logo-website
Jumat, 24 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Responsif dan Bergerak Cepat Satgas Yonif 641/Bru Evakuasi Warga Bolakme Yang Terluka Parah Papuanewsonline.com, Jayawijaya - Pos Bolakme Satgas Yonif 641/Bru mengevakuasi Ben tabuni (30 th) seorang warga yang terluka parah pada bagian jari kaki kiri akibat kecelakaan saat bekerja bertempat di Kampung Tagime, Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, (28/01/2025).Tim medis Pos Bolakme mengatakan bahwa evakuasi tersebut awalnya warga tersebut menuju Pos Bolakme untuk berobat, namun luka yang diderita korban cukup parah dan Mengingat peralatan medis di pos yang terbatas, pihak Pos Bolakme langsung menyarankan agar korban segera dirujuk ke rumah sakit Wamena untuk mendapat tindakan medis yang lebih intensif. Setelah itu langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk melakukan tindakan cepat agar korban segera ditangani, dan diputuskan untuk dirujuk ke RSUD Wamena.Dikarenakan jarak menuju RSUD wamena cukup jauh menggunakan jalur darat, personel Pos Bolakme Satgas Yonif 641/Bru segera berkoordinasi dengan pemilik Mobil yaitu salah satu warga kampung dalam rangka pelaksanaan evakuasi tersebut. Sementara itu, debis tabuni (25) selaku keluarga korban mengucapkan rasa terima kasih kepada personel Pos Bolakme Satgas Yonif 641/Bru yang sudah merespon cepat dan membantu proses evakuasi kelurganya. "Puji Tuhan, berkat pertolongan TNI dari Pos Bolakme, keluarga saya dapat segera di evakuasi. Semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak TNI semuanya," tuturnya. PNO-12 29 Jan 2025, 08:03 WIT
Temukan Alat Bukti, Penyidik Lanjutkan Penyidikan Kasus Korupsi Rumah Susun di Jakarta Papuanewsonline.com, Jakarta - Penyidik Kortastipidkor Polri terus menggali dugaan korupsi terkait pengukuran dan penjualan tanah untuk pembangunan rumah susun di Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat. Kasus yang melibatkan proyek Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Provinsi DKI Jakarta pada tahun anggaran 2015 ini diduga melibatkan suap kepada penyelenggara negara, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp 649,89 miliar. Penyidik kini mengembangkan penyidikan setelah menemukan dua alat bukti baru yang memperkuat dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang.Kepala Kortastipidkor, IJP Cahyono Wibowo, SH., MH, menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan dengan pemeriksaan terhadap saksi dan ahli, serta pengamanan sejumlah aset terkait kasus ini. "Kami terus mengusut tuntas perkara ini dengan transparansi dan akuntabilitas tinggi," ujar Cahyono.Selain itu, terkait dengan gugatan pra-peradilan yang diajukan oleh terdakwa RHI, Pengadilan Negeri Jakarta Barat telah mengeluarkan putusan pada 17 Januari 2025 yang menolak gugatan tersebut. Hakim tunggal dalam sidang tersebut memutuskan bahwa gugatan RHI tidak dapat diterima atau NO (Niet Ontvankelijke Verklaard) karena mengandung cacat formil. Hal ini menjadi sorotan, karena sebelumnya ada dua gugatan pra-peradilan yang diajukan oleh tersangka di pengadilan yang sama, meskipun Kortastipidkor berkedudukan di wilayah hukum Jakarta Selatan. Penyidik menyampaikan bahwa keputusan ini sangat penting untuk mencegah preseden yang bisa mempersulit proses hukum di masa mendatang. "Kami memastikan bahwa kasus ini akan terus berlanjut sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku," tambah Cahyono.Penyidik Kortastipidkor Polri menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini dan memastikan penegakan hukum yang bersih dan akuntabel dalam setiap tahap penyidikan. PNO-12 29 Jan 2025, 07:56 WIT
Ciptakan Senyum Damai, Personel Ops Damai Cartenz Menyapa Masyarakat Papua Papuanewsonline.com, Jayapura – Suasana tenang dan damai menyelimuti pinggiran Kota Jayapura pada Senin sore (27/01/2025). Di tengah aktivitas masyarakat, personel Ops Damai Cartenz-2025 hadir menyapa mama-mama Papua dan anak-anak setempat.Kehadiran mereka membawa pesan kedamaian dan kasih yang menyentuh hati.Bripka Victor Merani dan Brigpol Ita Sombo Allo, personel Ops Damai Cartenz-2025, dengan ramah menghampiri masyarakat. Dengan senyum hangat, mereka berinteraksi dengan mama-mama dan anak-anak Papua, menciptakan suasana penuh keakraban dan persahabatan.Antusiasme terlihat dari cara masyarakat menyambut mereka. Interaksi yang hangat ini menggambarkan pendekatan humanis Ops Damai Cartenz-2025 dalam upayanya menciptakan Papua yang damai dan harmonis.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 Kombes Pol. Yusuf Sutejo, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa Operasi Damai Cartenz-2025 bertujuan untuk membangun kedamaian dan keamanan di Papua."Ops Damai Cartenz-2025 hadir untuk Damaikan Papua. Pesannya jelas: Papua harus aman dan damai agar pembangunan di segala bidang dapat berjalan dengan baik. Dengan itu, harapan pemerintah untuk mewujudkan Papua yang maju dan sejahtera dapat tercapai," ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo.Melalui pendekatan humanis dan persuasif, Ops Damai Cartenz-2025 terus menjangkau masyarakat dengan pesan perdamaian. Harapannya, upaya ini mampu mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, sekaligus menciptakan fondasi yang kuat untuk masa depan Papua yang damai dan sejahtera. PNO-12 28 Jan 2025, 19:15 WIT
Wakapolda Papua Beserta Rombongan, Kunjungi Polsubsektor Pulau Liki Papuanewsonline.com, Sarmi – Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., melakukan lawatannya ke salah satu pulau terluar di Kabupaten Sarmi, yakni pulau Liki dan Pulau Armo, Senin (27/1/2025).Bertempat di Bandar Udara Sarmi, Wakapolda Papua berserta rombongan di sambut langsung oleh Kapolres Sarmi Kompol Suparmin, S.IP., MH., bersama PJU Polres Sarmi, kemudian Rombongan langsung menuju ke Mako Sat Polairud, dan selanjutnya berkunjung ke pulau Liki dan Pulau Armo menggunakan Kapal Polairud Polres Sarmi.Setibanya di Pulau Liki, Wakapolda Papua beserta rombongan disambut oleh Ondoafi Pulau Liki Bapak Godlif Teno bersama Istrinya.Dalam kunjungannya, Wakapolda Papua mengecek secara langsung dan memberikan motivasi kepada personel yang bertugas di kepulauan tersebut, agar optimal dalam memberikan pelayanan keamanan dan ketertiban kepada masyarakat.Sekedar diketahui, Pulau Liki dan Pulau Armo merupakan pulau terluar di Kabupaten Sarmi dan keberadaan Polsubsektor terjauh di jajaran Polres Sarmi yang berjarak kurang lebih 2 mil dari kota Sarmi, dan perbatasan dengan Samudra Pasifik.Dalam kunjungan tersebut, masyarakat senang karena Wakapolda Papua bisa bersilaturahmi dan bertatap muka."Saya selaku Ondoafi di sini serta mewakili masyarakat mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kedatangan Wakapolda Papua yang telah datang mengunjungi kami di Pulau Liki ini,” ujarnya Selanjutnya Wakapolda Papua bersama rombongan menikmati hidangan yang sudah disiapkan oleh warga Pulau Liki dan menikmati minuman kelapa muda yang terkenal dengan manisnya.Wakapolda Papua juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dengan cara menjadi polisi bagi diri sendiri dan keluarga.“Kita harus bersama menjaga keamanan dan ketertiban, karena ini menjadi tugas kita semua agar situasi nyaman dan damai dapat tercipta di lingkungan masyarakat,” tutur Wakapolda.Sebelum kembali ke kota Sarmi, rombongan disuguhkan dengan keindahan pulau kosong yang berada ditengah-tengah antara Pulau Liki dengan Pulau Armo, rombongan merasa takjub atas keindahan pulau kosong, dan setibanya di Pulau Armo, rombongan disambut oleh ikan Lumba-lumba yang mengelilingi disekitar kapal yang membawa rombongan Wakapolda Papua dan lumba-lumba tersebut hanya ada di Pulau Liki dan Pulau Armo. PNO-12 28 Jan 2025, 18:33 WIT
Waspada Kejahatan, Kabidhum Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua mengingatkan Masyarakat untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar tempat tinggal. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. menyampaikan ke seluruh Masyarakat Tanah Papua, terutama untuk orang tua, yakni untuk tidak membiarkan anak-anak bermain tanpa pengawasan, dan selalu meminta untuk memperhatikan orang yang tampak mencurigakan.“Orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga anak-anak mereka. Jangan mudah percaya dengan orang-orang di sekitar tanpa mengenali latar belakangnya, karena kejahatan bisa datang dari orang yang dekat,” Ungkap Kombes Benny, Senin (27/01/2025).Pesan ini disampaikan lantaran mengingat kasus Pelaku Pencabulan terhadap anak dibawah umur yang baru-baru ini sedang terjadi.“Dalam tiga bulan terakhir kedua korban sering berkunjung ke kamar kos milik terduga pelaku yang selanjutnya terjalin keakraban antara pelaku dan kedua korban,” jelasnya.Kabid Humas menambahkan, disaat korban bermain handphone di kamar pelaku kemudian pelaku berbaring di dekat korban lalu menggesek-gesek kemaluannya di celana bagian belakang korban.“Peristiwa tersebut kemudian diketahui pihak keluarga korban, dimana kedua korban dilecehkan sebanyak enam kali dalam kurun waktu November 2024 hingga Januari 2025,” tambah Kabid Humas.Polda Papua mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga anak-anak mereka dan segera melapor ke pihak berwajib jika menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar. Keamanan anak adalah tanggung jawab bersama. PNO-12 28 Jan 2025, 18:28 WIT
Peringati Isra Miraj, Satgas Yonif 641/Bru Bersama Dengan Masyarakat Eratkan Ukhuwah Islamiah Papuanewsonline.com, Jayawijaya - Personel Pos Kotis Walesi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 641/Bru bersama masyarakat Papua menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H tingkat Kabupaten Jayawijaya yang dilaksanakan di Masjid Al-Aqsa Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. (27/01/2025).Dansatgas Yonif 641/Bru Letkol Inf Aprianda S.H., M.Sc., beserta personel Pos Kotis Walesi menghadiri acara memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1446 Hijriyah yang bertema ‘’Melalui Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Bersama Kita Eratkan Ukhuwah Islamiah Dan Peningkatan Ibadah Serta Pelayanan Kepada Umat.’’Pengalaman ibadah di tengah terpaan digitalisasi mungkin membawa berbagai kesulitan dan godaan. Namun, hal ini juga memberi kita kesempatan untuk menemukan cara baru dalam beribadah, menggunakan teknologi sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT” ucap Dansatgas Yonif 641/Bru.Warga turut memenuhi Masjid Al-Aqsa Distrik Walesi, diharapkan melalui kegiatan ini Pos Kotis Walesi Satgas Pamtas Yonif 641/Bru dapat mempererat Tali silaturahmi dan ukuwah islamiyah bersama warga di wilayah penugasan, serta dapat menambah ilmu dan wawasan agama Islam demi meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.Mucsin asso (25 th) selaku Tokoh pemuda muslim walesi sangat mengapresiasi atas kerjasama TNI dengan Masyarakat Walesi. “Terimaksih Dansatgas Yonif 641/Bru karena telah hadir dalam acara ini dan terimakasih kepada anggota Pos Kotis Walesi yang telah membantu rangkaian kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW semoga kita semua dimudahkan dalam segala urusan,” Ucapnya. PNO-12 28 Jan 2025, 07:55 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Jalin Kedekatan Bersama Masyarakat Yalimo Papuanewsonline.com, Yalimo – Suasana sore di Kabupaten Yalimo berubah hangat ketika anggota Satgas Ops Damai Cartenz hadir dan berbaur bersama masyarakat setempat, Senin (27/1). Dengan senyum ramah dan dialog santai, mereka tidak hanya membangun kedekatan, tetapi juga membawa hadiah berupa satu bola kaki dan satu bola voli sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap aktivitas positif di daerah tersebut.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian anggota terhadap masyarakat di wilayah tugas mereka. Salah satu wujud nyata dari kegiatan ini adalah pemberian bantuan berupa satu bola kaki dan satu bola voli kepada masyarakat setempat.“Pemberian bola ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk dukungan kami terhadap aktivitas olahraga dan kebersamaan di Yalimo. Kami berharap masyarakat, terutama anak-anak muda, bisa lebih aktif dalam kegiatan positif,” ujar Kombes Yusuf.Selain menyerahkan bantuan, personel Satgas juga berinteraksi langsung dengan warga, mendengarkan masukan, serta berdiskusi ringan sembari memberikan imbauan Kamtibmas di Yalimo. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan percaya bahwa kehadiran kami di sini adalah untuk mendukung mereka, bukan hanya dari sisi keamanan, tetapi juga dalam pembangunan sosial,” tambahnya.Masyarakat yang hadir pun menyambut baik kegiatan ini. Mereka mengapresiasi inisiatif Satgas Ops Damai Cartenz yang tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga.Satgas Ops Damai Cartenz terus berkomitmen untuk menciptakan kedamaian dan keamanan di Papua melalui pendekatan yang humanis dengan masyarakat. PNO-12 28 Jan 2025, 07:47 WIT
Polres Buru Berhasil Gagalkan Penyelundupan 150 Karton Sianida Papuanewsonline.com, Buru Selatan - Aparat Polres Buru kembali berhasil menggagalkan penyelundupan bahan berbahaya dan beracun (B3) diduga jenis Sianida, Senin (27/1/2025).Bahan kimia berbahaya yang diamankan ini berjumlah 150 karton. Sianida tersebut diangkut menggunakan satu unit mobil truck dengan nomor polisi DE 8507 AU. Truck berisi ratusan B3 ini dicegat di dermaga feri Namlea, kabupaten Buru. Truck ini diketahui berangkat dari dermaga fery di kota Ambon.Saat diamankan, karton berisi Sianida ini tertempel nama perusahaan yaitu PT. Hon Chuan Indonesia, dengan costomer name PT. Sinar Sostro Mojokerto.Saat ini barang bukti ratusan karton B3 tersebut dan sopir truk telah diamankan di Polres Buru untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.Kepada polisi, sopir truk berinisial YT, 60 tahun, warga Kudamati Ambon, mengaku, barang tersebut diangkut dari kontainer di Pelabuhan Ambon. "Mobil truk anak saya dicarter untuk muat barang dari konteiner untuk dibawa ke Namlea, saya tidak tau isinya apa," kata YT kepada polisi.Sementara itu, Kasi Penmas Humas Polres Buru, Aipda M.Y.S. Djmaluddin, menjelaskan, penangkapan ini berawal saat dilaksanakan kegiatan rutin dari unit Opsnal Satreskrim Polres Buru bersama Polsek Namlea. Seperti biasanya, tim selalu melakukan pengecekan, patroli dan swiping di seputaran pelabuhan Namlea."Dalam kegiatan itu ditemukan 1 mobil truk berisi muatan yang terindikasi membawa B3 ke gunung botak, setelah itu, Satreskrim Polres Buru bersama Polsek Namlea langsung menggiring sopir dan mobil tersebut ke kantor. Dan saat dicek ternyata isinya bahan kimia beracun jenis CN atau sianida," ujar Jamal (Sapaan akrab Djamaludin)Penangkapan ini, kata Jamal, menambah daftar panjang keberhasilan Kapolres Buru, AKBP. Sulastri Sukidjang, SH., S.I.K., MM, dalam memberantas peredaran B3 di Kabupaten Buru."Sampai saat ini kasus tersebut masih terus dikembangkan. Untuk sopir truk juga masih dimintai keterangan di Polres Buru guna mengungkap siapa pemilik barang berbahaya tersebut," katanya. PNO-12 28 Jan 2025, 07:43 WIT
Tersangka Pengedar Obat Terlarang di Mimika Mengaku Dianiaya Oknum Polisi Dedi dan Anjas Papuanewsonline.com, Timika- Diduga Masih ada tindakan premanisme di Satuan  Narkoba Polres Mimika  dalam melakukan penegakan hukum.Bagaimana tidak, Empat Pelaku Penjual obat terlarang yang tangkap di Mimika beberapa waktu lalu, mengaku kalau  dianiaya secara tidak manusiawi oleh Oknum Polisi Satuan Narkoba Polres Mimika, atas nama Dedi dan Anjas." Kami berempat dianiaya oleh Pak Dedi dan Pak Anjas di dalam ruangan penyidik saat diperiksa, ini masih ada bukti luka memar dan lebam dibagian badan saya," ujar IS salah satu  tersangka didalam ruang tahanan Polres Mimika saat dijenguk Keluarga pada  Minggu (26/1/2025).IS menceritrakan saat diperiksa bersama tiga rekanya, mereka   dianiaya oleh dua Anggota atas nama Dedi dan Anjas.Kata IS, Anggota Sat Narkoba Polres Mimika Dedi dan Anjas melakukan penganiayaan terhadap mereka dengan cara memukul kepala dan leher menggunakan kepalan tangan, selaian itu menendang bagian perut dan bahu, bahkan menggunakan benda tumpul memukul sekujur tubuh para tersangka." Ini bahu saya tasalah, masih ada luka lebam dan memar disekujur tubuh kami, ini salah satu buktinya di paha dan betis saya masi ada tanda," ujar IS sambil menunjuk betisnya yang masi tergores dan memar.IS menyebutkan mereka mendapat perlakukan tidak manusiawi saat diperiksa. " Kami diperlakukan seperti teroris, diinjak, ditendang dan dipukul saat diperiksa dalam ruangan penyidik Satuan Narkoba," ucapnya.Menanggapi hal ini aktivis kemanusian Alvian Hamdani meminta Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman agar memberikan sangsi tegas terhadap anak buahnya sehingga dalam  Penegakan hukum mengedepankan prilaku yang  humanis  yang berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia, keadilan, dan pelayanan kepada masyarakat. " Harus gunakan  penegakan hukum yang humanis dalam tubuh Polri terutama di Timika Papua, dimana Penyidik harus Menghormati hak asasi manusia dan martabat manusia, Memberikan perhatian pada hak-hak korban dan tersangka, Polisi juga harus profesional Berorientasi pada pelayanan, dan Memperlihatkan diri sebagai teman, mitra, dan pelindung masyarakat, bukan main hakim sendiri seperti preman," ungkapnya.Sementara itu,  hingga berita ini dipublikasikan Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman belum dapat dikonfirmasi, Media ini sudah berusaha mengkonfirmasi lewat pesan singkat namun belum ada balasan.(Red) 26 Jan 2025, 22:02 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT