Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Diduga Ada Anggaran Siluman, Ketua DPRK Mimika Tutup Mulut Tentang Urgensi Bahas APBD-P di Bali
Papuanewsonline.com,Timika- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika Primus Natikapereyau tutup mulut dan tidak mau berkomentar tentang urgensi pembahasan APBD-P Mimika tahun 2025 di Bali.Media ini berupaya melakukan konfirmasi kepada ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau tentang urgensi pembahasan APBD-P Mimika di Bali, namun tidak ditanggapi.Hal ini menimbulkan spekukasi Diduga karena banyak disusupi anggaran siluman dalam APBD Perubahan tahun 2025, sehingga ketua DPRK Primus Natikapereyau tidak mau berkomentar.Diketahui usai dibahas di Bali, DPRK Mimika resmi mengesahkan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 senilai Rp. 6,8 triliun.Keputusan itu diambil usai delapan fraksi DPRK Mimika menyatakan setuju dalam rapat paripurna IV masa sidang III yang berlangsung di Gedung DPRK Mimika, Jumat (22/8/2025).Sebelum pengesahan APBD Perubahan, semua anggota DPRK Mimika dipimpin ketua DPRK Primus Natikapereyau dan seluruh OPD dipimpin Bupati Mimika Johanes Rettob berangkat ke Bali melakukan pembahasan APBD perubahan 2025 di sana, sekitar hampir 3 Minggu di Hotel mewah di Bali.Pembahasan APBD diluar Kabupaten Mimika merupakan lose kontack dari pengawasan masyarakat, sehingga diduga banyak anggaran siluman dalam APBD Perubahan Tahun 2025 di Kabupaten Mimika.Giyan Trika Pongbangka salah satu mahasiswa di Timika menyebutkan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Mimika tahun 2025 yang dilakukan oleh DPRD dan Pemerintah Kabupaten Mimika di Bali, dinilai rawan dengan anggaran 'siluman' atau anggaran yang disembunyikan dari publik Mimika karena tidak ada pengawasan.Giyan mengatakan pembahasan APBD-P Mimika di Bali sebagai praktik yang tidak patut dilakukan, karena pembahasan anggaran seharusnya dilakukan di Kantor DPRD atau di tempat lain di wilayah Kabupaten Mimika. " Kebijakan Pemerintah pusat, langsung dari Presiden Prabowo Subianto tentang efesiensi anggaran, tapi di Kabupaten ini aneh, malah bahas APBD-P di Bali dengan keluarkan anggaran miliaran rupiah, kemudian mereka kembali dan sahkan di Timika," ujar Giyan di Timika, Sabtu (23/8/2025).Giyan menyatakan seharusnya pembahasan APBD-P dilaksanakn di Timika sehingga ada partisipasi dan pengawasan publik dari masyarakat Mimika." Apa urgensinya bahas APBD-P di Bali dan disahkan di Timika, kenapa tidak dibahas di Timika dan disahkan di Timika," sorot Giyan.Giyan menjelaskan pembahasan APBD-P Mimika Tahun 2025 di Bali merupakan pemborosan anggaran." Ini bagian dari Pemborosan anggaran, dimana penggunaan dana secara tidak efektif, tidak efisien, dan tidak sesuai kebutuhan, yang mengakibatkan kerugian finansial dan tidak memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat," Pungkasnya.(Cori)
23 Agu 2025, 13:35 WIT
APBD-P Mimika 2025: DPRK Kompak Beri Apresiasi dan 'PR' ke Pemerintah
Papuanewsonline.com, Mimika –
Rapat Paripurna II Masa Sidang III DPRK Mimika pada Kamis (21/8/2025)
berlangsung penuh warna. Agenda utama rapat adalah pembahasan Rancangan
Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan
(APBD-P) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2025. Dalam forum terhormat itu, delapan
fraksi DPRK Mimika tampil kompak: memberi apresiasi kepada pemerintah daerah,
sekaligus menitipkan catatan kritis sebagai “PR” yang harus ditindaklanjuti.
Sikap ini menunjukkan bahwa wakil rakyat di Mimika tidak hanya sekadar
mengiyakan, tetapi benar-benar menjalankan fungsi kontrol terhadap arah
pembangunan daerah. Dalam pandangan umum fraksi, apresiasi
pertama ditujukan kepada Bupati Mimika atas penunjukan Abraham Kateyau sebagai
Plt Sekda Mimika. Keputusan ini dianggap tepat untuk memperkuat roda birokrasi.
Selain itu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) juga mendapat apresiasi
karena dinilai berhasil menyusun KUA-PPAS Perubahan 2025 dengan baik. Namun, di balik apresiasi itu,
fraksi-fraksi juga melontarkan catatan kritis. Fraksi PKB, melalui juru bicaranya Benyamin Sarira,
menekankan agar pelaksanaan APBD-P benar-benar selaras dengan program
prioritas daerah dan sesuai kemampuan keuangan daerah. “Fraksi PKB berharap target
pendapatan daerah dioptimalkan melalui potensi sumber-sumber pendapatan baru
yang bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegasnya. Fraksi Demokrat, lewat Dessy Putrika Rosa Rante,
tegas menolak alokasi anggaran untuk kegiatan seremonial yang dianggap tak
menyentuh kepentingan rakyat. “Fraksi Demokrat menolak
anggaran seremonial. APBD Perubahan 2025 harus benar-benar bermanfaat bagi
kesejahteraan masyarakat Mimika,” tandasnya. Fraksi Gerindra memberi perhatian khusus pada pemberdayaan
pengusaha Orang Asli Papua (OAP) dalam proyek-proyek daerah. Mereka juga
mendesak percepatan pembangunan fisik dan penyediaan rumah layak huni bagi
OAP.Fraksi Eme Neme Yauware menyoroti pentingnya
meningkatkan PAD dari sektor perikanan, sektor potensial yang dinilai
belum digarap maksimal.Fraksi Rakyat Bersatu memberikan apresiasi kepada
pemerintah atas keseriusannya di bidang pendidikan, salah satu sektor yang
dianggap vital bagi pembangunan SDM Mimika.Fraksi Kelompok Khusus mengingatkan soal pentingnya
harmoni eksekutif dan legislatif. Menurut mereka, tanpa sinergi kedua
lembaga, kesejahteraan masyarakat sulit diwujudkan. Sikap fraksi-fraksi ini memberi
pesan jelas: DPRK Mimika ingin anggaran daerah benar-benar menjadi instrumen
kesejahteraan rakyat, bukan sekadar angka-angka di atas kertas. Kekompakan memberi apresiasi dan
catatan kritis adalah wujud kontrol politik yang sehat. Artinya, DPRK tidak
hanya memuji, tapi juga memastikan pemerintah punya kewajiban untuk memperbaiki
hal-hal yang belum maksimal. APBD-P 2025 akan menjadi
instrumen penting dalam menjawab tantangan pembangunan Mimika. Tantangan besar
seperti pemberdayaan ekonomi lokal, pengentasan kemiskinan, peningkatan
kualitas pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur menjadi pekerjaan rumah
bersama. Diharapkan, melalui sinergi
eksekutif dan legislatif, Mimika bisa melahirkan kebijakan anggaran yang pro
rakyat, berpihak pada Orang Asli Papua, serta berorientasi pada kemajuan
daerah, bukan sekadar proyek jangka pendek. Penulis : Jidan Editor : GF
22 Agu 2025, 13:22 WIT
Bupati Mimika ‘Sentil’ Telkomsel: Internet Lumpuh, Rakyat Jangan Jadi Korban Diam-Diam!
Papuanewsonline.com, Mimika –
Layanan internet di Papua Selatan dan Papua Tengah masih mengalami gangguan
serius sejak 16 Agustus 2025. Kerusakan pada Sistem Komunikasi Kabel Laut
(SKKL) Sulawesi-Maluku-Papua Cable System (SMPCS) ruas Sorong-Merauke
menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu, terutama di sektor ekonomi digital,
pendidikan, hingga komunikasi sehari-hari. Dampak gangguan ini langsung
dirasakan masyarakat luas. Usaha mikro dan kecil yang bergantung pada pemasaran
online terhenti, transaksi perbankan digital tersendat, hingga proses belajar
mengajar berbasis internet lumpuh. Tidak tinggal diam, Bupati
Mimika, Johannes Rettob, angkat bicara lantang menanggapi keluhan masyarakat
yang merasa dirugikan. Dalam wawancara bersama awak media di Timika, Rettob
menegaskan perlunya tanggung jawab dari pihak operator. Bupati John, sapaan akrab
Johannes Rettob, menilai Telkomsel sebagai anak perusahaan PT Telkom Indonesia
tidak bisa lepas tangan. Menurutnya, gangguan internet bukan hanya sekadar
gangguan teknis, tetapi telah berdampak langsung pada perekonomian rakyat. “Harus ada kuota gratis bagi
masyarakat setelah pemulihan jaringan internet. Harusnya ada kompensasi yang
layak,” tegas Bupati John. Ia menambahkan, kompensasi
tersebut harus diberikan secara nyata, bukan sebatas wacana atau janji. “Masyarakat kehilangan
kesempatan untuk menjalankan usaha, belajar, dan berkomunikasi. Kerugian ini
nyata. Jadi kompensasi juga harus nyata, sesuai kerugian yang dialami,”
sambungnya. Gangguan internet kali ini
memperlihatkan betapa pentingnya infrastruktur digital di Tanah Papua. Tidak
hanya aktivitas ekonomi yang terganggu, masyarakat juga kehilangan akses untuk
berkomunikasi dengan keluarga di luar daerah, bahkan sulit mengakses layanan
kesehatan dan informasi publik berbasis digital. Kondisi ini menurut Bupati John
menunjukkan perlunya evaluasi besar-besaran terhadap sistem layanan
telekomunikasi di Papua, agar ke depan kejadian serupa tidak berulang. Di sisi lain, Gubernur Papua
Tengah, Meki Fritz Nawipa, menyampaikan harapan agar proses perbaikan jaringan
serat optik Telkom Group bisa segera diselesaikan. PT Telkom Indonesia sendiri
telah menyiapkan kapal khusus untuk memperbaiki SKKL yang mengalami kerusakan
di dua titik koordinat ruas Sorong-Merauke. Proses perbaikan akan
dilaksanakan dalam dua tahap. Jika berjalan lancar, layanan internet di Papua
Selatan dan Papua Tengah diharapkan segera kembali normal, sehingga masyarakat
bisa kembali beraktivitas tanpa hambatan. Pernyataan tegas Bupati Mimika
menjadi suara penting yang mewakili keresahan rakyat. Dengan menuntut
kompensasi, pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat tidak hanya menjadi
korban, tetapi juga mendapatkan haknya atas layanan publik yang seharusnya bisa
diakses tanpa hambatan. Gangguan ini sekaligus menjadi
pelajaran bahwa infrastruktur digital harus mendapat perhatian serius, terutama
di wilayah timur Indonesia yang masih sering menghadapi kendala konektivitas. Penulis : Jidan Editor : GF
22 Agu 2025, 13:13 WIT
Estafet Kepemimpinan di Lanud YKU, Tumbuhkan Semangat Baru TNI AU di Timika
Papuanewsonline.com, Mimika –
Suasana khidmat menyelimuti Gedung Cartenz Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika,
Papua Tengah, Rabu (20/8/2025). Upacara penerimaan tugas dan serah terima
jabatan (Sertijab) dua posisi strategis di Lanud YKU berlangsung dengan penuh
kedisiplinan dan semangat kebersamaan. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh
Komandan Lanud Yohanis Kapiyau, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti. Dalam upacara itu, Mayor Pnb
Chaerul Dinata resmi menerima tugas sebagai Kepala Dinas Operasi (Kadisops)
Lanud YKU, sementara jabatan Kepala Dinas Logistik (Kadislog) diserahterimakan
dari Mayor Kal Rizky Mahesa Perkasa kepada Mayor Kal I Gusti Bagus W. E. P.,
S.T.. Pergantian pejabat di lingkungan
Lanud YKU ini bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi menjadi simbol
regenerasi kepemimpinan yang diharapkan membawa energi baru bagi peningkatan
kinerja satuan. Prosesi diawali dengan laporan pejabat lama dan pejabat baru,
dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan di hadapan
Danlanud YKU. Dalam sambutannya, Kolonel Pnb
Asri Efendi Rangkuti menekankan pentingnya semangat baru yang dibawa pejabat
baru dalam menjalankan tugas. “Saya yakin dengan pengalaman,
dedikasi, dan kemampuan yang dimiliki, para pejabat baru akan mampu mengemban
amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kehadiran mereka diharapkan mampu
meningkatkan kesiapsiagaan operasional dan logistik Lanud Yohanis Kapiyau,”
tegas Danlanud. Lebih lanjut, Danlanud menegaskan
bahwa kesiapsiagaan adalah roh dari setiap satuan TNI AU. Kedua dinas yang baru
berganti kepemimpinan ini memiliki peran vital—Kadisops bertanggung jawab
menjaga kesiapan operasi penerbangan, sementara Kadislog memastikan dukungan
logistik berjalan optimal. “Saya percaya pergantian
pejabat ini akan membawa gagasan segar dan inovasi baru. Mari kita terus
bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga kekompakan, dan selalu mengutamakan
kepentingan TNI Angkatan Udara serta bangsa Indonesia,” tambahnya. Upacara sertijab yang diikuti
oleh jajaran perwira, bintara, dan tamtama Lanud YKU ini menjadi pemacu
semangat bagi seluruh personel. Dengan wajah-wajah baru di jajaran pimpinan
dinas, diharapkan lahir ide-ide inovatif yang memperkuat profesionalisme TNI
AU, khususnya dalam menjaga keamanan dan pertahanan di wilayah Papua. Pergantian kepemimpinan ini juga
mencerminkan dinamika organisasi yang sehat, di mana setiap perwira diberi
kesempatan untuk mengembangkan diri dan memberikan kontribusi maksimal bagi
satuan maupun bangsa. Estafet kepemimpinan yang baru
diresmikan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antar satuan kerja di Lanud
YKU, sehingga kinerja satuan dapat semakin efektif, terukur, dan adaptif
menghadapi tantangan ke depan. Dengan semangat kebersamaan dan
profesionalisme yang tinggi, Lanud YKU siap menjawab tantangan tugas TNI
Angkatan Udara, sekaligus menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, khususnya di
wilayah timur Indonesia. Penulis : Corri Editor : GF
22 Agu 2025, 13:10 WIT
Lantamal X Jayapura Berganti Komandan, Pj Gubernur Papua Titip Pesan Persatuan
Papuanewsonline.com, Jayapura –
Malam penuh kehangatan menyelimuti Lukmen Hall, Jayapura, Kamis (21/8/2025),
saat jajaran TNI Angkatan Laut, pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga unsur
Forkopimda hadir dalam acara pisah sambut Komandan Lantamal X Jayapura.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi momen penting, menandai berakhirnya masa
tugas Brigjen TNI (Mar) Freddy J. H. Pardosi yang digantikan oleh Mayjen TNI
(Mar) Werijon, yang sebelumnya telah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto
pada 10 Agustus 2025 sebagai Komandan Kodamareral X. Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus
Fatoni, hadir bersama Pj Ketua TP PKK Papua, Tyas A. Fatoni, dan memberikan
pesan penting mengenai arti persatuan bagi seluruh masyarakat Papua. Dalam sambutannya, Fatoni
menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Brigjen Freddy atas
pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama tujuh bulan masa jabatannya
di Jayapura. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan Lantamal
X Jayapura telah berjalan baik dalam menjaga keamanan serta membangun
kepercayaan masyarakat. “Kami menyampaikan apresiasi
dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama yang telah terjalin.
Mohon maaf apabila ada kekurangan selama kebersamaan kita. Semoga pengabdian
yang telah Bapak Freddy berikan akan menjadi bagian penting dalam perjalanan
Papua yang damai,” ungkap Fatoni. Sementara itu, menyambut
kedatangan Mayjen TNI Werijon, Pj Gubernur menaruh harapan besar agar kerja
sama antara Lantamal X Jayapura dan Pemerintah Provinsi Papua terus terjalin
lebih erat. Agus Fatoni menekankan bahwa
tantangan Papua ke depan tidak hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi
juga bagaimana menjaga persatuan, persaudaraan, dan kerukunan di tengah
keberagaman masyarakat. “Kita semua memiliki tujuan
yang sama, yaitu mewujudkan Papua yang damai, aman, dan sejahtera. Maka
persatuan dan persaudaraan yang sudah terbangun selama ini harus terus kita
jaga dan pertahankan bersama-sama,” ujarnya penuh semangat. Ia optimistis dengan kepemimpinan
baru, Lantamal X akan semakin kokoh sebagai mitra strategis dalam menjaga
stabilitas keamanan, terutama di wilayah perairan Papua yang sangat vital. Dalam kesempatan yang sama,
Brigjen TNI (Mar) Freddy menyampaikan rasa haru sekaligus syukur atas
pengalaman yang ia dapatkan selama bertugas di Jayapura. Ia mengaku banyak
belajar dari masyarakat Papua, terutama soal kebersamaan dan persaudaraan. “Terima kasih atas dukungan semua
pihak, baik pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, maupun masyarakat
Papua. Sinergi inilah yang membuat setiap tugas dapat terlaksana dengan baik,”
tutur Brigjen Freddy. Sementara itu, Mayjen TNI (Mar)
Werijon dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk bekerja keras menjaga
Papua tetap aman dan kondusif. “Saya mohon doa dan dukungan dari semua pihak.
Bersama-sama, kita akan berjuang untuk menjadikan Papua semakin maju dan
sejahtera,” katanya. Acara pisah sambut berlangsung
khidmat sekaligus hangat. Nuansa persaudaraan tampak dari interaksi antara tamu
undangan yang hadir. Selain sambutan, acara juga diisi dengan penyerahan
cenderamata, ramah tamah, serta penampilan seni budaya khas Papua yang menambah
semarak suasana. Dengan pergantian kepemimpinan
ini, diharapkan Lantamal X Jayapura dapat terus menjadi garda terdepan dalam
menjaga perairan Papua, sekaligus mempererat sinergi dengan pemerintah daerah
dan masyarakat demi mewujudkan Papua yang damai dan penuh persaudaraan. Penulis : Jidan Editor : GF
22 Agu 2025, 12:52 WIT
Pj Gubernur Papua Beri Motivasi Mahasiswa Uncen
Papuanewsonline.com, Jayapura –
Suasana Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura tampak berbeda
pada Selasa (19/8/2025). Ribuan mahasiswa memenuhi ruangan dengan penuh
antusias, menyimak kuliah umum yang disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur
Papua, Agus Fatoni. Dalam kesempatan tersebut, Fatoni
tampil dengan penuh semangat, membakar motivasi para mahasiswa agar tidak ragu
mengembangkan diri demi masa depan Papua yang lebih cerah. Ia menekankan bahwa
mahasiswa adalah agen perubahan yang memiliki tanggung jawab besar dalam
mengangkat harkat dan martabat tanah Papua. Dalam kuliah umumnya, Agus Fatoni
menegaskan bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh asal-usul atau kondisi
seseorang, melainkan dari kerja keras dan kesungguhan. “Sukses bukan hanya milik orang
kaya atau anak kota. Sukses adalah milik siapa saja yang mau
bersungguh-sungguh,” ujar Fatoni disambut tepuk tangan riuh mahasiswa. Ia menambahkan, mahasiswa Papua
harus percaya diri mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. “Kalian
bukan hanya penerus bangsa, tapi juga pejuang masa depan Papua. Karena itu,
jangan pernah merasa kecil di tanah sendiri,” tegasnya. Fatoni kemudian membagikan resep
membentuk pribadi unggul, yang menurutnya harus didasari pada empat karakter
utama: pintar, cerdas, kreatif, dan inovatif. “Jangan puas menjadi sekadar
baik, apalagi bernasib baik. Jadilah pribadi terbaik yang bisa memberi manfaat
bagi masyarakat,” pesan Fatoni. Selain menekankan pentingnya
pendidikan, Fatoni juga menyoroti peran mahasiswa dalam menyebarkan narasi
positif mengenai Papua. “Tugas kalian adalah menerangi.
Gunakan media sosial dengan bijak. Jangan hanya menjadi konsumen, tapi jadilah
produsen konten positif tentang Papua, budaya kita, alam kita, dan potensi
kita,” ujarnya. Menurutnya, mahasiswa memiliki
peran strategis dalam membentuk opini publik, terutama di era digital saat ini. Rektor Universitas Cenderawasih, Oscar
Oswald O. Wambrauw, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pj
Gubernur. “Setiap tahun kami selalu
menghadirkan kuliah umum sebagai penyegaran awal. Kehadiran Bapak Pj Gubernur
hari ini memberikan energi positif bagi mahasiswa, baik yang baru masuk maupun
yang sudah lama menempuh pendidikan di Uncen,” ucapnya. Tahun ini, Uncen menampung lebih
dari 21 ribu mahasiswa. Rektor berharap motivasi dari Pj Gubernur bisa
menumbuhkan semangat belajar sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia
kerja yang semakin kompetitif. Kuliah umum yang berlangsung
hampir dua jam itu ditutup dengan pesan kuat dari Fatoni. Ia mengingatkan bahwa
Papua membutuhkan generasi tangguh yang siap berdiri di garis depan
pembangunan. “Papua akan maju jika anak
mudanya berani bermimpi besar, terus belajar, dan tidak takut menghadapi
tantangan. Jangan hanya jadi penonton, tapi jadilah pelaku perubahan,”
pungkasnya. Penulis : Jidan Editor : GF
22 Agu 2025, 12:45 WIT
Hari Juang Polri Diperingati di Surabaya : Kapolri Beri Penghargaan Kepada Veteran
Papuanewsonline.com, Surabaya –
Kota Pahlawan hari ini menjadi saksi sejarah ketika Kapolri Jenderal Polisi
Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung upacara peringatan Hari Juang Polri 2025
di Monumen Perjuangan Polri, Surabaya, Jawa Timur. Upacara digelar khidmat dan
penuh makna, dihadiri oleh para mantan Kapolri, pejabat utama Mabes Polri,
Forkopimda Jawa Timur, keluarga besar pahlawan Polisi Istimewa M. Jasin, hingga
para veteran yang ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan. Momentum ini bukan sekadar
seremoni tahunan, melainkan penegasan kembali peran Polri dalam sejarah
berdirinya Republik Indonesia. Sejarah Hari Juang Polri berakar pada peristiwa
heroik 21 Agustus 1945, saat Inspektur Polisi Kelas I M. Jasin membacakan Proklamasi
Polisi di Surabaya, menandai kesetiaan kepolisian pada NKRI dan tekad bersatu
dengan rakyat menghadapi Jepang maupun sekutu. Hari Juang Polri lahir dari
dinamika pasca proklamasi kemerdekaan RI. Pada 19 Agustus 1945, sidang kedua
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) menetapkan status polisi agar
masuk ke dalam pemerintahan Indonesia. Menyikapi keputusan itu, M. Jasin
bersama pasukan Polisi Istimewa menggelar rapat dan sehari setelahnya, 21
Agustus 1945, mereka menyatakan sumpah setia kepada Republik. Pada pagi hari itu, M. Jasin
membacakan teks Proklamasi Polisi di markas Polisi Istimewa Surabaya. Dari
sana, semangat juang menyebar: gudang senjata dilucuti, senjata dibagi ke para
pejuang rakyat, pamflet proklamasi ditempel di seluruh penjuru kota. Aksi
heroik tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian peristiwa menjelang Pertempuran
10 November 1945 di Surabaya. Rangkaian peristiwa ini menjadi
bukti bahwa Polri sejak awal adalah bagian dari perjuangan bangsa. Maka
tepatlah ketika Kapolri menerbitkan Keputusan Kapolri Nomor KEP/95/I/2024 yang
menetapkan 21 Agustus sebagai Hari Juang Polri. Dalam upacara Hari Juang Polri
2025, Kapolri Jenderal Sigit bertindak sebagai inspektur upacara di hadapan 977
personel yang menjadi peserta. Hadir pula para tokoh besar kepolisian: mantan
Kapolri Jenderal (Purn) KPH Roesdihardjo, Jenderal (Purn) S. Bimantoro, hingga Jenderal
(Purn) Sutarman. Pejabat utama Mabes Polri turut
hadir, di antaranya Kabaharkam Polri Irjen Karyoto, Kalemdiklat Komjen
Chryshnanda Dwilaksana, Dankorbrimob Komjen Imam Widodo, serta sejumlah kapolda
dan pejabat tinggi lainnya. Dari unsur Forkopimda Jatim, hadir Gubernur
Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen Rudy Saladin, Kapolda
Jatim Irjen Nanang Avianto, dan pimpinan TNI, kejaksaan, serta DPRD. Yang membuat upacara semakin
istimewa adalah kehadiran keluarga besar M. Jasin dan Moekar (ajudan Jasin),
serta para veteran pejuang Seroja Timor Timur. Kapolri juga menyerahkan santunan
khusus kepada keluarga pahlawan dan veteran, sebagai bentuk penghormatan atas
jasa mereka. Usai upacara, Kapolri meresmikan Patung
M. Jasin di Monumen Polisi Istimewa. Patung setinggi 7 meter tersebut
menggambarkan M. Jasin menunggang kuda dengan sorot mata tajam—ikon keberanian
Polisi Istimewa. “Patung ini bukan hanya monumen,
tapi simbol perjuangan. Sejarah M. Jasin adalah sejarah Polri, sejarah bangsa.
Semangat itu harus diwariskan kepada generasi Polri berikutnya agar selalu
dekat dengan rakyat, menjaga NKRI, dan berani menghadapi segala tantangan,”
tegas Kapolri dalam sambutannya. Peringatan Hari Juang Polri 2025
menjadi momentum refleksi bahwa sejak awal lahirnya Republik, polisi adalah
garda depan pengabdian kepada bangsa. Bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi
juga pejuang rakyat yang berdarah-darah demi Merah Putih. Kapolri menegaskan, ke depan
Polri akan terus memperkuat peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan
masyarakat, sekaligus menjaga agar nilai patriotisme dan nasionalisme yang
diwariskan oleh para pendahulu tetap hidup dalam tubuh Polri. Penulis : GF Editor : GF
21 Agu 2025, 23:26 WIT
Abadikan Perjuangan Polisi Istimewa : Kapolri Resmikan Patung M. Jasin
Papuanewsonline.com, Surabaya –
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan Patung Pahlawan
Nasional Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. M. Jasin atau yang lebih dikenal
sebagai Komandan Polisi Istimewa, di kawasan Monumen Polisi Istimewa,
Jalan Raya Darmo, Surabaya, Kamis (21/8/2025). Peresmian ini menjadi puncak
rangkaian Hari Juang Polri 2025, sekaligus penghormatan atas kiprah sang
legenda dalam sejarah lahirnya kepolisian republik. Patung tersebut dibangun dengan
ukuran megah: tinggi keseluruhan 7 meter, panjang 5,6 meter, dan lebar 5 meter.
Sosok M. Jasin digambarkan gagah menunggang kuda dengan pandangan tegas, simbol
keberanian dan jiwa kepemimpinan beliau ketika memimpin Polisi Istimewa melawan
pasukan sekutu dalam pertempuran Surabaya tahun 1945. Di bawahnya, pada bagian prasasti
dan relief, terpahat kisah perjuangan heroik M. Jasin dan pasukannya—kisah yang
menjadi tonggak sejarah lahirnya Hari Juang Polri. Sejarah mencatat, 21 Agustus 1945,
hanya beberapa hari setelah Proklamasi Kemerdekaan, Inspektur Polisi Kelas I M.
Jasin memimpin Polisi Istimewa (Tokubetsu Keisatsutai) dan membacakan Proklamasi
Polisi di Surabaya. Isi proklamasi itu tegas: Polisi
Istimewa resmi menjadi Polisi Republik Indonesia yang bersatu dengan rakyat,
berjuang mempertahankan kemerdekaan. Tidak berhenti di situ, Jasin
memimpin aksi pelucutan senjata tentara Jepang, membagikan senjata kepada para
pejuang rakyat, hingga menyebarkan pamflet proklamasi untuk membakar semangat
melawan penjajahan. Peran Jasin dan Polisi Istimewa
inilah yang kemudian meneguhkan polisi sebagai bagian dari rakyat dan bangsa,
bukan alat kekuasaan kolonial. Dalam peresmian tersebut, Kapolri
menegaskan bahwa patung M. Jasin bukan hanya simbol fisik, tetapi juga penyambung
semangat juang yang wajib diwariskan ke generasi kepolisian berikutnya. “Patung ini bukan hanya monumen,
melainkan pengingat bahwa sejak awal berdirinya, Polri lahir dari rahim
perjuangan rakyat, untuk rakyat, dan bersama rakyat. Nilai patriotisme,
keberanian, dan pengabdian M. Jasin akan terus hidup dalam setiap langkah anggota
Polri hari ini dan masa depan,” ujar Jenderal Sigit. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes
Pol Jules Abraham Abast, menambahkan bahwa keberadaan patung M. Jasin memiliki
makna ganda: pengingat sejarah sekaligus pengikat emosional antara Polri dan
masyarakat. “Dengan adanya patung M. Jasin di
Monumen Polisi Istimewa, kita tidak hanya mengenang jasa pahlawan, tetapi juga
mengajak generasi penerus Polri dan anak bangsa untuk belajar nilai
patriotisme, nasionalisme, dan keberanian dari beliau,” jelas Jules. Peresmian patung ini bertepatan
dengan peringatan Hari Juang Polri 2025, yang digelar khidmat dengan dihadiri
jajaran pejabat utama Mabes Polri, pejabat utama Polda Jatim, Forkopimda Jawa
Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para veteran pejuang Surabaya. Doa bersama dan tabur bunga di
Monumen Polisi Istimewa menjadi penutup acara, menegaskan bahwa semangat juang
M. Jasin akan terus menjadi inspirasi Polri dalam menjaga keutuhan NKRI serta
merawat kedekatan dengan rakyat. Penulis : GFEditor : GF
21 Agu 2025, 23:20 WIT
Kapolri Resmikan SPPG di Sidoarjo yang akan memberikan manfaat kepada 3.405 orang
Papuanewsonline.com, Sidoarjo —
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Groundbreaking 13
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah hukum Polda Jawa Timur
sekaligus meresmikan operasional SPPG Polresta Sidoarjo, Rabu (20/8/2025). Agenda ini menjadi momentum
penting bagi Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi masyarakat,
sekaligus memberikan manfaat langsung bagi ribuan orang di Jawa Timur. Dalam sambutannya, Kapolri
menyampaikan bahwa keberadaan SPPG bukan hanya membantu pemenuhan kebutuhan
gizi masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap penciptaan lapangan
pekerjaan baru. “Pada hari ini kita telah
meresmikan SPPG Polresta Sidoarjo yang akan memberikan manfaat kepada 3.405
orang dan menyerap tenaga kerja sebanyak 50 orang,” ujar Jenderal Sigit. Ia menambahkan, kehadiran dapur Makan
Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo akan menjadi model pelayanan gizi yang bisa
direplikasi di daerah lain. Lebih jauh, Kapolri memaparkan
perkembangan pembangunan SPPG di seluruh Indonesia. Hingga kini, Polri telah
memiliki 458 SPPG dengan estimasi penerima manfaat mencapai 1,59 juta orang
serta menyerap tenaga kerja sekitar 22.850 orang. “Dari jumlah itu, 49 SPPG telah
beroperasional, 20 masih dalam tahap persiapan, 366 sedang dalam pembangunan,
13 baru saja kita lakukan groundbreaking, dan 10 lagi segera dilakukan
groundbreaking di Kalimantan Selatan,” jelas Sigit. Menurutnya, angka tersebut
menunjukkan keseriusan Polri dalam menghadirkan program yang berorientasi
langsung pada kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pemenuhan gizi dan
kemandirian pangan. Tak hanya meresmikan SPPG,
Kapolri juga meninjau kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Polresta Sidoarjo.
Program ini menjadi wujud dukungan Polri terhadap Perum Bulog dalam
menyukseskan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Sejak 6–19 Agustus 2025, Polri
telah melaksanakan GPM di 15.419 titik di 36 Polda jajaran serta 1 Satker Mabes
Polri, dengan total penyaluran mencapai 21.391 ton beras SPHP. Khusus di wilayah Jawa Timur, GPM
telah digelar di 2.994 titik dengan total penyaluran sebanyak 3.438 ton beras
SPHP. “Ini menjadi salah satu bentuk
nyata kehadiran Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga
stabilitas harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat,” tegas Kapolri. Kapolri menekankan, pembangunan
SPPG dan pelaksanaan GPM merupakan bukti bahwa Polri tidak hanya fokus pada
penegakan hukum, tetapi juga aktif mendukung agenda nasional terkait
kesejahteraan rakyat. “Polri hadir bukan hanya menjaga
keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap
kebutuhan dasar seperti pangan bergizi dan harga bahan pokok yang stabil,”
tutup Sigit. Kegiatan groundbreaking di
Sidoarjo diakhiri dengan doa bersama dan peninjauan dapur MBG, disaksikan
jajaran Forkopimda Jatim, pejabat utama Polda Jatim, serta masyarakat penerima
manfaat program. Penulis : GF Editor : GF
21 Agu 2025, 23:15 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru