logo-website
Kamis, 02 Apr 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Papua Jadi Prioritas: Presiden Prabowo Minta Tanam Sawit untuk Swasembada Energi dan Pangan Papuanewsonline.com, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah menjadikan Papua sebagai wilayah prioritas dalam agenda swasembada energi dan pangan nasional. Penekanan tersebut disampaikan dalam rapat percepatan pembangunan Papua yang digelar di Istana Negara, Selasa (16/12/2025), bersama para kepala daerah se-Papua dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua.Dalam arahannya, Presiden mendorong pengembangan perkebunan kelapa sawit di Papua sebagai sumber energi berbasis bahan bakar nabati. Selain sawit, komoditas tebu dan singkong juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku etanol guna memperkuat ketahanan energi nasional.Presiden Prabowo menegaskan bahwa strategi tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi Papua, melainkan juga menjadi bagian dari agenda besar nasional agar seluruh wilayah Indonesia mampu mencapai swasembada pangan dan energi dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Kemandirian produksi dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas nasional.Ia juga menekankan pentingnya kemandirian pangan hingga ke tingkat daerah. Menurut Presiden, upaya menjaga keamanan pangan tidak cukup hanya dilakukan secara nasional, tetapi juga harus diwujudkan di tingkat provinsi hingga kabupaten agar distribusi dan ketahanan pangan lebih merata dan berkelanjutan.Selain itu, Presiden menyoroti pentingnya pengamanan aset negara agar dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. Pemerintah, menurutnya, terus melakukan evaluasi terhadap regulasi yang ada dan mengambil langkah strategis agar kekayaan negara tidak bocor dan benar-benar digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Pengembangan perkebunan dan energi terbarukan tersebut juga dilatarbelakangi oleh tingginya anggaran impor bahan bakar minyak yang selama ini membebani keuangan negara. Presiden menilai pemanfaatan potensi lahan di Papua dan daerah lain dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menekan ketergantungan impor.Dalam paparannya, Presiden Prabowo menyebutkan bahwa penghematan anggaran dari pengurangan impor energi dapat mencapai ratusan triliun rupiah per tahun, terutama jika pengembangan sawit, singkong, dan tebu didukung oleh sumber energi terbarukan seperti tenaga surya dan tenaga air.Ia menggambarkan besarnya manfaat ekonomi yang dapat dirasakan daerah apabila target tersebut tercapai, termasuk peluang pemerataan pembangunan hingga ke tingkat kabupaten, yang pada akhirnya akan memperkuat fondasi ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.Presiden berharap kebijakan ini dapat menjadi titik balik bagi kemandirian ekonomi Indonesia sekaligus membawa perubahan signifikan bagi Papua sebagai bagian penting dari masa depan pembangunan nasional.Penulis: JidEditor: GF 17 Des 2025, 17:59 WIT
Dinas Perikanan Mimika Luncurkan “Si Cantik Mimika”, Dorong Digitalisasi Layanan budidaya Ikan Papuanewsonline.com, Timika — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perikanan resmi meluncurkan website layanan digital bertajuk “Si Cantik Mimika”, Rabu (17/12/2025). Peluncuran yang berlangsung di Hotel Front One, Jalan Hasanuddin, Timika, ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat digitalisasi layanan perikanan, khususnya dalam penerbitan Tanda Daftar Bagi Pembudidaya Ikan (TDPIK).Peluncuran website tersebut dilakukan oleh Inosensius Yoga Pribadi yang mewakili Bupati Mimika. Platform ini dirancang untuk memastikan penetapan persyaratan dan prosedur penerbitan TDPIK berjalan secara jelas, terukur, dan mudah diakses oleh para pembudidaya ikan di Kabupaten Mimika.Dalam sambutannya, Yoga menegaskan bahwa kehadiran “Si Cantik Mimika” merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan reformasi birokrasi serta mendorong penerapan digitalisasi layanan publik di sektor perikanan. Inovasi ini diarahkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.Ia menjelaskan bahwa pengembangan platform digital tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati Mimika dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya pembudidaya ikan sebagai pelaku utama sektor perikanan daerah.Website “Si Cantik Mimika” dikembangkan sebagai sistem terintegrasi yang mencakup pendataan, pencatatan, hingga dukungan pemasaran secara daring. Sistem ini dirancang agar dapat diakses dengan mudah oleh pemerintah daerah, pembudidaya ikan, maupun masyarakat umum, sehingga seluruh proses berjalan lebih terbuka dan terkontrol.Melalui platform ini, pemerintah daerah juga berharap dapat meningkatkan kualitas tata kelola sektor perikanan, memperkuat akuntabilitas kinerja, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan perikanan yang berbasis data akurat dan terkini.Yoga menegaskan bahwa “Si Cantik Mimika” bukan sekadar aplikasi layanan, melainkan representasi komitmen pemerintah daerah dalam membangun Mimika melalui inovasi, integritas, dan efisiensi pelayanan publik. Kehadiran platform ini diharapkan mampu memangkas proses administratif yang selama ini dinilai berbelit.Pasca peluncuran, website tersebut akan terus dikembangkan dan disosialisasikan secara luas kepada seluruh pembudidaya ikan di Kabupaten Mimika agar pemanfaatannya optimal dan berkelanjutan.Dengan sistem pendataan yang lebih tertib dan valid, pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan pembinaan, perencanaan program, perluasan akses pasar digital, serta pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi pengembangan sektor perikanan Mimika.Penulis: JidanEditor: GF 17 Des 2025, 17:53 WIT
Presiden Prabowo Terima Laporan KEPP OKP, Paparkan Peta Jalan Pembangunan Papua Papuanewsonline.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menerima laporan resmi dari Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP OKP), Velix Wanggai, di Istana Negara, Selasa (16/12/2025). Pertemuan tersebut membahas arah kerja kelembagaan, agenda strategis, serta peta jalan percepatan pembangunan Papua secara terstruktur dan berkelanjutan.Dalam laporannya, Velix menekankan pentingnya kolaborasi intensif antara pemerintah pusat, KEPP OKP, dan seluruh kepala daerah di Tanah Papua. Koordinasi tersebut disebut telah dibangun secara konsisten melalui komunikasi formal maupun informal untuk memastikan kebijakan pembangunan berjalan selaras dan responsif terhadap kebutuhan daerah.Ia juga menegaskan bahwa Papua tidak dapat terus dilihat semata dari sudut pandang ketertinggalan. Papua diposisikan sebagai wilayah strategis yang memiliki peran penting dalam masa depan ekonomi nasional, ketahanan energi, ketahanan pangan, serta posisi Indonesia di kawasan Pasifik dalam konteks geopolitik dan geoekonomi.KEPP OKP memaparkan sejumlah agenda prioritas yang menjadi fokus kerja ke depan. Agenda pertama adalah penguatan program quick wins yang berakar pada budaya dan karakter lokal melalui konsep “asta cita rasa Papua”, yang dirancang untuk mendorong pembangunan berbasis kearifan lokal.Salah satu program konkret yang disiapkan adalah pembangunan 2.572 Sekolah Penggerak Pertanian Gizi (SPPG). Program ini dirancang melibatkan peran gereja sebagai simpul sosial, dengan tujuan memperkuat ekonomi jemaat, kampung, serta mendorong sirkulasi ekonomi lokal yang berkelanjutan.Agenda berikutnya diarahkan pada penguatan perlindungan sosial yang berpihak kepada orang asli Papua. Program ini mencakup bantuan langsung tunai, perluasan cakupan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan secara universal, serta penguatan jaminan sosial sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat.Selain aspek sosial, KEPP OKP juga mendorong penguatan ekonomi lokal melalui penetapan satu produk unggulan di setiap kabupaten dan kota. Upaya ini dipadukan dengan pembentukan kawasan ekonomi strategis baru di Biak, Pegunungan Bintang, Merauke, dan Kaimana, guna membuka ruang investasi dan pertumbuhan ekonomi kawasan.Velix turut memaparkan peta jalan pembangunan lima tahun yang disusun secara bertahap. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diposisikan sebagai fondasi awal, diikuti penguatan investasi lokal pada 2027, penyempurnaan sistem perlindungan sosial pada 2028, serta konsolidasi kebijakan menjelang tahun politik 2029.Paparan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan percepatan pembangunan Papua berjalan terarah, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat, dengan menjadikan Otonomi Khusus sebagai instrumen strategis pembangunan jangka panjang.Penulis: Jidan Editor: GF   17 Des 2025, 17:51 WIT
Ops Damai Cartenz Bukan Hanya Keamanan – Dukung Ekonomi Lokal Papua dengan Beli Produk Asli Papuanewsonline.com, Timika – Personel Operasi Damai Cartenz-2025 menunjukkan kepedulian nyata terhadap perekonomian masyarakat lokal melalui pembelian produk asli Papua. Pada Selasa sore (16/12/225), Satgas Humas yang dipimpin oleh Iptu I Gde Pradana Sthirabudhi mengunjungi beberapa titik usaha di Timika, sebagai bagian dari pendekatan humanis yang menjadi prioritas dalam pelaksanaan tugas di tanah Papua. Kegiatan ini dilakukan dengan mengunjungi langsung para perajin dan pedagang lokal. Rombongan pertama kali mampir ke Jalan SP 5, kawasan yang dikenal sebagai pusat pembuatan tas noken khas Papua, kemudian melanjutkan ke kawasan Jalan Belibis atau Bundaran Emeneme. Di lokasi pertama, mereka berinteraksi erat dengan kelompok pengrajin yang dipimpin Elsa Nawiyuta (Mama Elsa), membeli tas anyaman tangan dan patung kecil khas Papua. Kehadiran aparat disambut dengan hangat dan akrab oleh para pedagang wanita lokal. Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi pembangunan hubungan baik dengan masyarakat. “Kehadiran kami tidak hanya fokus pada aspek keamanan semata. Melalui pembelian produk lokal yang sederhana namun bermakna, kami ingin memberikan dukungan nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah,” ucapnya. Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan pandangan serupa. “Kami hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kehidupan sosial dan ekonomi seluruh rakyat Papua,” katanya. Satgas Ops Damai Cartenz-2025 kembali menegaskan komitmennya untuk tetap mengedepankan pendekatan yang persuasif dan penuh rasa kemanusiaan, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi demi mewujudkan Papua yang aman, damai, dan makmur.   Penulis: Jid Editor: GF 17 Des 2025, 17:32 WIT
Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Bangun Jembatan Darurat di Aceh Singkil Papuanewsonline.com, Aceh Singkil - Kepolisian Daerah Aceh melalui personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Aceh bersama personel Kodim Aceh Singkil, Polres Aceh Singkil, serta Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Bangun Jembatan Darurat di Aceh Singkil setempat melaksanakan kegiatan pembuatan jembatan darurat di Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, Senin (15/12/2025).Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K. menjelaskan bahwa pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan sebagai respons cepat terhadap kondisi infrastruktur yang rusak, guna memastikan kembali kelancaran akses transportasi dan aktivitas masyarakat setempat.“Pembuatan jembatan darurat ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar mobilitas dan roda perekonomian dapat kembali berjalan, sekaligus sebagai bentuk kehadiran negara melalui sinergi TNI–Polri dan masyarakat dalam penanganan dampak bencana maupun kondisi darurat,” ujar Kombes Pol Joko Krisdiyanto.Kegiatan yang dimulai pada pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin oleh Komandan Peleton V Kompi 2 Batalyon C Pelopor, Bripka Muzlian, dengan melibatkan berbagai unsur terkait serta partisipasi aktif warga setempat.Menurutnya, kolaborasi lintas sektor ini mencerminkan semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI–Polri dengan rakyat, khususnya dalam membantu masyarakat di wilayah yang terdampak keterbatasan sarana dan prasarana.“Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kami mengapresiasi peran aktif seluruh pihak, terutama masyarakat yang turut bergotong royong dalam pembangunan jembatan darurat ini,” tambahnya.Polda Aceh berkomitmen untuk terus hadir dan berperan aktif dalam setiap upaya kemanusiaan, serta mendukung percepatan pemulihan kondisi masyarakat melalui kerja sama dan sinergi dengan seluruh elemen."tutup Joko." PNO-12 17 Des 2025, 12:48 WIT
Polri Kembali Salurkan 2,1 Ton Bantuan Logistik Ke Aceh Tengah Papuanewsonline.com, Banda Aceh - Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Baharkam Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana alam di Aceh. Sebanyak 2,1 ton bantuan logistik bencana kembali diberangkatkan menuju Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tengah, Senin (15/12/2025).Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K. menjelaskan bahwa proses pencatatan, pengamanan, dan pendistribusian bantuan tersebut dilaksanakan oleh personel Liaison Officer (LO) Polda Aceh Posko Bencana Bandara Kualanamu, bekerja sama dengan Posko Sumatera Utara sebagai penanggung jawab pengamanan dan distribusi logistik di Bandara Kualanamu.“Bantuan logistik dari Baharkam Polri ini diberangkatkan menggunakan pesawat Polri jenis Poker melalui Terminal Kargo Bandara Kualanamu dan ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Aceh Tengah,” ujar Kombes Pol Joko Krisdiyanto.Bantuan dengan total berat 2.193 kilogram tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan darurat, meliputi bahan pangan, keperluan bayi, obat-obatan, perlengkapan mandi, pakaian, alat kebersihan, hingga dukungan kelistrikan berupa genset portable. Seluruh barang telah melalui proses pendataan dan pengecekan untuk memastikan kelayakan serta ketepatan sasaran distribusi.Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Aceh menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam pendistribusian bantuan ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana serta meringankan beban masyarakat yang terdampak.“Kami memastikan seluruh proses pengantaran berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Sinergi antara Polda Aceh, Posko Sumut, dan seluruh unsur terkait menjadi kunci kelancaran distribusi bantuan ini,” tambahnya.Kegiatan pengiriman bantuan tersebut dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Terminal Kargo Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara.Di akhir keterangannya, Kombes Pol Joko Krisdiyanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga solidaritas dan kebersamaan dalam menghadapi dampak bencana alam, serta mendoakan agar kondisi masyarakat Aceh yang terdampak segera pulih. PNO-12 17 Des 2025, 12:44 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT