logo-website
Sabtu, 27 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Maxim Gelar English Brain Game Perdana di Papua, Pelajar Sorong Antusias Adu Kemampuan Papuanewsonline.com, Sorong — Perusahaan layanan transportasi online Maxim bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya sukses menggelar kompetisi cerdas cermat berbahasa Inggris bertajuk “Maxim Quiz: English Brain Game” di Kota Sorong. Kegiatan ini menjadi ajang perdana Maxim di Tanah Papua setelah sebelumnya diselenggarakan di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Denpasar, Makassar, dan Ambon.Kompetisi yang berlangsung di Auditorium Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong tersebut diikuti lebih dari 80 siswa-siswi dari berbagai SMA dan SMK sederajat di Kota Sorong. Para peserta tampak antusias mengikuti perlombaan yang dirancang untuk mengasah kemampuan akademik, berpikir kritis, serta keterampilan berbahasa Inggris.Head of Subdivision Maxim Sorong, Fandi Usman, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Maxim terhadap dunia pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda di Papua Barat Daya.“Melalui kompetisi ini, Maxim berupaya menumbuhkan semangat belajar sekaligus meningkatkan rasa percaya diri para siswa melalui konsep perlombaan yang interaktif dan menyenangkan. Maxim percaya bahwa setiap anak memiliki potensi besar yang dapat berkembang apabila diberikan kesempatan untuk belajar dan berekspresi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung generasi muda meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Fandi.Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kompetisi tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan generasi muda di Papua Barat Daya.“Papua Barat Daya memiliki potensi besar dari masyarakat hingga keindahan alamnya. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan siswa-siswi di bidang akademik terutama dalam keterampilan bahasa inggris, sangat terhormat Sorong bisa menjadi kota pertama di tanah papua yang berhasil menyelenggarakan Maxim Quiz ini,” ujar Ahmad Nausrau.Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari kalangan pendidik. Ketua MGMP Bahasa Inggris SMK Sorong, Ester Maji, mengaku bangga melihat antusiasme dan kemampuan para peserta selama kompetisi berlangsung.“Kami sangat senang karena ini untuk pertama kalinya digelar di Kota Sorong dan melihat antusias peserta yang luar biasa. Saya sangat berharap kedepannya anak-anak di sini bisa terus berkembang dan bisa go international untuk menunjukan potensi mereka,” ucap Ester.Ajang “Maxim Quiz: English Brain Game” juga mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Dinas Perhubungan Kota Sorong, serta Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat Daya. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang positif bagi pengembangan pendidikan dan kreativitas generasi muda Papua.Selama kompetisi berlangsung, para peserta beradu cepat menjawab pertanyaan pengetahuan umum dan bahasa Inggris dengan penuh semangat. Selain menguji kemampuan akademik, perlombaan ini juga melatih peserta untuk berkomunikasi secara kritis dan terstruktur menggunakan bahasa Inggris.Dalam kompetisi tersebut, Tim A SMA Averos Kota Sorong berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua diraih Tim A SMK Negeri 1 Sorong, sementara Tim B SMK Negeri 1 Sorong menempati posisi ketiga. Para pemenang mendapatkan hadiah berupa saldo Maxim jutaan rupiah serta berbagai bingkisan menarik dari pihak penyelenggara. Ke depan, Maxim berencana terus menghadirkan berbagai kompetisi dan kegiatan edukatif serupa di lebih banyak wilayah Indonesia, termasuk kota-kota lain di Papua. Melalui program tersebut, Maxim berharap semakin banyak pelajar yang mampu mengembangkan potensi diri, meningkatkan keterampilan, dan membangun semangat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. (GF) 13 Mei 2026, 11:07 WIT
PT Freeport Indonesia: 10 Tahun Berkontribusi, Serap Tenaga Kerja dan Dorong Ekonomi Lokal Papua Papuanewsonline.com, Jayapura – Selama lima hingga sepuluh tahun terakhir, kehadiran PT Freeport Indonesia (PTFI) membawa perubahan nyata bagi masyarakat sekitar wilayah operasi, meliputi Distrik Mimika Timur, Kuala Kencana, hingga Tembagapura. Kemajuan ini terlihat dari bertambahnya lapangan kerja serta kemudahan akses layanan pendidikan dan kesehatan.Data perusahaan menunjukkan persentase tenaga kerja asal Papua kini mencapai 40,9 persen, terus bertambah setiap tahunnya dan menduduki berbagai posisi mulai dari teknis hingga manajerial.Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyebut angka ini sebagai hasil membanggakan dari komitmen investasi jangka panjang di bidang pendidikan dan pelatihan. Dampak ekonomi juga dirasakan pelaku usaha lokal; dalam satu dekade lebih dari 400 pengusaha telah bermitra dan berkembang di sektor jasa, perdagangan, pertanian, hingga perbengkelan. Grasella Kunong, salah satu pengusaha, mengaku usahanya tumbuh pesat lewat program pemberdayaan, bahkan kini mampu merekrut tenaga kerja dari lingkungan sekitar.Tak hanya ekonomi, dukungan besar disalurkan ke sektor sosial. PTFI membangun dan merenovasi fasilitas pendidikan dari PAUD hingga SMA, serta menyediakan beasiswa bagi pelajar berprestasi. Di bidang kesehatan, berjalan program pencegahan penyakit dan perbaikan fasilitas kampung, disertai pembangunan infrastruktur jalan yang membuka akses wilayah terisolir. “Kesehatan dan pendidikan adalah fondasi masa depan; kami bangun program ini secara berkelanjutan,” tegas Tony.Segala langkah ini ditempuh agar manfaat keberadaan perusahaan dirasakan langsung masyarakat dan melahirkan kemandirian ekonomi daerah. Penulis: Jid Editor: GF 13 Mei 2026, 10:28 WIT
Satgas TMMD Kodim Mimika Edukasi Siswa SDN Naena Keakwa Bahaya Narkoba dan Lem Aibon Papuanewsonline.com, Timika – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1710/Mimika melaksanakan penyuluhan hukum dan edukasi bahaya penyalahgunaan zat berbahaya di SDN Naena Keakwa, Distrik Mimika Tengah, Senin (11/5/2026). Kegiatan ini ditujukan bagi para siswa agar mendapatkan pemahaman yang benar sejak dini mengenai dampak buruk narkoba maupun penyalahgunaan lem Aibon, sekaligus upaya strategis mencegah generasi muda terjerumus ke dalam pergaulan yang merusak masa depan dan masa depan daerah.Dalam pemaparan materinya, Sertu Azwar dan anggota Satgas menjelaskan secara rinci pengertian, jenis-jenis narkoba, dampak kerusakan bagi kesehatan fisik dan mental, hingga cara menolak serta menghindari lingkungan berisiko. Tak hanya itu, materi juga membahas bahaya lem Aibon yang sering disalahgunakan anak-anak. Dijelaskan bahwa menghirup uap lem secara berlebihan dapat merusak fungsi otak permanen, mengganggu pertumbuhan, mengubah perilaku, hingga menghambat prestasi belajar dan masa depan anak didik.“Pemahaman sejak dini sangat penting. Kami ingin siswa paham bahwa satu kali saja mencoba bisa menghancurkan segalanya. Ini bentuk kepedulian kami menjaga generasi penerus Mimika dari ancaman narkoba dan kenakalan remaja,” ujar Sertu Azwar. Ia berharap ilmu yang disampaikan bisa diterapkan siswa dan disebarkan kembali kepada teman maupun keluarga agar manfaatnya lebih luas lagi dirasakan di tengah masyarakat.Kepala Sekolah SDN Naena Keakwa, Agustina Hermatang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas kegiatan yang sangat bermanfaat ini. “Edukasi ini menambah wawasan anak-anak agar lebih berhati-hati memilih pergaulan dan terhindar dari bahaya,” ucapnya.  Penulis: Jid Editor: GF 12 Mei 2026, 20:50 WIT
Kabid Propam Polda Maluku Pimpin Uji Mental Ideologi Akpol 2026 Papuanewsonline.com, Ambon – Polda Maluku terus memperkuat komitmen membangun sumber daya manusia (SDM) Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas melalui proses seleksi calon Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 yang bersih dan transparan.Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) Uji Asesmen Mental Ideologi dan Penelusuran Mental Kepribadian (PMK) seleksi penerimaan terpadu Taruna-Taruni Akpol T.A. 2026 yang digelar di SMA Negeri 2 Ambon, Senin (11/5/2026).Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol. Indera Gunawan, S.I.K., selaku Ketua Bidang CAT Asesmen Mental Ideologi dan PMK, didampingi Karo SDM Polda Maluku selaku Ketua Panitia Daerah serta tim pengawas internal dan eksternal.Dalam arahannya, Kabid Propam menegaskan bahwa tahapan asesmen mental ideologi dan kepribadian merupakan bagian penting dalam membentuk calon perwira Polri yang tidak hanya cerdas secara akademik dan tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas, loyalitas, dan karakter kebangsaan yang kuat.“Seleksi ini menjadi bagian dari upaya Polri membangun SDM unggul menuju Polri Presisi. Kami ingin memastikan bahwa calon perwira yang terpilih nantinya benar-benar memiliki integritas, loyalitas kepada NKRI, serta kepribadian yang baik,” tegas Kombes Pol. Indera Gunawan.Ia menekankan bahwa pengawasan internal terhadap seluruh tahapan seleksi terus diperkuat guna memastikan proses rekrutmen berjalan objektif, profesional, dan bebas dari praktik-praktik yang dapat mencederai prinsip rekrutmen Polri yang bersih.“Kami tidak memberikan ruang terhadap praktik kecurangan, titipan, maupun intervensi dalam bentuk apa pun. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan hasil yang diperoleh secara objektif,” ujarnya.Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas, pelaksanaan ujian diawasi secara ketat oleh pengawas internal dari Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku. Selain itu, Polda Maluku juga melibatkan pengawas eksternal dari Pranata Laboratorium Pendidikan Politeknik Negeri Ambon guna memastikan sistem CAT berjalan aman, transparan, dan bebas kendala teknis.Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi selaku Ketua Panitia Daerah menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi penerimaan Akpol dilaksanakan dengan berpedoman pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta sistem clear and clean.“Polda Maluku berkomitmen menghadirkan proses seleksi yang transparan dan akuntabel untuk melahirkan calon-calon perwira Polri yang profesional, humanis, dan mampu menjawab tantangan tugas kepolisian ke depan,” ungkapnya.Menurutnya, pembangunan SDM Polri yang Presisi harus dimulai sejak proses rekrutmen sehingga institusi Polri dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin masa depan yang dipercaya masyarakat.Sebanyak 30 calon siswa Taruna dan Taruni Akpol mengikuti tahapan CAT Uji Asesmen Mental Ideologi dan PMK dengan tertib dan penuh antusias. Seluruh peserta mengikuti proses seleksi sesuai mekanisme dan standar yang telah ditetapkan panitia pusat maupun daerah.Hingga kegiatan berakhir, pelaksanaan seleksi di SMA Negeri 2 Ambon berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. PNO-12 11 Mei 2026, 22:11 WIT
Wakapolda Maluku Komitmen Seleksi Akpol Berjalan Bersih dan Transparan Papuanewsonline.com, Ambon - Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., meninjau langsung pelaksanaan hari kedua Uji Akademik seleksi Penerimaan Terpadu Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di SMA Negeri 2 Ambon, Sabtu (9/5/2026).Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan transparan, objektif, dan akuntabel sebagai bagian dari komitmen Polda Maluku dalam mewujudkan rekrutmen Polri yang bersih dan berintegritas.Turut mendampingi Wakapolda Maluku dalam kegiatan tersebut antara lain Karo SDM Polda Maluku, Kabid TIK Polda Maluku selaku Ketua Bidang CAT Uji Akademik, Kabag Dalpers Biro SDM Polda Maluku, serta panitia dan pengawas internal seleksi.Dalam kesempatan itu, Wakapolda Maluku menegaskan bahwa seluruh proses seleksi penerimaan Taruna-Taruni Akpol dilaksanakan secara profesional dengan pengawasan ketat dari unsur internal maupun eksternal guna menjamin setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan kompetensi masing-masing.“Kami memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan bersih, transparan, dan akuntabel. Tidak ada ruang bagi praktik kecurangan maupun intervensi dalam proses rekrutmen anggota Polri,” tegas Brigjen Pol. Imam Thobroni.Menurutnya, pengawasan berlapis yang dilakukan merupakan bentuk keseriusan Polri dalam menjaga integritas proses rekrutmen sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.“Rekrutmen Polri harus mampu melahirkan calon-calon perwira yang berkualitas, berintegritas, dan siap menjadi bagian dari SDM Polri Presisi di masa depan,” ujarnya.Wakapolda juga menekankan bahwa prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) terus menjadi pedoman utama dalam seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri di lingkungan Polda Maluku.Sementara itu, Karo SDM Polda Maluku selaku Ketua Panitia Daerah menyampaikan bahwa seluruh mekanisme seleksi dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia pusat dengan pengawasan yang ketat dan terbuka.“Kami berkomitmen menjaga proses seleksi tetap objektif dan profesional sehingga peserta yang lolos nantinya benar-benar merupakan calon terbaik hasil seleksi yang murni dan berkualitas,” ungkapnya.Dari total 33 peserta yang terdaftar mengikuti Uji Akademik Akpol Tahun Anggaran 2026, sebanyak 31 calon siswa hadir mengikuti ujian, sementara dua peserta lainnya dinyatakan tidak hadir.Seluruh rangkaian kegiatan turut diawasi oleh pengawas internal dari Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku serta melibatkan pengawas eksternal guna memastikan proses seleksi berlangsung sesuai prinsip transparansi dan profesionalisme.Rangkaian seleksi Taruna-Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 di Polda Maluku masih akan berlanjut dengan tahapan berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia pusat.Di akhir peninjauan, Wakapolda Maluku mengimbau seluruh peserta agar menjaga kesehatan, disiplin, dan mempersiapkan diri secara maksimal dalam menghadapi tahapan seleksi selanjutnya. PNO-12 11 Mei 2026, 22:02 WIT
TNI AL dan Kampung Nawaripi Sukseskan Program KKRI, Cetak Generasi Muda Berkarakter Papuanewsonline.com, Timika – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Timika bersama Pemerintah Kampung Nawaripi sukses menggelar kegiatan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Lamal Timika, Minggu (10/5/2026). Program pembinaan karakter ini merupakan amanat Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, serta memiliki semangat cinta tanah air yang tinggi. Kegiatan ini diikuti para pelajar dari berbagai sekolah di antaranya SMAN 1, SMAN 6, SMA Santa Maria, SMA Taruna, dan SMK Yapis Mimika.Komandan Lanal Timika, Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, S.H., M.Tr.Opsla., menjelaskan KKRI menjadi wadah strategis menanamkan nilai kebangsaan dan persatuan. Para peserta dibekali materi baris-berbaris, wawasan kebangsaan, pembentukan karakter, serta kebersamaan lintas suku dan budaya. “Tujuannya agar anak-anak bangsa saling menyayangi, bersatu, dan bersinergi demi kemajuan Indonesia,” ujarnya. Kegiatan juga melibatkan kunjungan edukatif ke kawasan wisata Nawaripi Mile-21 untuk menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab menjaga kelestarian alam.Kepala Kampung Nawaripi sekaligus Ketua DPC APDESI Mimika, Norman Ditubun, menyampaikan dukungan penuh pemerintah kampung terhadap program ini. Ia menilai kegiatan ini berdampak positif dalam membangun kedisiplinan, nasionalisme, dan kepedulian sosial di kalangan remaja. Menurutnya, keterlibatan pemuda sejak dini sangat penting agar tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap masa depan bangsa serta lingkungan sekitar tempat tinggal mereka.“Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga melalui KKRI lahir generasi penerus yang tangguh, berkarakter kuat, dan setia menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Norman penuh harap. Ia berdoa agar nilai-nilai bela negara yang ditanamkan senantiasa melekat dalam diri setiap peserta, menjadi bekal berharga dalam membangun daerah dan negara di masa mendatang.  Penulis: Jid Editor: GF 11 Mei 2026, 20:52 WIT
Belum Ada Kejelasan, 11 SPPG Di Mimika Masih Berstatus Dihentikan Sementara Papuanewsoline.com, Timika – Wakil Bupati Mimika sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Emanuel Kemong, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian atau perkembangan terbaru terkait nasib 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diberhentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).Sebanyak delapan unit di antaranya terkendala masalah instalasi pengolahan air limbah, sedangkan tiga lainnya mengalami hambatan dari sisi administrasi. Kesebelasnya merupakan bagian dari total 18 SPPG yang beroperasi di wilayah ini.Menurut Emanuel Kemong, pihaknya terus melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik, namun keputusan akhir masih menunggu arahan resmi dari pihak yang berwenang. “Kami hanya membantu dalam pengawasan, koordinasi, dan evaluasi. Urusan teknis serta keputusan lebih lanjut sepenuhnya menjadi wewenang dan tanggung jawab BGN,” jelasnya (4/5/2026).Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua BGN Regional Papua Tengah, Nalen Situmorang, yang sebelumnya menyatakan bahwa hingga akhir April lalu belum ada petunjuk resmi yang diterima terkait tindak lanjut dari kasus ini. Semua pihak masih menunggu kebijakan yang akan ditetapkan guna memulihkan kembali layanan yang sangat dinantikan masyarakat.“Kami berharap proses penyelesaian ini dapat berjalan cepat dan lancar, agar layanan makanan bergizi bagi para siswa dapat segera berjalan kembali dengan baik. Semoga kendala yang ada segera terselesaikan demi manfaat pendidikan dan kesehatan anak-anak kita,” harap Emanuel Kemong.  Penulis: Jid Editor: GF 04 Mei 2026, 21:25 WIT
Euforia Kelulusan Dikeluhkan, Pelajar Lakukan Aksi Tidak Tertib Di Jalan Raya Papuanewsonline.com, Timika – Rasa syukur atas kelulusan yang dirayakan para siswa SMA di Kabupaten Mimika justru menimbulkan keluhan dari masyarakat. Pada Senin (4/5/26), sejumlah pelajar terlihat melakukan tindakan yang tidak tertib dan membahayakan saat melintas di Jalan Budi Utomo. Mereka yang mengenakan seragam penuh coretan bergerak berkelompok menggunakan sepeda motor dengan cara berkendara yang sembarangan.Perilaku tersebut dinilai sangat berisiko, mengingat banyak di antara mereka yang tidak menggunakan helm sesuai standar dan memodifikasi kendaraan dengan knalpot yang berisik. Aksi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang merugikan banyak pihak.Saleh, salah satu warga sekaligus pengemudi ojek, menyampaikan kekesalannya namun tetap berharap hal ini menjadi pelajaran. “Boleh saja bersuka cita, tapi harus tetap menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. Sebaiknya perayaan dilakukan dengan cara yang positif, misalnya berkumpul bersama keluarga atau mempersiapkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.Warga juga meminta pihak sekolah untuk terus mengingatkan dan membimbing para siswa, serta mengharapkan peran aktif Satuan Lalu Lintas untuk melakukan penertiban di lapangan.“Semoga ke depannya, setiap momen bahagia seperti ini dapat dirayakan dengan cara yang terpuji, aman, dan tidak menimbulkan keresahan bagi lingkungan sekitar,” harap warga.  Penulis: Jid Editor: GF 04 Mei 2026, 21:21 WIT
55 Lulusan SMKS Yapis TIK Mimika Dilepas, Siap Berperan Menuju Indonesia Emas 2045 Papuanewsonline.com, Timika – Sebanyak 55 siswa-siswi kelas XII SMKS YAPIS Teknologi Informasi dan Komunikasi Mimika resmi mengikuti acara penamatan dan pelepasan Angkatan XIV Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin (04/05/26). Berlangsung khidmat di Hotel Horison Diana, kegiatan ini mengusung tema “Generasi Muda yang Bertaqwa, Adaptif, Unggul, dan Berbudaya Saing Menuju Indonesia Emas 2045”, serta dihadiri oleh orang tua siswa, dewan pengajar, pengurus yayasan, perwakilan pemerintah daerah, instansi terkait, dan mitra kerja sekolah yaitu Telkomsel (04/05/26)Momen ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan sekaligus awal perjalanan baru yang penuh harapan dan tantangan bagi para lulusan.Ketua Yayasan Islam Mimika, Muhammad Saad Lausiri, dalam sambutannya mengingatkan para siswa untuk senantiasa menjaga nama baik almamater dan menjadikan belajar sebagai kebiasaan seumur hidup. Sementara itu, mewakili Bupati Mimika, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Fransiskus Bokeyau, menyampaikan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak penting menuju kehidupan yang lebih luas. Ia memberikan apresiasi kepada sekolah yang telah berperan mencetak generasi berkarakter dan kompeten, serta mengucapkan terima kasih kepada para pendidik atas dedikasi dan orang tua atas dukungan yang diberikan.Kepada para lulusan, disampaikan bahwa kelulusan bukanlah titik akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Sebagai lulusan SMK yang memiliki keahlian khusus, mereka memiliki keunggulan untuk langsung berkarya di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mereka diharapkan terus mengasah kemampuan, bersikap jujur dan disiplin, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan yang akan ditemui di masa depan.Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang pendidikan dan teknologi. Para lulusan diyakini memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak kemajuan daerah.Harapannya, ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dapat menjadi bekal berharga untuk meraih cita-cita sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Mimika, bangsa, dan negara ke depannya.  Penulis: Andi Ilham Editor: GF 04 Mei 2026, 17:33 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT