventif dan preemtif juga kami lakukan sejak awal, termasuk pengawasan di seluruh pintu masuk Pulau Lombok, baik pelabuhan maupun bandara. Tujuannya untuk memastikan situasi tetap kondusif dan bebas dari ancaman yang dapat mengganggu jalannya event,” jelasnya.*MotoGP Mandalika, Citra Positif bagi NTB dan Indonesia*Kesuksesan MotoGP 2025 tak hanya menjadi kemenangan bagi penyelenggara dan para pembalap, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat NTB dan Indonesia.Dengan situasi keamanan yang terkendali, seluruh penonton, tim, dan kru MotoGP dapat menikmati gelaran ini dengan nyaman dan aman.“Keamanan adalah kunci utama dalam setiap event besar. Tanpa keamanan, kemeriahan tidak akan berarti. Karena itu kami sangat bersyukur MotoGP Mandalika 2025 dapat berjalan dengan sempurna,” tambah Kombes Kholid.Ia juga menyebut, meski masih ada sejumlah hal teknis yang perlu dievaluasi untuk penyempurnaan di masa mendatang, namun secara umum Operasi Mandalika Rinjani 2025 dinilai sangat sukses.*Polda NTB Tunjukkan Kesiapan Event Dunia*Dengan keberhasilan ini, Polda NTB kembali membuktikan kemampuannya dalam menangani pengamanan event berskala internasional. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa NTB siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan dunia, dengan dukungan keamanan yang solid, profesional, dan humanis.“Semoga kesuksesan ini menjadi citra positif bagi NTB dan Polda NTB, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kita tunjukkan bahwa Lombok dan Mandalika siap menjadi ikon dunia yang aman, damai, dan penuh keramahan,” tutup Kasatgas Humas Ops Mandalika Rinjani 2025. PNO-12
07 Okt 2025, 07:24 WIT
Penonton MotoGP Mandalika Tembus 140 Ribu, Polisi Sukses Urai Kemacetan
Papuanewsonline.com, Lombok Tengah - Keberhasilan kepolisian dalam mengelola arus lalu lintas dan menjaga keamanan saat itu ajang MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika terpampang nyata. Selama tiga hari ajang internasional itu digelar, jalanan menuju kawasan Mandalika ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti.Padahal, perhelatan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika sukses mencetak sejarah baru dengan kehadiran 140.324 penonton. Angka ini menunjukkan peningkatan luar biasa sebesar 36,3 persen dalam tiga tahun terakhir. Kenaikan paling tajam terjadi pada tahun 2025, bertambah 19.072 orang atau sekitar 15,7 persen dibandingkan tahun 2024. Lonjakan ini bahkan terasa hingga ke area Paddock dan VIP Village, yang mengalami peningkatan 36 persen pengunjung dalam satu tahun.Kabidhumas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid S.I.K, mengungkap bahwa meskipun terjadi lonjakan penonton hingga puluhan ribu orang, kondisi di jalanan tetap terkendali. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pengaturan lalu lintas yang tepat dan kerja keras aparat kepolisian."Meskipun jumlah penonton tembus 140 ribu dan kendaraan berjubel masuk ke kawasan Mandalika, Polisi berhasil mengurai arus kendaraan sehingga jalanan tetap ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti," jelas Kombes Pol. Kholid, Minggu (4/10/25)Pihak kepolisian menerapkan rekayasa dan pengaturan lalu lintas yang ketat di berbagai titik krusial. Mobilisasi penonton, mulai dari pintu masuk hingga area parkir, dapat berjalan mulus.Tindakan kepolisian yang proaktif dan terkoordinasi menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran akses menuju sirkuit, sehingga ribuan kendaraan dapat terdistribusi secara efektif dan tidak menumpuk di satu titik. Selain mengurai kemacetan, fokus utama kepolisian juga diarahkan pada pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) selama perhelatan berlangsung.Kabidhumas Polda NTB menambahkan, kondisi secara keseluruhan tetap aman dan kondusif berkat pemantauan situasi yang ketat dan akurat. Aparat kepolisian bekerja siang dan malam untuk mengantisipasi segala potensi gangguan Kamtibmas, baik di dalam maupun di luar area sirkuit.“Keberhasilan Polda NTB dalam mengelola lonjakan penonton yang memecahkan rekor sambil mempertahankan arus lalu lintas yang lancar dan Kamtibmas yang kondusif membuktikan profesionalisme aparat keamanan dalam mendukung suksesnya event kelas dunia di Pertamina Mandalika International Circuit,” ungkapnya. PNO-12
07 Okt 2025, 07:17 WIT
Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Rian Oktaria Melakukan Persekusi dan Penculikan Terhadap Wartawan
Papuanewsonline.com, Timika- Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Rian Oktaria bersama sejumlah anggotanya melakukan persekusi dan penculikan terhadap 4 Wartawan Media Papuanewsonline.com, di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Jumat (3/10/2025) malam.Selain persekusi dan penculikan, Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria dan Kanit I Ipda Ahmad beserta sejumlah anggota Polres Mimika juga melakukan intimidasi dan pengancaman secara fisik maupun psikis kepada ke-4 Wartawan Media Papuanewsonline.com.Penanggungjawab Media Papuanewsonline.com Ifo Rahabav membenarkan peristiwa tersebut." Benar, Kami diperlakukan seperti teroris, oleh Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria beserta sejumlah anggota Polres Mimika," Ujarnya.Ifo mengatakan pada Jumat pagi di telepon oleh Kanit Ipda Ahmad untuk mengantar panggilan agar pengambilan keterangan terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media Papuanewsonline.com, yang di laporkan oleh kadistrik Jita pada Sabtu tanggal 4 Oktober besok harinya." Waktu itu saya minta ke Pak Kanit Ipda Ahmad bahwa Sabtu tanggal 4 Oktober, saya ke Jayapura, sehingga kalau bisa panggilanya dimajukan Jumat siang, namun Pak Kanit sampaikan Pak Kasat sudah tanda tangan untuk Sabtu jam 10 pagi, kemudian saat itu saya tawari lagi agar bisa diambil keterangan Jumat siang, namun Kanit Ipda Ahmad mengirim panggilan kedua dan langsung menyampaikan bahwa pada malam jam 19:00 Jumat (3/10/2025) malam," ujar Ifo.Lanjut Ifo Mengingat jam 19:00 malam, sehingga meminta pengambilan keterangan di Polres Kota, namun Kanit Ipda Ahmad mengharapkan agar ke Polres 32." Karena Malam jadi waktu itu saya meminta kakak saya Edward Rahawadan (Ketua Komunitas Pemuda Kei) dan 3 Orang wartawan mendampingi ke Polres 32," Terangnya. Ifo menyampaikan Pengambilan keterangan dilakukan sekitar pukuk 19:32 diruangan Unit satu Reskrim Polres Mimika." Pengambilan keterangan terkait laporan Polisi pencemaran nama baik yang dilaporkan Kadistrik Jita Suto Rontini dalam pemberitaan Media Papuanewsonline.com, tentang perjalanan dinas fiktif sesuai hasil audit BPK Tahun 2024," Tegasnya.Sementara pengambilan keterangan di depan penyidik, Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria, masuk ke dalam ruangan dimana di dalam ruangan pemeriksaan Saat itu Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria sempat menanyakan beberapa pertanyaan tentang pemberitaan tersebut." Wajah Kasat Reskrim saat itu terlihat marah, dan sempat pukul meja dan langsung keluar dari dalam ruangan," Jelas Ifo.Setelah sampai di depan halaman Mapolres Mimika, Saat itu Kasat Reskrim sebelum masuk di dalam mobil, sambil melihat ke langit lalu mengeluarkan kalimat, " Malam ini malam yang panjang, tidak lama sa tembak kepala" setelah itu Kasat Reskrim langsung masuk dalam mobil dan meninggalkan halaman Mapolres Timika." Ucapan Kasat Reskrim " Malam Ini Malam yang panjang, tidak lama sa tembak kepala" di dengar oleh dua orang wartawan, yang sementara berada diluar, saat itu saya masih mengambil keterangan di dalam ruangan penyidik," ucap Ifo.Ifo mengatakan dicecar 20 pertanyaan, terkait pemberitaan di Media Papuanewsonline.com tentang perjalanan dinas fiktif di Distrik Jita tahun 2024, sesuai hasil audit BPK yang dilaporkan Kadistrik Jita, dan lebih spesifik tentang berita dengan judul Diduga Kadistrik Jita merasa super karena ada Irwasada Polda Papua Kombes Pol Jeremias Rontini.Lanjut Ifo pengambilan keterangan selesai sekitar pukul 22:00 Malam, sehingga bersama Bung Edward keluar dari ruangan penyidik ke halaman Mapolres menemui 3 wartawan diluar." Sampai diluar, dua orang wartawan menceritrakan apa yang mereka dengar dan lihat saat Kasat Reskrim Rian Oktaria menyampaikan kalimat tersebut," sorot Ifo.Lanjut Ifo merasa jangan sampai kalimat tersebut ditujukan kepada dirinya dan rekan-rekan Wartawan karena sudah larut malam, sehingga berinsiatif menghubungi Kasat Reskrim via WhatsApp saat keluar dari halaman Mapolres 32, untuk balik ke Kota." Situasi dalam keadaan malam lalu sepanjang jalan dari Polres 32 ke Kota cukup jauh dan sepi, sehingga pasti ada perasaan takut, walaupun kalimat " Malam ini malam panjang, Sa tembak kepala boleh" dari Kasat Reskrim ini belum tentu ke Kami namun pasti ada perasaan takut," Jelas Ifo.Karena belum makan, sehingga kami ber-5 dengan dua mobil sepakat makan di Pua-pua Cave jalan Budi Utomo." Sementara makan, saya sudah di telepon secara berulang-ulang oleh Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria dan Kanit Ipda Ahmad, namun karena belum selesai makan, sehingga saya berinsiatif selesai makan baru telepon balik, namun karena Kasat Reskrim menelpon terus sehingga saya angkat, dan langsung diancam dengan kalimat " Anjing kamu dimana, mari kita duel satu lawan satu ayo" kita dua sendiri saja setan" kamu dimana? Saat itu saya mencoba meredam suasana, dengan menyatakan " Maaf Abang Kasat besok baru kita telepon, biar dijelaskan, sehingga tidak ada salah paham" namun Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria tetap tersulut emosi dan mengeluarkan kalimat kotor," jelas Ifo.Ifo melanjutkan saat itu dirinya dan rekan-rekan merasa baik-baik saja, karena jangan sampai Pak Kasat banyak pekerjaan sehingga gampang tersulut emosi, sehingga selesai makan kakak-nya Bung Edward balik ke kediamanya, sedangkan dirinya beserta 3 wartawan sepakat tidur di kantor Redaksi Media Papuanewsonline.com di Sp1, Distrik Wania." Saat dalam perjalanan ke Kantor Redaksi waktu itu, Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria dan Kanit Satu Reskrim Polres Mimika, Ipda Ahmad terus menelpon, sehingga saya berinsiatif mematikan handphone, dan kami-pun tiba di kantor dan langsung mau beristirahat sambil baring-baring, berselang beberapa lama kemudian pintu pagar kantor dibuka, dan kami mendengar ada keributan diluar, sehingga kami ber-4 keluar dari dalam kantor dan melihat Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria didampingi Kanit Ipda Ahmad bersama sejumlah Anggota Polres Mimika," Jelas Ifo." Saya keluar didampingi 3 wartawan didepan pintu untuk mempertanyakan ada masalah apa, namun sontak kami langsung dihardik oleh Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria " Hey Kamu semua naik" sambil hendpone kami ber-4 diambil oleh Anggota," ujar Ifo.Kata Ifo saat itu Kasat Reskrim beserta anggota menumpangi 3 Unit mobil dan 2 sepeda motor.Ifo menyampaikan dirinya dan ke-3 Wartawan dibawa secara paksa oleh Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria beserta sejumlah anggota secara terpisah ke Polres Kota sekitar jam 12 Malam." Sebelum kami dibawa secara paksa, Kasat Reskrim memerintahkan para anggota Polisi mengambil semua handphone kami dan diisi dalam satu tas," jelas Ifo.Lanjut Ifo saat sampai di Polres, Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria memerintahkan anggotanya mengumpulkan dirinya beserta 3 wartawan berdiri di teras Polres, tepat dibelakang baliho Kapolda Papua Tengah dan Kapolres Mimika." Kami diintimidasi, diancam oleh Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria, hingga diajak duel menggunakan tangan kosong, sambil berkata "Saya ini orang Mabes, saya ini asli dari kesatuan, kalian mau liat saya punya psikopat muncul ya," kutip Ifo seperti yang dialami.Lanjut Ifo, Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria Sampai ajak berhantam dengan golok, " Ada parang di mobil saya, ada pisau juga, kalau kalian tidak mau duel, ya kita baku potong atau baku tikam saja." Disaat yang sama, anggota polisi lain juga menarik dua wartawan sampai ke tengah lapangan untuk ajak duel satu lawan satu," ucap Ifo.Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria selain mengintimidasi dan mengancam juga mengeluarkan kalimat anjing secara berulang-ulang."Kalian mau liat saya punya Psikopat ya Anjing-anjing," ujar Ifo mengutip ulang ucapan kalimat Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria saat itu.Tepat pukul 3:30 pagi, Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria terus naik pitam dengan mengeluarkan kalimat kotor sambil berkata " Kalau Psikopat saya muncul, maka saya tinggal telepon Jenderal bahwa saya undur diri, saya nekat PTDH, sambil memegang kepala kami dan menanduk masing-masing sebanyak satu-satu kali.Setelah puas, Kasat Reskrim AKP menyerahkan kami kepada Kanit Reskrim Ipda Ahmad dan Anggota lain namun kami tetap diancam dan diintimidasi hingga pukul 4:37 pagi, di halaman Polres Mimika."Hingga Pukul 5:00 pagi berlanjut sampai jam 5:47 baru kami dibiarkan untuk pulang," tegas Ifo.Ifo mengatakan Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria sudah menyampaikan permohonan maaf melalui pesan via WhatsApp, namun peristiwa tersebut merupakan diluar nalar kemanusiaan, sehingga sudah melaporkan langsung kepada Kapolda Papua Tengah." Apa yang kami alami memang sesuatu yang mengerikan, semoga ada efek jera dan tidak lagi terjadi bagi wartawan dan rekan-rekan Media lain ke depan," Pungkasnya.(red)
06 Okt 2025, 11:51 WIT
Perketat Keamanan MotoGP Mandalika 2025, Astamaops Kapolri Pimpin Patroli Udara
Papuanewsonline.com, Mataram – Untuk memastikan kesiapan pengamanan MotoGP Mandalika 2025, Astamaops Kapolri, Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., memimpin langsung pemantauan dari udara personel pengamanan Operasi Mandalika Rinjani 2025, Jumat (03/10/2025).Pemantauan dilakukan secara menyeluruh, baik di darat maupun melalui patroli udara menggunakan helikopter. Dalam kegiatan ini, Komjen Fadil didampingi Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K., Wakapolda Brigjen Pol. Hari Nugroho, serta sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan Polda NTB.Selain meninjau kawasan sekitar Sirkuit Mandalika, rombongan juga melakukan pengecekan ke Posko Command Center Operasi Mandalika Rinjani 2025 yang menjadi pusat kendali pengamanan.Kasatgas Humas Operasi Mandalika Rinjani 2025, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., menegaskan bahwa pengecekan ini bertujuan memastikan seluruh personel pengamanan bekerja sesuai rencana dan standar operasional yang telah ditetapkan.“Kunjungan dan pengecekan ini dalam rangka memastikan kesiapan Operasi Mandalika Rinjani 2025, yang menjadi bagian penting dari pengamanan ajang balap internasional MotoGP Mandalika 2025,” jelasnya.Dengan pemantauan langsung dari Mabes Polri, diharapkan seluruh rangkaian balapan MotoGP di Mandalika dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi penonton maupun peserta. PNO-12
05 Okt 2025, 20:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru