Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Kapolri Kunjungi Dua Ponpes di Jawa Timur
Papuanewsonline.com, Jombang —
Dalam suasana penuh kehangatan, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan
kunjungan silaturahmi ke dua pondok pesantren (ponpes) ternama di Jawa Timur,
yakni Ponpes Langitan di Tuban dan Ponpes Majma’al Bahroin Hubbul Wathon Minal
Iman Shiddiqiyyah di Ploso, Jombang, Rabu (20/8). Kunjungan tersebut bukan sekadar
agenda seremonial, melainkan bagian dari langkah strategis Polri untuk
mempererat hubungan ulama dan umara (pemimpin agama dan pemimpin pemerintahan),
serta memperkuat fondasi kerukunan dalam menjaga keamanan dan ketertiban
masyarakat (kamtibmas) di tanah air. Dalam kesempatan itu, Kapolri
menegaskan pentingnya merawat hubungan erat antara Polri dengan para tokoh
agama, ulama, dan masyarakat luas. “Yang pertama tentunya ini bagian
dari kegiatan kami untuk terus membangun silaturahmi, membangun sinergitas,
membangun hubungan antara umara dan seluruh ulama,” ujar Sigit di hadapan para
pengasuh dan santri ponpes. Menurutnya, Polri sadar bahwa
kekuatan bangsa tidak hanya ditentukan oleh aparat keamanan, tetapi juga oleh
kontribusi tokoh agama yang selama ini menjadi teladan moral dan penyejuk umat. Jenderal Sigit menegaskan bahwa
agenda silaturahmi ini juga merupakan tindak lanjut dari amanat Presiden Joko
Widodo agar seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan kerukunan. “Sebagaimana perintah Bapak
Presiden, kita diminta untuk terus menjaga kerukunan. Polri berkomitmen hadir,
mendengarkan, dan bekerja sama dengan para ulama serta masyarakat agar
persaudaraan kebangsaan tetap terjaga,” tegas Kapolri. Ia menambahkan, kerukunan bukan
hanya soal meredam konflik, tetapi juga membangun optimisme bersama dalam
menghadapi tantangan global, termasuk pangan, teknologi, dan pembangunan sumber
daya manusia. Dalam dialognya, Kapolri
menyinggung tentang visi besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan
bahwa pondok pesantren memiliki peran sentral dalam mencetak generasi muda
berkarakter, berilmu, sekaligus berakhlak mulia. “Baik dalam hal ketahanan pangan,
swasembada, maupun mempersiapkan SDM unggul, kita harus bersama-sama mengelola
potensi bangsa agar bisa membawa Indonesia masuk ke era generasi emas sesuai
dengan cita-cita kita semua,” ucapnya. Menurut Sigit, pesantren bukan
hanya lembaga pendidikan agama, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat yang
mampu melahirkan kader bangsa yang siap menghadapi tantangan zaman. Tidak hanya menyampaikan pesan,
Kapolri juga dengan rendah hati meminta masukan langsung dari para tokoh agama
terkait peran Polri dalam melayani masyarakat. “Kami mohon wejangan, mohon
masukan, sehingga kami bisa bekerja lebih baik, mendengar lebih baik, dan
memberikan pelayanan yang sesuai dengan harapan masyarakat,” tutup Sigit. Kunjungan Kapolri ke dua
pesantren besar di Jawa Timur ini disambut hangat oleh para pengasuh ponpes,
tokoh agama, serta para santri. Silaturahmi ini diharapkan mampu memperkuat
ikatan kepercayaan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjaga harmoni kebangsaan
di tengah tantangan dinamika sosial. Penulis : GF Editor : GF
21 Agu 2025, 23:10 WIT
Tokoh Adat Papua Dukung Satgas Damai Cartenz
Papuanewsonline.com, Jayapura —
Suara dukungan untuk Polri, khususnya Satgas Operasi Damai Cartenz, kembali
mengalir dari masyarakat adat Papua. Kali ini, Ondofolo Sentani Yanto Eluay,
salah satu tokoh adat yang disegani di Tanah Papua, menyatakan komitmennya
untuk mendukung penuh langkah kepolisian dalam menindak tegas Kelompok Kriminal
Bersenjata (KKB) yang kerap menimbulkan gangguan keamanan di wilayah pegunungan
maupun daerah rawan konflik lainnya. “Kami seluruh masyarakat Papua,
khususnya para tokoh adat, memiliki tanggung jawab menjaga tanah Papua agar
tetap aman dan damai. Apa pun yang negara lakukan melalui Satgas Ops Damai
Cartenz adalah untuk mewujudkan Papua yang aman dan damai,” ujar Yanto Eluay di
Jayapura. Dalam keterangannya, Yanto
menegaskan bahwa berbagai tindakan penegakan hukum yang dilakukan Satgas Damai
Cartenz patut diapresiasi, terutama karena menyasar pihak-pihak yang masih
melakukan aksi kekerasan, penembakan, hingga gangguan terhadap aktivitas masyarakat. “Harapan kami, semua tindakan
yang mengganggu situasi kamtibmas segera dihentikan. Kami memberikan apresiasi
setinggi-tingginya kepada Polri yang sudah berupaya menjaga keamanan di tanah
ini,” tambahnya. Menurut Yanto, keberadaan Satgas
Damai Cartenz telah memberikan dampak positif, khususnya dalam menekan ruang
gerak kelompok bersenjata yang selama ini menghambat ketenteraman warga dan
jalannya pembangunan di Papua. Lebih jauh, Yanto mengajak
seluruh masyarakat Papua, baik di perkotaan maupun pedalaman, untuk tidak
tinggal diam. Ia menekankan pentingnya kebersamaan semua elemen masyarakat
dalam mendukung langkah Polri. “Mari kita jaga selalu Papua yang
aman dan damai sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan masyarakat bisa
merasakan kesejahteraan bersama,” tegasnya. Menurutnya, kondisi aman dan
damai adalah kunci bagi Papua untuk terus maju. Tanpa stabilitas, pembangunan
infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan akan sulit dirasakan secara merata
oleh masyarakat. Dukungan yang disampaikan
Ondofolo Sentani ini bukan sekadar bentuk solidaritas, tetapi juga simbol
legitimasi budaya. Sebagai tokoh adat, Yanto Eluay menegaskan bahwa masyarakat
adat memiliki peran penting dalam mengawal keamanan di Papua. Suara tokoh adat,
menurutnya, bisa menjadi penguat moral bagi aparat dan juga pengingat bagi
masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah. “Kami tokoh adat siap berada di
garis depan untuk mendukung langkah penegakan hukum. Keamanan adalah milik
bersama, bukan hanya urusan aparat,” ujarnya. Yanto juga menitipkan pesan
khusus kepada generasi muda Papua agar menjauhi segala bentuk kekerasan dan
tidak terjebak dalam provokasi kelompok bersenjata. Ia mengingatkan bahwa masa
depan Papua ada di tangan anak-anak mudanya. “Generasi muda harus berperan
aktif membangun tanahnya sendiri. Jangan biarkan energi muda habis untuk
hal-hal yang merusak. Mari fokus pada pendidikan, ekonomi, dan kegiatan positif
yang bermanfaat untuk masa depan,” pungkasnya. Dengan dukungan para tokoh adat,
langkah Polri melalui Satgas Damai Cartenz dalam menegakkan hukum terhadap KKB
kian mendapat legitimasi sosial. Hal ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi
terciptanya Papua yang benar-benar aman, damai, dan sejahtera. Penulis : GF Editor : GF
21 Agu 2025, 22:45 WIT
Kapolri Pimpin Sertijab Pejabat Tinggi Polri
Papuanewsonline.com, Jakarta —
Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan perombakan besar di
jajaran pejabat tinggi. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin
langsung prosesi serah terima jabatan (sertijab) dan pelantikan sejumlah
perwira tinggi Polri di Rupattama Mabes Polri. Agenda penting ini menjadi
penanda penyegaran organisasi sekaligus strategi Polri untuk meningkatkan
kinerja menghadapi dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks, baik di
bidang penegakan hukum, keamanan, maupun pelayanan publik. Dalam upacara tersebut, Komjen
Pol Drs. Wahyu Widada, M.Phil. resmi dilantik menjadi Inspektur Pengawasan Umum
(Irwasum) Polri. Jabatan strategis ini menuntut figur pengawasan internal yang
kuat, demi memastikan seluruh lini organisasi berjalan transparan, akuntabel,
dan sesuai dengan prinsip good governance. Posisi Kabareskrim Polri kini
diisi oleh Komjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si., menggantikan Wahyu Widada.
Jabatan ini memegang peran vital dalam penegakan hukum, pemberantasan
kejahatan, hingga penguatan digitalisasi sistem penyidikan. Pergantian berlanjut pada Kabaintelkam
Polri, yang kini dipercayakan kepada Komjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K.,
M.Si., M.M.. Sementara jabatan Astamaops Kapolri diisi oleh Komjen Pol Dr.
Mohammad Fadil Imran, M.Si., sebelumnya Kabaharkam Polri. Untuk posisi
Kabaharkam sendiri kini dijabat oleh Irjen Pol Karyoto, S.I.K., yang sebelumnya
memimpin Polda Metro Jaya. Jabatan Kapolda Metro Jaya, salah
satu kursi panas di lingkungan Polri karena memimpin wilayah dengan
kompleksitas tinggi, kini dipercayakan kepada Irjen Pol Asep Edi Suheri,
S.I.K., M.Si. Tak hanya di level Mabes,
sejumlah Kapolda di berbagai provinsi juga mengalami peralihan, antara lain: Kapolda
Kaltara, Irjen Pol Hary Sudwijanto digantikan oleh Brigjen Pol Djati Wiyoto
Abadhy, S.I.K, Kapolda Gorontalo, Irjen Pol R. Eko Wahyu Prasetyo digantikan
oleh Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H., Kapolda Maluku, Irjen Pol Eddy Sumitro
Tambunan digantikan oleh Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K.,
M.Si., Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto digantikan oleh Brigjen Pol
Hengki, S.I.K., M.H., Kapolda Aceh, Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko digantikan
oleh Brigjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. Selain itu, posisi Kadivhubinter
Polri yang sebelumnya dijabat oleh Irjen Pol Dr. Krishna Murti, S.I.K., M.Si.,
kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H. Di bidang sejarah, Kapusjarah
Polri juga mengalami peralihan dari Brigjen Pol Dr. Idodo Simangunsong, S.E.,
S.I.K., M.M. kepada Kombes Pol Bagas Uj Nugroho, S.I.K. Dalam sambutannya, Kapolri
menekankan bahwa mutasi dan rotasi adalah bagian dari kebutuhan organisasi yang
sifatnya rutin sekaligus strategis. “Mutasi adalah langkah penyegaran
organisasi. Setiap pejabat yang mendapat amanah harus mampu menghadirkan energi
baru, melanjutkan capaian pejabat sebelumnya, sekaligus menjawab tantangan
tugas ke depan,” ujar Kapolri. Hal senada juga ditegaskan oleh Karo
Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. yang
menyebut bahwa rotasi ini penting untuk menjaga ritme organisasi. “Mutasi jabatan adalah hal wajar
di Polri. Tujuannya penyegaran, peningkatan kinerja, dan penyesuaian kebutuhan
organisasi menghadapi tantangan yang semakin beragam. Dengan adanya rotasi,
pejabat baru diharapkan segera menyesuaikan diri dan menghadirkan pelayanan
terbaik untuk masyarakat,” tegas Trunoyudo. Sertijab kali ini tak sekadar
pergantian nama dan jabatan, melainkan regenerasi kepemimpinan yang diharapkan
membawa angin segar bagi tubuh Polri. Dengan para pejabat baru di kursi
strategis, Polri meneguhkan tekad untuk menghadirkan kinerja yang semakin
presisi, modern, dan humanis. Acara diakhiri dengan doa bersama
dan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik maupun yang mengakhiri
masa tugasnya. Suasana penuh khidmat itu menjadi simbol bahwa estafet
kepemimpinan Polri terus berjalan, dengan semangat pengabdian tanpa henti
kepada bangsa dan negara. Penulis : GF Editor : GF
21 Agu 2025, 06:39 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Purna Tugas Komjen Pol (Purn) Ahmad Dofiri dan Pengantar Tugas Wakapolri
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Sebuah momen penuh makna tersaji di STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Selasa
(19/8/2025) ketika Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar Tradisi Purna
Tugas Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Dofiri, M.Si serta Pengantar Tugas Wakapolri
Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.M. Acara berlangsung dengan khidmat
dan penuh penghormatan, dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs.
Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Hadir dalam kesempatan itu jajaran pejabat tinggi
Polri, di antaranya Wakapolri, Wakil Menteri Perhubungan RI, Ketua Umum
Bhayangkari, Ketua Harian Kompolnas, Ketua PP Polri, 36 Kapolda se-Indonesia
termasuk Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, serta tamu
undangan lainnya. Tradisi purna tugas dimulai
dengan penyambutan hangat, foto bersama, dan prosesi penghormatan bagi Komjen
Pol (Purn) Ahmad Dofiri yang resmi menutup pengabdian panjangnya di Kepolisian
RI. Dalam sambutannya, Kapolri Listyo
Sigit menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Ahmad Dofiri yang
disebutnya sebagai teladan bagi generasi penerus Bhayangkara. “Selamat memasuki masa purna
bakti, Kakak Asuh. Dalam nadi beliau mengalir jiwa Bhayangkara yang akan terus
terpatri. Nilai-nilai yang ditanamkan akan menjadi warisan dan inspirasi bagi
generasi penerus Polri. Walaupun telah purna tugas, seorang Bhayangkara akan
tetap menjadi penjaga marwah institusi,” ujar Kapolri dengan penuh
penghormatan. Rangkaian acara juga menayangkan selayang
pandang perjalanan karier Ahmad Dofiri, mengingatkan kembali kiprah panjangnya
yang selalu konsisten membela kepentingan bangsa, menjaga stabilitas keamanan,
hingga membina sinergi lintas elemen masyarakat. Dalam kesempatan yang sama,
Kapolri juga memberikan sambutan khusus bagi Wakapolri yang baru, Komjen Pol.
Prof. Dr. Dedi Prasetyo. Kapolri menegaskan bahwa tantangan
Polri ke depan semakin kompleks, mulai dari penguatan digitalisasi pelayanan
publik, menjaga stabilitas keamanan menjelang Pemilu, hingga mengawal program
pembangunan nasional. “Selamat bertugas kepada
Wakapolri yang baru. Tantangan tugas semakin konkret. Visi Polri ke depan
adalah mengawal penuh program prioritas pemerintah sekaligus menghadirkan
pelayanan terbaik bagi masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan,”
tegas Jenderal Sigit. Kapolda Maluku, Irjen Dadang
Hartanto, yang turut hadir dalam prosesi ini, menyampaikan penghargaan mendalam
kepada Komjen Pol (Purn) Ahmad Dofiri. “Kami di Polda Maluku
menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Bapak Ahmad Dofiri yang
telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi. Beliau adalah sosok teladan yang
mengajarkan arti pengabdian sejati,” tutur Dadang. Lebih lanjut, ia juga menegaskan
dukungannya terhadap kepemimpinan Wakapolri yang baru. “Kepada Wakapolri yang baru, kami
siap mendukung setiap kebijakan dan arahan. Polda Maluku akan terus memperkuat
sinergi, menjaga keamanan, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Bersama-sama, kita wujudkan Polri yang semakin presisi, humanis, dan
terpercaya,” ujarnya. Prosesi dilanjutkan dengan
tradisi khas Polri yang sarat makna, mulai dari kadga pora, penyerahan atribut
purna bakti, hingga pelepasan melalui payung pora dan gerbang pora. Momen ini
berlangsung penuh keharuan, menandai berakhirnya satu babak pengabdian dan
dimulainya babak baru estafet kepemimpinan di tubuh Polri. Acara ditutup dengan ramah tamah
yang mempererat kekeluargaan antara keluarga besar Polri. Lebih dari sekadar
seremoni, tradisi ini menegaskan bahwa Polri adalah institusi dengan roh
kebersamaan, semangat pengabdian, dan penghormatan terhadap nilai-nilai
Bhayangkara yang abadi. Penulis : GF Editor : GF
21 Agu 2025, 06:31 WIT
Irjen Pol Dadang Hartanto Resmi Jabat Kapolda Maluku
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Kepolisian Daerah Maluku resmi memiliki pemimpin baru. Inspektur Jenderal (Irjen)
Polisi Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH., S.IK, M.Si, kini mengemban amanah
sebagai Kapolda Maluku, menggantikan Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan,
M.Si yang memasuki masa purna tugas. Pergantian pucuk pimpinan ini
ditandai dengan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin langsung
oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si di Rupattama
Lantai I Mabes Polri, Selasa (19/8/2025). Sertijab Kapolda Maluku
dirangkaikan dengan pelantikan Irwasum Polri, Sertijab Pejabat Utama Mabes
Polri, serta sejumlah Kapolda lainnya di Indonesia. Prosesi Sertijab berlangsung
khidmat melalui pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah
terima, hingga penandatanganan pakta integritas. Dalam arahannya, Kapolri
menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan langkah strategis untuk
memperkuat soliditas, memperbaharui energi organisasi, serta meningkatkan
kualitas pelayanan Polri terhadap masyarakat. “Mutasi adalah bagian dari
penyegaran organisasi. Setiap pejabat yang mendapat amanah harus mampu membawa
energi baru, menghadirkan terobosan, serta memperkuat sinergi dengan seluruh
elemen bangsa,” ujar Jenderal Sigit. Kepada pejabat yang baru, Kapolri
juga menitipkan harapan agar mereka mampu meneruskan capaian pendahulunya
sekaligus menjawab tantangan-tantangan kompleks di masa mendatang, khususnya
dalam menjaga kamtibmas, penegakan hukum, serta pelayanan publik. Mengakhiri masa baktinya, Irjen Eddy
Sumitro Tambunan menyampaikan rasa haru dan apresiasi kepada seluruh jajaran
kepolisian, Forkopimda, serta masyarakat Maluku yang selama ini mendukung penuh
tugasnya. “Maluku adalah rumah kedua bagi
saya. Dukungan penuh dari Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh
masyarakat menjadi kekuatan besar dalam menjaga Maluku tetap kondusif. Saya
percaya dengan kepemimpinan baru, Maluku akan semakin maju dan damai. Saya
titipkan Maluku kepada Kapolda baru dengan penuh optimisme,” ungkap Eddy. Di masa kepemimpinannya, Irjen
Eddy dikenal aktif dalam pemberantasan narkoba, memperkuat deteksi dini konflik
sosial, serta membangun komunikasi erat dengan tokoh masyarakat hingga ke
pelosok daerah. Kapolda Maluku yang baru, Irjen
Dadang Hartanto, menegaskan tekadnya untuk tidak hanya melanjutkan program yang
sudah berjalan, tetapi juga menghadirkan inovasi dalam menjawab tantangan baru. “Kami akan melanjutkan capaian
yang sudah dibangun pejabat sebelumnya. Polda Maluku siap hadir sebagai
pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Bersama Forkopimda dan seluruh
elemen, kami akan bekerja menjaga keamanan, memperkuat harmonisasi sosial, serta
mendukung pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Dadang. Dengan latar belakang pengalaman
yang panjang di bidang kepolisian, Dadang diyakini mampu membawa Polda Maluku
semakin profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik. Upacara Sertijab ditutup dengan
doa bersama serta pemberian ucapan selamat dari Kapolri, Wakapolri, pejabat
utama Mabes Polri, hingga tamu undangan. Suasana penuh kekeluargaan tersebut
mencerminkan semangat soliditas dan kebersamaan yang kuat di tubuh Polri. Pergantian kepemimpinan ini
diharapkan menjadi awal baru bagi Polda Maluku untuk semakin dekat dengan
masyarakat, sekaligus mempertegas komitmen Polri sebagai institusi yang presisi,
humanis, dan profesional. Penulis : GF Editor : GF
21 Agu 2025, 06:29 WIT
Bareskrim Polri Sosialisasikan Pedoman Diversi untuk Anak di Bawah 12 Tahun
Papuanewsonline.com, Jakarta —
Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan
Perdagangan Orang (Dittipid PPA PPO) Bareskrim Polri terus memperkuat komitmen
perlindungan anak melalui kegiatan Sosialisasi Pedoman Pelaksanaan Diversi dan
Penanganan Anak yang Belum Berumur 12 Tahun. Acara ini digelar di Ruang RPK
Dittipid PPA PPO Bareskrim Polri, Lantai 1, dengan melibatkan peserta dari
internal Polri maupun lintas instansi terkait, baik secara langsung maupun
melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dihadiri langsung
oleh Dir PPA PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, didampingi
Wadir, para Kasubdit, dan jajaran personel. Sementara secara daring hadir
perwakilan Kementerian Sosial RI, Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Direktorat
Pelayanan Tahanan dan Anak, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, pekerja sosial
profesional, Kasubdit Renakta Polda jajaran, Kanit PPA Satreskrim Polres
jajaran, hingga penyidik PPA dari seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Brigjen Pol.
Nurul Azizah menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari
amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak
(SPPA) serta penyesuaian dengan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru,
UU Nomor 1 Tahun 2023. “Anak adalah generasi penerus
bangsa yang wajib kita lindungi. Dalam penegakan hukum, anak tidak boleh
diperlakukan semata-mata sebagai pelaku tindak pidana, melainkan juga sebagai
individu yang berhak mendapatkan perlindungan, pembinaan, dan pendidikan,” ujar
Brigjen Pol. Nurul. Brigjen Pol. Nurul menekankan
pentingnya pedoman teknis ini sebagai acuan seragam dan aplikatif bagi seluruh
penyidik anak di Indonesia. Dengan adanya pedoman ini, Polri berharap tidak ada
lagi perbedaan penafsiran di lapangan yang dapat menghambat penanganan perkara
anak. “Melalui pendekatan keadilan
restoratif, kita ingin mengembalikan anak pada keadaan semula, bukan menghukum
atau memberi stigma. Diversi, pendampingan menyeluruh, serta reintegrasi sosial
harus diutamakan agar anak bisa kembali ke keluarga dan masyarakat,” tegasnya. Sosialisasi ini juga menjadi
forum penyamaan persepsi antar aparat penegak hukum — mulai dari Polri,
kejaksaan, pemasyarakatan, hingga pekerja sosial — agar penanganan anak di
bawah 12 tahun yang berhadapan dengan hukum (ABH) dapat berjalan konsisten di
seluruh wilayah Indonesia. Kolaborasi lintas sektor ini
diharapkan mampu menghadirkan solusi menyeluruh, mulai dari musyawarah diversi,
rehabilitasi, hingga reintegrasi sosial anak. Dengan begitu, proses peradilan
pidana anak benar-benar berpihak pada prinsip perlindungan anak dan keadilan
restoratif. Kegiatan ini sekaligus menjadi
bukti nyata bahwa Polri berkomitmen tidak hanya dalam aspek penegakan hukum,
tetapi juga dalam perlindungan hak-hak anak sebagai kelompok rentan. Pendekatan
yang humanis ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik bahwa penegakan
hukum di Indonesia semakin berorientasi pada nilai keadilan dan kemanusiaan. Penulis : GF Editor : GF
21 Agu 2025, 06:21 WIT
Polda Maluku Dorong Modernisasi Kehumasan Lewat PoliceTube
Papuanewsonline.com, Ambon— Polri
terus melakukan transformasi digital dalam rangka meningkatkan kualitas
pelayanan informasi publik. Sebagai bagian dari langkah besar tersebut, Polda
Maluku melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) menggelar sosialisasi
penggunaan PoliceTube kepada operator Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi (PPID) dari seluruh satuan kerja (Satker) di jajaran Polda Maluku. Kegiatan ini berlangsung di Rupattama
Polda Maluku, dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol
Rositah Umasugi, S.I.K., dan dihadiri oleh seluruh operator PPID Satker serta
para perwira Bidhumas. PoliceTube merupakan platform
berbagi video yang digagas oleh Divhumas Polri bekerja sama dengan PT Digital
Unggul Gemilang, perusahaan karya anak bangsa. Kehadiran platform ini
dimaksudkan sebagai sarana publikasi resmi kepolisian dengan pendekatan yang
lebih modern, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat. “PoliceTube hadir bukan sekadar
kanal informasi, tetapi juga sebagai jembatan kepercayaan antara Polri dan
masyarakat. Peran PPID sangat penting dalam menyajikan konten yang positif,
berkualitas, dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” ujar Kombes Rositah
dalam sambutannya. Kabid Humas juga menekankan
pentingnya menjaga standar kualitas dan etika dalam setiap konten yang
diunggah. Beberapa poin penting yang ditekankan yaitu Konten fokus pada
kegiatan Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti operasi
kemanusiaan, kegiatan humanis, pengungkapan kasus, maupun prestasi anggota, Konten
wajib memenuhi standar komunikasi publik, menyertakan logo resmi Polri,
menghindari personal branding, serta tidak menimbulkan polemic, Konsistensi
unggahan dijaga tanpa mengorbankan mutu. Aktivitas unggahan dari tiap Polda,
Polres, hingga Polsek akan menjadi bagian dari evaluasi nasional. “Ini bukan hanya soal unggah
video, tapi bagaimana kita menampilkan wajah Polri yang profesional, humanis,
dan transparan. PoliceTube adalah etalase kita di ruang digital,” tegas Kombes
Rositah. Sosialisasi ini juga menjadi
bagian dari komitmen Polda Maluku dalam mendukung program Presisi Kapolri
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang menekankan pada transformasi digital
Polri. Dengan adanya PoliceTube, Polri diharapkan semakin mampu menyesuaikan
diri dengan kebutuhan masyarakat modern yang haus akan informasi cepat, akurat,
dan transparan. “PoliceTube bukan sekadar
platform digital, tapi wajah Polri di mata masyarakat. Mari kita kelola dengan
profesional dan penuh tanggung jawab,” pungkas Kabid Humas. Kegiatan ini menandai langkah
maju Polri, khususnya Polda Maluku, dalam menjawab tantangan zaman sekaligus
memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat melalui inovasi komunikasi
digital. Penulis : GF Editor : GF
21 Agu 2025, 06:18 WIT
Polri Luncurkan “Polri Awards 2025” untuk Dukung Kesetaraan Gender
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian
Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menorehkan langkah progresif dalam
sejarah transformasinya. Melalui Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri,
institusi ini secara resmi meluncurkan “Polri Awards in Support of HeForShe
Movement” 2025, sebuah penghargaan bergengsi yang memberikan apresiasi khusus
kepada para pemimpin laki-laki di tubuh Polri atas kontribusinya dalam
mendorong kesetaraan gender serta memperkuat peran Polisi Wanita (Polwan). Dilaksanakan bertepatan dengan peringatan
Hari Jadi ke-77 Polwan RI, penghargaan ini menjadi bagian dari kerja sama
strategis Polri bersama UN Women Indonesia. Inisiatif ini tidak hanya berskala
nasional, tetapi juga menempatkan Polri sejajar dengan institusi-institusi
kepolisian dunia yang berkomitmen terhadap inklusivitas. “Pengarusutamaan gender di tubuh
Polri adalah strategi kelembagaan. Ini memperkuat profesionalisme, membuka
jalan bagi Polwan menempati posisi strategis, dan menegaskan bahwa Polri
berkomitmen pada tata kelola keamanan yang adil, humanis, dan menghormati HAM,”
ujar Irjen Pol. Arradina Zessa Devy, salah satu senior Polwan RI, dalam
peluncuran program tersebut. Nominasi dibuka bagi Kepala
Satuan Kerja (Kasatker) dan Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil). Proses seleksi
tidak main-main. Para kandidat dinilai berdasarkan tiga kriteria utama: Kepemimpinan,
yaitu integritas, komitmen, dan inovasi dalam mendorong kesetaraan gender, Dampak,
yaitu sejauh mana kebijakan dan aksi nyata mereka memberi pengaruh positif di
internal maupun eksternal Polri, Keberlanjutan , yaitu upaya menjaga
konsistensi serta keberlanjutan program kesetaraan gender. Dewan juri terdiri dari
tokoh-tokoh kredibel lintas bidang, seperti Jaleswari Pramodhawardani (Kepala
Lab45), Choirul Anam (Komisioner Kompolnas), Ratna Batara Munti (Wakil Ketua
Komnas Perempuan), Nur Hasyim (Co-Founder Aliansi Laki-Laki Baru), serta Sonya
Hellen Sinombor (jurnalis senior). Proses nominasi dimulai sejak 19
Agustus 2025 melalui distribusi panduan teknis ke seluruh jajaran Polri.
Setelah itu, akan ada kampanye publik hingga 25 Agustus, pengumuman nominator
pada 1 September, serta visitasi lapangan 5–10 September 2025. Puncak acara akan digelar pada 24
September 2025, ditandai dengan malam penganugerahan dan peluncuran buku
“HeForShe Indonesia: Praktik Baik Menuju Kesetaraan”. Menurut Jaleswari Pramodhawardani,
penghargaan ini tidak hanya penting bagi Polri, tetapi juga menjadi praktik
baik yang bisa diadopsi oleh institusi lain, baik nasional maupun global.
“Polri telah menerjemahkan komitmen dalam aksi nyata. Ini bisa menjadi contoh
bagi lembaga lain di seluruh dunia,” ungkapnya. Sementara itu, Choirul Anam
menilai langkah ini akan meningkatkan kepercayaan publik.
“Pengakuan terhadap pemimpin Polri yang mendorong kesetaraan gender membuat
institusi ini lebih humanis dan akuntabel. Ini bukti Polri serius berbenah,”
jelasnya. Dari perspektif Komnas Perempuan,
Ratna Batara Munti menekankan pentingnya peran pimpinan laki-laki sebagai
pendukung strategis Polwan.
“Dengan penghargaan ini, pimpinan didorong menciptakan lingkungan kerja yang
aman dan bebas dari kekerasan. Ini vital untuk memperkuat peran Polwan,
terutama dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan,” tuturnya. Dukungan penuh datang dari UN
Women Indonesia melalui Dwi Yuliawati, Head of Programmes, yang menegaskan
bahwa kesetaraan gender bukan hanya urusan perempuan.
“Kesetaraan gender adalah tujuan bersama. Butuh keterlibatan semua pihak, baik
laki-laki maupun perempuan, untuk menciptakan lingkungan kerja kepolisian yang
inklusif dan adil,” ucapnya. Sebagai penanggung jawab
kegiatan, Kombes Pol. Bayu Dewantoro, Kabaggassus Robinkar SSDM Polri, menutup
dengan optimisme.
“Kami berharap para pemimpin Polri terus menjadi agen perubahan, memberi
inspirasi, dan kontribusi nyata. Proses penilaian akan ketat dan objektif,
sehingga pemenang benar-benar terbukti berdampak di lapangan,” jelasnya. Dengan inisiatif ini, Polri
semakin meneguhkan diri sebagai institusi modern dan inklusif, sejalan dengan
visi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam mewujudkan Polri
Presisi. Penulis : GF Editor : GF
21 Agu 2025, 06:10 WIT
Ditpolairud Polda Maluku Selamatkan 25 Warga Hunut dari Keramba Apung
Papuanewsonline.com, Ambon —
Gelombang rasa syukur dan lega menyelimuti warga Desa Hunut, Kecamatan Teluk
Ambon, setelah sebanyak 25 orang berhasil dievakuasi dari sebuah keramba apung
yang nyaris menjadi tempat terjebaknya puluhan nyawa. Aksi penyelamatan
dramatis itu dilakukan oleh Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara
(Ditpolairud) Polda Maluku pada Selasa (19/8), usai menerima laporan masyarakat
mengenai kondisi darurat tersebut. Di bawah pimpinan Direktur
Ditpolairud Kombes Pol Handoyo Santoso, S.I.K., M.Si., tim bergerak cepat
dengan mengerahkan kapal patroli menuju lokasi. Situasi mendesak mengingat di
antara korban terdapat anak-anak, balita, hingga seorang lansia berusia 72
tahun yang membutuhkan penanganan segera. “Keselamatan jiwa masyarakat
adalah hukum tertinggi. Sesuai arahan Bapak Kapolda Maluku, kami berkomitmen
untuk memberikan respons cepat dalam setiap kondisi darurat,” tegas Kombes
Handoyo kepada awak media. Proses evakuasi berlangsung penuh
kewaspadaan. Petugas Ditpolairud secara bertahap memindahkan korban dari
keramba apung ke kapal patroli. Balita berusia 3 tahun dan seorang lansia
langsung dievakuasi lebih dulu. Begitu tiba di darat, keduanya dilarikan ke Rumah
Sakit Ottoquik Passo untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, warga lainnya
dibawa menuju Markas Komando (Mako) Ditpolairud Lateri. Di sana mereka menerima
pertolongan lanjutan, termasuk pemeriksaan kesehatan, logistik, dan
pendampingan psikologis ringan. Kombes Handoyo menjelaskan,
operasi penyelamatan ini juga melibatkan koordinasi intensif dengan instansi
terkait. Tujuannya adalah memastikan kebutuhan warga pasca-evakuasi dapat
segera ditangani dengan baik. “Kami mengimbau masyarakat untuk
tidak ragu menghubungi aparat keamanan terdekat jika menghadapi situasi
darurat. Kehadiran Polri adalah untuk melindungi, mengayomi, dan melayani
masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah pesisir dan perairan,”
tambahnya. Aksi cepat Ditpolairud ini
menjadi bukti bahwa peran Polri tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi
juga menyentuh aspek kemanusiaan secara langsung. Dengan medan geografis Maluku
yang sebagian besar berupa laut, kemampuan dan kesiapsiagaan aparat kepolisian
laut menjadi sangat vital. Keberhasilan evakuasi ini pun
diapresiasi oleh warga Desa Hunut yang merasa terbantu dengan hadirnya aparat
di saat krisis. “Kami sangat berterima kasih kepada polisi. Kalau tidak segera
ditolong, entah apa yang akan terjadi pada kami,” ujar seorang warga dengan
mata berkaca-kaca. Penulis : GF Editor : GF
21 Agu 2025, 06:03 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru