logo-website
Selasa, 31 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Diduga Ada Anggaran Siluman, Ketua DPRK Mimika Tutup Mulut Tentang Urgensi Bahas APBD-P di Bali Papuanewsonline.com,Timika- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika Primus Natikapereyau tutup mulut dan tidak mau berkomentar tentang urgensi pembahasan APBD-P Mimika  tahun 2025  di Bali.Media ini berupaya melakukan konfirmasi kepada ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau tentang urgensi pembahasan APBD-P Mimika di Bali, namun tidak ditanggapi.Hal ini menimbulkan spekukasi Diduga karena banyak disusupi anggaran siluman dalam APBD Perubahan tahun 2025, sehingga ketua DPRK Primus Natikapereyau tidak mau berkomentar.Diketahui usai dibahas di Bali, DPRK Mimika resmi mengesahkan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 senilai Rp. 6,8 triliun.Keputusan itu diambil usai delapan fraksi DPRK Mimika menyatakan setuju dalam rapat paripurna IV masa sidang III yang berlangsung di Gedung DPRK Mimika, Jumat (22/8/2025).Sebelum pengesahan APBD Perubahan, semua anggota DPRK Mimika dipimpin ketua DPRK Primus Natikapereyau   dan seluruh OPD dipimpin Bupati Mimika Johanes Rettob berangkat ke Bali melakukan pembahasan APBD perubahan 2025 di sana, sekitar hampir 3 Minggu di Hotel mewah di Bali.Pembahasan APBD diluar Kabupaten Mimika merupakan lose kontack dari pengawasan masyarakat, sehingga diduga banyak anggaran siluman dalam APBD Perubahan Tahun 2025 di Kabupaten Mimika.Giyan Trika Pongbangka salah satu mahasiswa di Timika  menyebutkan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Mimika tahun 2025 yang dilakukan oleh DPRD dan Pemerintah Kabupaten Mimika di Bali, dinilai rawan dengan anggaran 'siluman' atau anggaran yang disembunyikan dari publik Mimika karena tidak ada pengawasan.Giyan mengatakan pembahasan APBD-P Mimika di Bali  sebagai praktik yang tidak patut dilakukan, karena pembahasan anggaran seharusnya dilakukan di Kantor DPRD atau di tempat lain di wilayah Kabupaten Mimika. " Kebijakan Pemerintah pusat, langsung dari Presiden Prabowo Subianto tentang efesiensi anggaran, tapi di Kabupaten ini aneh, malah bahas APBD-P di Bali dengan keluarkan anggaran miliaran rupiah, kemudian  mereka kembali dan sahkan di Timika," ujar Giyan di Timika, Sabtu (23/8/2025).Giyan menyatakan seharusnya pembahasan APBD-P dilaksanakn di Timika sehingga ada partisipasi dan pengawasan publik dari masyarakat Mimika." Apa urgensinya bahas APBD-P di Bali dan disahkan di Timika, kenapa tidak dibahas di Timika dan disahkan di Timika," sorot Giyan.Giyan menjelaskan pembahasan APBD-P Mimika Tahun 2025 di Bali merupakan pemborosan anggaran." Ini bagian dari Pemborosan anggaran, dimana  penggunaan dana secara tidak efektif, tidak efisien, dan tidak sesuai kebutuhan, yang mengakibatkan kerugian finansial dan tidak memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat," Pungkasnya.(Cori) 23 Agu 2025, 13:35 WIT
APBD-P Mimika 2025: DPRK Kompak Beri Apresiasi dan 'PR' ke Pemerintah Papuanewsonline.com, Mimika – Rapat Paripurna II Masa Sidang III DPRK Mimika pada Kamis (21/8/2025) berlangsung penuh warna. Agenda utama rapat adalah pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2025. Dalam forum terhormat itu, delapan fraksi DPRK Mimika tampil kompak: memberi apresiasi kepada pemerintah daerah, sekaligus menitipkan catatan kritis sebagai “PR” yang harus ditindaklanjuti. Sikap ini menunjukkan bahwa wakil rakyat di Mimika tidak hanya sekadar mengiyakan, tetapi benar-benar menjalankan fungsi kontrol terhadap arah pembangunan daerah. Dalam pandangan umum fraksi, apresiasi pertama ditujukan kepada Bupati Mimika atas penunjukan Abraham Kateyau sebagai Plt Sekda Mimika. Keputusan ini dianggap tepat untuk memperkuat roda birokrasi. Selain itu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) juga mendapat apresiasi karena dinilai berhasil menyusun KUA-PPAS Perubahan 2025 dengan baik. Namun, di balik apresiasi itu, fraksi-fraksi juga melontarkan catatan kritis. Fraksi PKB, melalui juru bicaranya Benyamin Sarira, menekankan agar pelaksanaan APBD-P benar-benar selaras dengan program prioritas daerah dan sesuai kemampuan keuangan daerah. “Fraksi PKB berharap target pendapatan daerah dioptimalkan melalui potensi sumber-sumber pendapatan baru yang bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegasnya. Fraksi Demokrat, lewat Dessy Putrika Rosa Rante, tegas menolak alokasi anggaran untuk kegiatan seremonial yang dianggap tak menyentuh kepentingan rakyat. “Fraksi Demokrat menolak anggaran seremonial. APBD Perubahan 2025 harus benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Mimika,” tandasnya. Fraksi Gerindra memberi perhatian khusus pada pemberdayaan pengusaha Orang Asli Papua (OAP) dalam proyek-proyek daerah. Mereka juga mendesak percepatan pembangunan fisik dan penyediaan rumah layak huni bagi OAP.Fraksi Eme Neme Yauware menyoroti pentingnya meningkatkan PAD dari sektor perikanan, sektor potensial yang dinilai belum digarap maksimal.Fraksi Rakyat Bersatu memberikan apresiasi kepada pemerintah atas keseriusannya di bidang pendidikan, salah satu sektor yang dianggap vital bagi pembangunan SDM Mimika.Fraksi Kelompok Khusus mengingatkan soal pentingnya harmoni eksekutif dan legislatif. Menurut mereka, tanpa sinergi kedua lembaga, kesejahteraan masyarakat sulit diwujudkan. Sikap fraksi-fraksi ini memberi pesan jelas: DPRK Mimika ingin anggaran daerah benar-benar menjadi instrumen kesejahteraan rakyat, bukan sekadar angka-angka di atas kertas. Kekompakan memberi apresiasi dan catatan kritis adalah wujud kontrol politik yang sehat. Artinya, DPRK tidak hanya memuji, tapi juga memastikan pemerintah punya kewajiban untuk memperbaiki hal-hal yang belum maksimal. APBD-P 2025 akan menjadi instrumen penting dalam menjawab tantangan pembangunan Mimika. Tantangan besar seperti pemberdayaan ekonomi lokal, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur menjadi pekerjaan rumah bersama. Diharapkan, melalui sinergi eksekutif dan legislatif, Mimika bisa melahirkan kebijakan anggaran yang pro rakyat, berpihak pada Orang Asli Papua, serta berorientasi pada kemajuan daerah, bukan sekadar proyek jangka pendek.   Penulis : Jidan Editor : GF 22 Agu 2025, 13:22 WIT
Bupati Mimika ‘Sentil’ Telkomsel: Internet Lumpuh, Rakyat Jangan Jadi Korban Diam-Diam! Papuanewsonline.com, Mimika – Layanan internet di Papua Selatan dan Papua Tengah masih mengalami gangguan serius sejak 16 Agustus 2025. Kerusakan pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi-Maluku-Papua Cable System (SMPCS) ruas Sorong-Merauke menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu, terutama di sektor ekonomi digital, pendidikan, hingga komunikasi sehari-hari. Dampak gangguan ini langsung dirasakan masyarakat luas. Usaha mikro dan kecil yang bergantung pada pemasaran online terhenti, transaksi perbankan digital tersendat, hingga proses belajar mengajar berbasis internet lumpuh. Tidak tinggal diam, Bupati Mimika, Johannes Rettob, angkat bicara lantang menanggapi keluhan masyarakat yang merasa dirugikan. Dalam wawancara bersama awak media di Timika, Rettob menegaskan perlunya tanggung jawab dari pihak operator. Bupati John, sapaan akrab Johannes Rettob, menilai Telkomsel sebagai anak perusahaan PT Telkom Indonesia tidak bisa lepas tangan. Menurutnya, gangguan internet bukan hanya sekadar gangguan teknis, tetapi telah berdampak langsung pada perekonomian rakyat. “Harus ada kuota gratis bagi masyarakat setelah pemulihan jaringan internet. Harusnya ada kompensasi yang layak,” tegas Bupati John. Ia menambahkan, kompensasi tersebut harus diberikan secara nyata, bukan sebatas wacana atau janji. “Masyarakat kehilangan kesempatan untuk menjalankan usaha, belajar, dan berkomunikasi. Kerugian ini nyata. Jadi kompensasi juga harus nyata, sesuai kerugian yang dialami,” sambungnya. Gangguan internet kali ini memperlihatkan betapa pentingnya infrastruktur digital di Tanah Papua. Tidak hanya aktivitas ekonomi yang terganggu, masyarakat juga kehilangan akses untuk berkomunikasi dengan keluarga di luar daerah, bahkan sulit mengakses layanan kesehatan dan informasi publik berbasis digital. Kondisi ini menurut Bupati John menunjukkan perlunya evaluasi besar-besaran terhadap sistem layanan telekomunikasi di Papua, agar ke depan kejadian serupa tidak berulang. Di sisi lain, Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menyampaikan harapan agar proses perbaikan jaringan serat optik Telkom Group bisa segera diselesaikan. PT Telkom Indonesia sendiri telah menyiapkan kapal khusus untuk memperbaiki SKKL yang mengalami kerusakan di dua titik koordinat ruas Sorong-Merauke. Proses perbaikan akan dilaksanakan dalam dua tahap. Jika berjalan lancar, layanan internet di Papua Selatan dan Papua Tengah diharapkan segera kembali normal, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas tanpa hambatan. Pernyataan tegas Bupati Mimika menjadi suara penting yang mewakili keresahan rakyat. Dengan menuntut kompensasi, pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat tidak hanya menjadi korban, tetapi juga mendapatkan haknya atas layanan publik yang seharusnya bisa diakses tanpa hambatan. Gangguan ini sekaligus menjadi pelajaran bahwa infrastruktur digital harus mendapat perhatian serius, terutama di wilayah timur Indonesia yang masih sering menghadapi kendala konektivitas.   Penulis : Jidan Editor : GF 22 Agu 2025, 13:13 WIT
Estafet Kepemimpinan di Lanud YKU, Tumbuhkan Semangat Baru TNI AU di Timika Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana khidmat menyelimuti Gedung Cartenz Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika, Papua Tengah, Rabu (20/8/2025). Upacara penerimaan tugas dan serah terima jabatan (Sertijab) dua posisi strategis di Lanud YKU berlangsung dengan penuh kedisiplinan dan semangat kebersamaan. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Yohanis Kapiyau, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti. Dalam upacara itu, Mayor Pnb Chaerul Dinata resmi menerima tugas sebagai Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud YKU, sementara jabatan Kepala Dinas Logistik (Kadislog) diserahterimakan dari Mayor Kal Rizky Mahesa Perkasa kepada Mayor Kal I Gusti Bagus W. E. P., S.T.. Pergantian pejabat di lingkungan Lanud YKU ini bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi menjadi simbol regenerasi kepemimpinan yang diharapkan membawa energi baru bagi peningkatan kinerja satuan. Prosesi diawali dengan laporan pejabat lama dan pejabat baru, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan di hadapan Danlanud YKU. Dalam sambutannya, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti menekankan pentingnya semangat baru yang dibawa pejabat baru dalam menjalankan tugas. “Saya yakin dengan pengalaman, dedikasi, dan kemampuan yang dimiliki, para pejabat baru akan mampu mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kehadiran mereka diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan operasional dan logistik Lanud Yohanis Kapiyau,” tegas Danlanud. Lebih lanjut, Danlanud menegaskan bahwa kesiapsiagaan adalah roh dari setiap satuan TNI AU. Kedua dinas yang baru berganti kepemimpinan ini memiliki peran vital—Kadisops bertanggung jawab menjaga kesiapan operasi penerbangan, sementara Kadislog memastikan dukungan logistik berjalan optimal. “Saya percaya pergantian pejabat ini akan membawa gagasan segar dan inovasi baru. Mari kita terus bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga kekompakan, dan selalu mengutamakan kepentingan TNI Angkatan Udara serta bangsa Indonesia,” tambahnya. Upacara sertijab yang diikuti oleh jajaran perwira, bintara, dan tamtama Lanud YKU ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh personel. Dengan wajah-wajah baru di jajaran pimpinan dinas, diharapkan lahir ide-ide inovatif yang memperkuat profesionalisme TNI AU, khususnya dalam menjaga keamanan dan pertahanan di wilayah Papua. Pergantian kepemimpinan ini juga mencerminkan dinamika organisasi yang sehat, di mana setiap perwira diberi kesempatan untuk mengembangkan diri dan memberikan kontribusi maksimal bagi satuan maupun bangsa. Estafet kepemimpinan yang baru diresmikan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antar satuan kerja di Lanud YKU, sehingga kinerja satuan dapat semakin efektif, terukur, dan adaptif menghadapi tantangan ke depan. Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme yang tinggi, Lanud YKU siap menjawab tantangan tugas TNI Angkatan Udara, sekaligus menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah timur Indonesia.   Penulis : Corri Editor : GF  22 Agu 2025, 13:10 WIT
Lantamal X Jayapura Berganti Komandan, Pj Gubernur Papua Titip Pesan Persatuan Papuanewsonline.com, Jayapura – Malam penuh kehangatan menyelimuti Lukmen Hall, Jayapura, Kamis (21/8/2025), saat jajaran TNI Angkatan Laut, pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga unsur Forkopimda hadir dalam acara pisah sambut Komandan Lantamal X Jayapura. Pergantian kepemimpinan ini menjadi momen penting, menandai berakhirnya masa tugas Brigjen TNI (Mar) Freddy J. H. Pardosi yang digantikan oleh Mayjen TNI (Mar) Werijon, yang sebelumnya telah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 10 Agustus 2025 sebagai Komandan Kodamareral X. Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, hadir bersama Pj Ketua TP PKK Papua, Tyas A. Fatoni, dan memberikan pesan penting mengenai arti persatuan bagi seluruh masyarakat Papua. Dalam sambutannya, Fatoni menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Brigjen Freddy atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama tujuh bulan masa jabatannya di Jayapura. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan Lantamal X Jayapura telah berjalan baik dalam menjaga keamanan serta membangun kepercayaan masyarakat. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama yang telah terjalin. Mohon maaf apabila ada kekurangan selama kebersamaan kita. Semoga pengabdian yang telah Bapak Freddy berikan akan menjadi bagian penting dalam perjalanan Papua yang damai,” ungkap Fatoni. Sementara itu, menyambut kedatangan Mayjen TNI Werijon, Pj Gubernur menaruh harapan besar agar kerja sama antara Lantamal X Jayapura dan Pemerintah Provinsi Papua terus terjalin lebih erat. Agus Fatoni menekankan bahwa tantangan Papua ke depan tidak hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagaimana menjaga persatuan, persaudaraan, dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. “Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu mewujudkan Papua yang damai, aman, dan sejahtera. Maka persatuan dan persaudaraan yang sudah terbangun selama ini harus terus kita jaga dan pertahankan bersama-sama,” ujarnya penuh semangat. Ia optimistis dengan kepemimpinan baru, Lantamal X akan semakin kokoh sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama di wilayah perairan Papua yang sangat vital. Dalam kesempatan yang sama, Brigjen TNI (Mar) Freddy menyampaikan rasa haru sekaligus syukur atas pengalaman yang ia dapatkan selama bertugas di Jayapura. Ia mengaku banyak belajar dari masyarakat Papua, terutama soal kebersamaan dan persaudaraan. “Terima kasih atas dukungan semua pihak, baik pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, maupun masyarakat Papua. Sinergi inilah yang membuat setiap tugas dapat terlaksana dengan baik,” tutur Brigjen Freddy. Sementara itu, Mayjen TNI (Mar) Werijon dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk bekerja keras menjaga Papua tetap aman dan kondusif. “Saya mohon doa dan dukungan dari semua pihak. Bersama-sama, kita akan berjuang untuk menjadikan Papua semakin maju dan sejahtera,” katanya. Acara pisah sambut berlangsung khidmat sekaligus hangat. Nuansa persaudaraan tampak dari interaksi antara tamu undangan yang hadir. Selain sambutan, acara juga diisi dengan penyerahan cenderamata, ramah tamah, serta penampilan seni budaya khas Papua yang menambah semarak suasana. Dengan pergantian kepemimpinan ini, diharapkan Lantamal X Jayapura dapat terus menjadi garda terdepan dalam menjaga perairan Papua, sekaligus mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat demi mewujudkan Papua yang damai dan penuh persaudaraan.   Penulis : Jidan Editor : GF 22 Agu 2025, 12:52 WIT
Pj Gubernur Papua Beri Motivasi Mahasiswa Uncen Papuanewsonline.com, Jayapura – Suasana Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura tampak berbeda pada Selasa (19/8/2025). Ribuan mahasiswa memenuhi ruangan dengan penuh antusias, menyimak kuliah umum yang disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni. Dalam kesempatan tersebut, Fatoni tampil dengan penuh semangat, membakar motivasi para mahasiswa agar tidak ragu mengembangkan diri demi masa depan Papua yang lebih cerah. Ia menekankan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan yang memiliki tanggung jawab besar dalam mengangkat harkat dan martabat tanah Papua. Dalam kuliah umumnya, Agus Fatoni menegaskan bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh asal-usul atau kondisi seseorang, melainkan dari kerja keras dan kesungguhan. “Sukses bukan hanya milik orang kaya atau anak kota. Sukses adalah milik siapa saja yang mau bersungguh-sungguh,” ujar Fatoni disambut tepuk tangan riuh mahasiswa. Ia menambahkan, mahasiswa Papua harus percaya diri mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. “Kalian bukan hanya penerus bangsa, tapi juga pejuang masa depan Papua. Karena itu, jangan pernah merasa kecil di tanah sendiri,” tegasnya. Fatoni kemudian membagikan resep membentuk pribadi unggul, yang menurutnya harus didasari pada empat karakter utama: pintar, cerdas, kreatif, dan inovatif. “Jangan puas menjadi sekadar baik, apalagi bernasib baik. Jadilah pribadi terbaik yang bisa memberi manfaat bagi masyarakat,” pesan Fatoni. Selain menekankan pentingnya pendidikan, Fatoni juga menyoroti peran mahasiswa dalam menyebarkan narasi positif mengenai Papua. “Tugas kalian adalah menerangi. Gunakan media sosial dengan bijak. Jangan hanya menjadi konsumen, tapi jadilah produsen konten positif tentang Papua, budaya kita, alam kita, dan potensi kita,” ujarnya. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik, terutama di era digital saat ini. Rektor Universitas Cenderawasih, Oscar Oswald O. Wambrauw, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pj Gubernur. “Setiap tahun kami selalu menghadirkan kuliah umum sebagai penyegaran awal. Kehadiran Bapak Pj Gubernur hari ini memberikan energi positif bagi mahasiswa, baik yang baru masuk maupun yang sudah lama menempuh pendidikan di Uncen,” ucapnya. Tahun ini, Uncen menampung lebih dari 21 ribu mahasiswa. Rektor berharap motivasi dari Pj Gubernur bisa menumbuhkan semangat belajar sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Kuliah umum yang berlangsung hampir dua jam itu ditutup dengan pesan kuat dari Fatoni. Ia mengingatkan bahwa Papua membutuhkan generasi tangguh yang siap berdiri di garis depan pembangunan. “Papua akan maju jika anak mudanya berani bermimpi besar, terus belajar, dan tidak takut menghadapi tantangan. Jangan hanya jadi penonton, tapi jadilah pelaku perubahan,” pungkasnya. Penulis : Jidan Editor : GF   22 Agu 2025, 12:45 WIT
Hari Juang Polri Diperingati di Surabaya : Kapolri Beri Penghargaan Kepada Veteran Papuanewsonline.com, Surabaya – Kota Pahlawan hari ini menjadi saksi sejarah ketika Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung upacara peringatan Hari Juang Polri 2025 di Monumen Perjuangan Polri, Surabaya, Jawa Timur. Upacara digelar khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh para mantan Kapolri, pejabat utama Mabes Polri, Forkopimda Jawa Timur, keluarga besar pahlawan Polisi Istimewa M. Jasin, hingga para veteran yang ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan. Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan penegasan kembali peran Polri dalam sejarah berdirinya Republik Indonesia. Sejarah Hari Juang Polri berakar pada peristiwa heroik 21 Agustus 1945, saat Inspektur Polisi Kelas I M. Jasin membacakan Proklamasi Polisi di Surabaya, menandai kesetiaan kepolisian pada NKRI dan tekad bersatu dengan rakyat menghadapi Jepang maupun sekutu. Hari Juang Polri lahir dari dinamika pasca proklamasi kemerdekaan RI. Pada 19 Agustus 1945, sidang kedua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) menetapkan status polisi agar masuk ke dalam pemerintahan Indonesia. Menyikapi keputusan itu, M. Jasin bersama pasukan Polisi Istimewa menggelar rapat dan sehari setelahnya, 21 Agustus 1945, mereka menyatakan sumpah setia kepada Republik. Pada pagi hari itu, M. Jasin membacakan teks Proklamasi Polisi di markas Polisi Istimewa Surabaya. Dari sana, semangat juang menyebar: gudang senjata dilucuti, senjata dibagi ke para pejuang rakyat, pamflet proklamasi ditempel di seluruh penjuru kota. Aksi heroik tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian peristiwa menjelang Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Rangkaian peristiwa ini menjadi bukti bahwa Polri sejak awal adalah bagian dari perjuangan bangsa. Maka tepatlah ketika Kapolri menerbitkan Keputusan Kapolri Nomor KEP/95/I/2024 yang menetapkan 21 Agustus sebagai Hari Juang Polri. Dalam upacara Hari Juang Polri 2025, Kapolri Jenderal Sigit bertindak sebagai inspektur upacara di hadapan 977 personel yang menjadi peserta. Hadir pula para tokoh besar kepolisian: mantan Kapolri Jenderal (Purn) KPH Roesdihardjo, Jenderal (Purn) S. Bimantoro, hingga Jenderal (Purn) Sutarman. Pejabat utama Mabes Polri turut hadir, di antaranya Kabaharkam Polri Irjen Karyoto, Kalemdiklat Komjen Chryshnanda Dwilaksana, Dankorbrimob Komjen Imam Widodo, serta sejumlah kapolda dan pejabat tinggi lainnya. Dari unsur Forkopimda Jatim, hadir Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen Rudy Saladin, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto, dan pimpinan TNI, kejaksaan, serta DPRD. Yang membuat upacara semakin istimewa adalah kehadiran keluarga besar M. Jasin dan Moekar (ajudan Jasin), serta para veteran pejuang Seroja Timor Timur. Kapolri juga menyerahkan santunan khusus kepada keluarga pahlawan dan veteran, sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka. Usai upacara, Kapolri meresmikan Patung M. Jasin di Monumen Polisi Istimewa. Patung setinggi 7 meter tersebut menggambarkan M. Jasin menunggang kuda dengan sorot mata tajam—ikon keberanian Polisi Istimewa. “Patung ini bukan hanya monumen, tapi simbol perjuangan. Sejarah M. Jasin adalah sejarah Polri, sejarah bangsa. Semangat itu harus diwariskan kepada generasi Polri berikutnya agar selalu dekat dengan rakyat, menjaga NKRI, dan berani menghadapi segala tantangan,” tegas Kapolri dalam sambutannya. Peringatan Hari Juang Polri 2025 menjadi momentum refleksi bahwa sejak awal lahirnya Republik, polisi adalah garda depan pengabdian kepada bangsa. Bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga pejuang rakyat yang berdarah-darah demi Merah Putih. Kapolri menegaskan, ke depan Polri akan terus memperkuat peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus menjaga agar nilai patriotisme dan nasionalisme yang diwariskan oleh para pendahulu tetap hidup dalam tubuh Polri.   Penulis : GF Editor : GF 21 Agu 2025, 23:26 WIT
Abadikan Perjuangan Polisi Istimewa : Kapolri Resmikan Patung M. Jasin Papuanewsonline.com, Surabaya – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan Patung Pahlawan Nasional Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. M. Jasin atau yang lebih dikenal sebagai Komandan Polisi Istimewa, di kawasan Monumen Polisi Istimewa, Jalan Raya Darmo, Surabaya, Kamis (21/8/2025). Peresmian ini menjadi puncak rangkaian Hari Juang Polri 2025, sekaligus penghormatan atas kiprah sang legenda dalam sejarah lahirnya kepolisian republik. Patung tersebut dibangun dengan ukuran megah: tinggi keseluruhan 7 meter, panjang 5,6 meter, dan lebar 5 meter. Sosok M. Jasin digambarkan gagah menunggang kuda dengan pandangan tegas, simbol keberanian dan jiwa kepemimpinan beliau ketika memimpin Polisi Istimewa melawan pasukan sekutu dalam pertempuran Surabaya tahun 1945. Di bawahnya, pada bagian prasasti dan relief, terpahat kisah perjuangan heroik M. Jasin dan pasukannya—kisah yang menjadi tonggak sejarah lahirnya Hari Juang Polri. Sejarah mencatat, 21 Agustus 1945, hanya beberapa hari setelah Proklamasi Kemerdekaan, Inspektur Polisi Kelas I M. Jasin memimpin Polisi Istimewa (Tokubetsu Keisatsutai) dan membacakan Proklamasi Polisi di Surabaya. Isi proklamasi itu tegas: Polisi Istimewa resmi menjadi Polisi Republik Indonesia yang bersatu dengan rakyat, berjuang mempertahankan kemerdekaan. Tidak berhenti di situ, Jasin memimpin aksi pelucutan senjata tentara Jepang, membagikan senjata kepada para pejuang rakyat, hingga menyebarkan pamflet proklamasi untuk membakar semangat melawan penjajahan. Peran Jasin dan Polisi Istimewa inilah yang kemudian meneguhkan polisi sebagai bagian dari rakyat dan bangsa, bukan alat kekuasaan kolonial. Dalam peresmian tersebut, Kapolri menegaskan bahwa patung M. Jasin bukan hanya simbol fisik, tetapi juga penyambung semangat juang yang wajib diwariskan ke generasi kepolisian berikutnya. “Patung ini bukan hanya monumen, melainkan pengingat bahwa sejak awal berdirinya, Polri lahir dari rahim perjuangan rakyat, untuk rakyat, dan bersama rakyat. Nilai patriotisme, keberanian, dan pengabdian M. Jasin akan terus hidup dalam setiap langkah anggota Polri hari ini dan masa depan,” ujar Jenderal Sigit. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menambahkan bahwa keberadaan patung M. Jasin memiliki makna ganda: pengingat sejarah sekaligus pengikat emosional antara Polri dan masyarakat. “Dengan adanya patung M. Jasin di Monumen Polisi Istimewa, kita tidak hanya mengenang jasa pahlawan, tetapi juga mengajak generasi penerus Polri dan anak bangsa untuk belajar nilai patriotisme, nasionalisme, dan keberanian dari beliau,” jelas Jules. Peresmian patung ini bertepatan dengan peringatan Hari Juang Polri 2025, yang digelar khidmat dengan dihadiri jajaran pejabat utama Mabes Polri, pejabat utama Polda Jatim, Forkopimda Jawa Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para veteran pejuang Surabaya. Doa bersama dan tabur bunga di Monumen Polisi Istimewa menjadi penutup acara, menegaskan bahwa semangat juang M. Jasin akan terus menjadi inspirasi Polri dalam menjaga keutuhan NKRI serta merawat kedekatan dengan rakyat.  Penulis : GFEditor : GF 21 Agu 2025, 23:20 WIT
Kapolri Resmikan SPPG di Sidoarjo yang akan memberikan manfaat kepada 3.405 orang Papuanewsonline.com, Sidoarjo — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Groundbreaking 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah hukum Polda Jawa Timur sekaligus meresmikan operasional SPPG Polresta Sidoarjo, Rabu (20/8/2025). Agenda ini menjadi momentum penting bagi Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi masyarakat, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi ribuan orang di Jawa Timur. Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa keberadaan SPPG bukan hanya membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap penciptaan lapangan pekerjaan baru. “Pada hari ini kita telah meresmikan SPPG Polresta Sidoarjo yang akan memberikan manfaat kepada 3.405 orang dan menyerap tenaga kerja sebanyak 50 orang,” ujar Jenderal Sigit. Ia menambahkan, kehadiran dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo akan menjadi model pelayanan gizi yang bisa direplikasi di daerah lain. Lebih jauh, Kapolri memaparkan perkembangan pembangunan SPPG di seluruh Indonesia. Hingga kini, Polri telah memiliki 458 SPPG dengan estimasi penerima manfaat mencapai 1,59 juta orang serta menyerap tenaga kerja sekitar 22.850 orang. “Dari jumlah itu, 49 SPPG telah beroperasional, 20 masih dalam tahap persiapan, 366 sedang dalam pembangunan, 13 baru saja kita lakukan groundbreaking, dan 10 lagi segera dilakukan groundbreaking di Kalimantan Selatan,” jelas Sigit. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan keseriusan Polri dalam menghadirkan program yang berorientasi langsung pada kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pemenuhan gizi dan kemandirian pangan. Tak hanya meresmikan SPPG, Kapolri juga meninjau kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Polresta Sidoarjo. Program ini menjadi wujud dukungan Polri terhadap Perum Bulog dalam menyukseskan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Sejak 6–19 Agustus 2025, Polri telah melaksanakan GPM di 15.419 titik di 36 Polda jajaran serta 1 Satker Mabes Polri, dengan total penyaluran mencapai 21.391 ton beras SPHP. Khusus di wilayah Jawa Timur, GPM telah digelar di 2.994 titik dengan total penyaluran sebanyak 3.438 ton beras SPHP. “Ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat,” tegas Kapolri. Kapolri menekankan, pembangunan SPPG dan pelaksanaan GPM merupakan bukti bahwa Polri tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif mendukung agenda nasional terkait kesejahteraan rakyat. “Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar seperti pangan bergizi dan harga bahan pokok yang stabil,” tutup Sigit. Kegiatan groundbreaking di Sidoarjo diakhiri dengan doa bersama dan peninjauan dapur MBG, disaksikan jajaran Forkopimda Jatim, pejabat utama Polda Jatim, serta masyarakat penerima manfaat program.   Penulis : GF Editor : GF 21 Agu 2025, 23:15 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT