Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Pelatihan MoJo Kedubes AS Dorong Jurnalis Muda Kuasai Jurnalisme Digital
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kedutaan Besar Amerika
Serikat di Jakarta menyelenggarakan pelatihan Mobile Journalism (MoJo) pada
Jumat, 13 Maret, di American Space yang berlokasi di Masjid Istiqlal. Kegiatan
ini diikuti oleh 31 peserta yang terdiri dari jurnalis anggota Ikatan Wartawan
Online (IWO), anggota Asosiasi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI), serta jurnalis
mahasiswa dari berbagai universitas dan sekolah jurnalistik.Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan
peserta dalam memproduksi konten digital berkualitas menggunakan telepon
pintar, khususnya dalam peliputan Ramadan. Kegiatan tersebut juga menjadi
bagian dari upaya mendorong jurnalis agar mampu beradaptasi dengan perkembangan
teknologi media yang semakin pesat.Seiring dengan berkembangnya platform digital di Indonesia,
pola masyarakat dalam mengonsumsi informasi, termasuk cerita dan berita
mengenai Ramadan, juga mengalami perubahan. Melalui pelatihan ini, para peserta
didorong untuk menghasilkan liputan yang kreatif, akurat, dan tetap menjunjung
tinggi tanggung jawab jurnalistik.“Kedutaan Besar Amerika Serikat berkomitmen mendukung
jurnalisme profesional serta menjalin keterlibatan dengan komunitas media yang
terus berkembang,” ujar Juru Bicara Kedutaan Besar Amerika Serikat Jamie W.
Ravetz dalam sambutan pembukaan.“Melalui lokakarya ini, kami berharap dapat memberikan
perangkat praktis yang dapat mendukung kerja jurnalistik—mulai dari menyusun
cerita yang menarik, melakukan wawancara yang membangun narasi kuat, hingga
memanfaatkan perangkat mobile untuk merekam video, foto, dan audio secara
efektif.”Pada sesi pertama, peserta mengikuti materi bertajuk
“Ramadan Storytelling in the Digital Age” yang dipandu oleh wartawan senior
Hanna Fauzie. Dalam sesi ini, peserta mempelajari tren peliputan Ramadan di era
digital serta pentingnya pelaporan yang sensitif terhadap isu-isu keagamaan.Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai
teknik wawancara yang mampu membangun narasi kuat dalam sebuah laporan
jurnalistik, tanpa mengabaikan prinsip etika serta akurasi dalam pemberitaan.Sesi kedua dipandu oleh jurnalis digital Tedy Tri Setio yang
berfokus pada keterampilan praktis dalam Mobile Journalism. Peserta diajarkan
berbagai teknik dasar pengambilan video dan foto berkualitas menggunakan
telepon pintar.Materi yang diberikan mencakup teknik framing, pengaturan
pencahayaan, hingga pengolahan audio agar hasil produksi konten menjadi lebih
profesional. Para peserta juga diperkenalkan dengan berbagai aplikasi
pengeditan sederhana yang dapat digunakan untuk membuat konten digital secara
cepat dan efektif.Selain itu, pelatihan juga membahas tren format konten
digital yang kini banyak digunakan di berbagai platform media sosial, seperti
reels, shorts, dan video vertikal yang semakin populer di kalangan audiens
digital.Kegiatan pelatihan kemudian ditutup dengan sesi praktik dan
presentasi ide cerita. Dalam sesi tersebut, peserta diminta mengembangkan ide
liputan singkat bertema Ramadan dan memproduksi konten video pendek berdasarkan
materi yang telah dipelajari.Melalui kegiatan ini, Kedutaan Besar Amerika Serikat
berharap pelatihan tersebut dapat memperkuat kapasitas jurnalis warga, jurnalis
muda, serta mahasiswa jurnalistik dalam memanfaatkan teknologi mobile untuk
menghasilkan liputan yang informatif, menarik, dan relevan bagi masyarakat di
era digital. (GF)
15 Mar 2026, 11:44 WIT
Operasi Ketupat Salawaku 2026: Bid Dokkes Polda Maluku Perkuat Dukungan Medis Personel di Lapangan
Papuanewsonline.com, Ambon – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Maluku menggelar pemeriksaan kesehatan bagi personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026, guna memastikan seluruh anggota yang bertugas dalam pengamanan arus mudik Idulfitri berada dalam kondisi fisik yang prima.Pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Tahapary Polda Maluku usai pelaksanaan apel kesiapan personel Operasi Ketupat Salawaku 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan medis terhadap pelaksanaan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri.Tim kesehatan Bid Dokkes Polda Maluku melakukan sejumlah pemeriksaan dasar kepada personel, di antaranya pengecekan tekanan darah, pemberian vitamin, serta layanan konsultasi kesehatan bagi anggota yang akan melaksanakan tugas pengamanan di berbagai titik operasi.Ketua Tim Kesehatan Lapangan Operasi Ketupat Salawaku 2026, IPTU Rsya A. Tamaela, A.Md.Kep., S.H., mengatakan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan secara rutin selama pelaksanaan operasi guna memastikan kondisi kesehatan personel tetap terjaga.“Pemeriksaan kesehatan ini akan terus kami lakukan hingga berakhirnya pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026. Tujuannya agar seluruh personel yang bertugas di lapangan tetap dalam kondisi sehat dan mampu melaksanakan tugas pengamanan secara maksimal,” ujarnya.Ia menjelaskan, layanan kesehatan tidak hanya dilakukan di markas komando operasi, tetapi juga akan diberikan langsung di lokasi penugasan anggota.“Kami setiap hari membuka layanan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan bagi personel Polda Maluku maupun Polresta Ambon yang terlibat dalam operasi. Selain itu, tim kesehatan juga akan turun langsung ke pos-pos pengamanan untuk memastikan kondisi kesehatan personel tetap terpantau,” tambahnya.Operasi Ketupat Salawaku 2026 sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan oleh Polda Maluku bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idulfitri di wilayah Maluku.Dalam operasi tersebut, Polda Maluku menyiagakan sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai titik strategis, seperti pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, serta jalur transportasi utama yang menjadi pusat mobilitas masyarakat selama musim mudik.Melalui dukungan layanan kesehatan dari Bid Dokkes Polda Maluku, diharapkan seluruh personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026 dapat menjalankan tugas pengamanan secara optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar.Dukungan layanan kesehatan bagi personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026 menjadi bagian penting dalam keberhasilan pengamanan arus mudik di wilayah Maluku. Personel kepolisian yang bertugas di lapangan seringkali menghadapi kondisi kerja yang padat dan membutuhkan kesiapan fisik yang prima.Dengan adanya pemeriksaan kesehatan rutin serta layanan medis langsung di pos-pos pengamanan, Bid Dokkes Polda Maluku menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesiapan personel sekaligus memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum mudik dan perayaan Idulfitri. PNO-12
15 Mar 2026, 11:38 WIT
Kapolri Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan Selama Perjalanan Lebaran
Papuanewsonline.com, Surabaya – Kapolri Jenderal Listyo Sigit
Prabowo mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan
mudik Lebaran agar selalu mengutamakan keselamatan selama berada di jalan. Ia
menekankan pentingnya kewaspadaan dan kondisi fisik yang prima agar perjalanan
menuju kampung halaman dapat berlangsung dengan aman.Imbauan tersebut disampaikan Kapolri usai melaksanakan
kegiatan Safari Ramadan di Mapolda Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026). Dalam
kesempatan itu, Sigit mengingatkan para pemudik agar tidak memaksakan diri
apabila merasa lelah selama perjalanan."Pesan saya, tolong hati-hati di jalan. Jangan terlalu
memaksakan diri untuk cepat, santai, istirahat," kata Sigit usai safari
ramadhan di Mapolda Jawa Timur (Jatim), Sabtu (14/3/2026).Menurutnya, sikap berhati-hati menjadi kunci utama agar
perjalanan mudik dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat dapat sampai di
kampung halaman dalam kondisi sehat serta selamat.Dengan menjaga kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri di
jalan, Sigit berharap masyarakat dapat merasakan kebahagiaan yang utuh saat
berkumpul bersama keluarga dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri."Sehingga kita bisa bertemu dengan keluarga di tempat
mudik nanti dalam kondisi sehat," ujar Sigit.Ia menjelaskan bahwa Polri bersama berbagai pihak terkait
telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun
ini. Fasilitas tersebut antara lain pos pelayanan, pos terpadu, serta rest area
yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat selama perjalanan.Menurut Sigit, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan
dapat membantu para pemudik yang merasa lelah agar dapat beristirahat sejenak
sebelum melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing."Dan kita menyiapkan tempat-tempat untuk beristirahat.
Kalau kemudian kondisi badannya capek, ada rest area, ada pos pelayanan
terpadu, ada pos pelayanan yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat. Disiapkan
juga berbagai macam fasilitas mungkin takjil, persiapan sahur dan juga kontrol
kesehatan," ucap Sigit.Kapolri juga menegaskan bahwa sejak awal Polri telah
berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama masa
mudik Lebaran. Hal tersebut dilakukan melalui berbagai langkah pengamanan serta
pelayanan di jalur-jalur utama yang dilalui pemudik."Jadi saya titip supaya angka kecelakaan juga bisa kita
jaga, mudik bisa berjalan dengan baik dan Polri siap untuk memberikan pelayanan
yang terbaik bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik di hari raya Idul
Fitri tahun 2026 ini," tutup Sigit. (GF)
15 Mar 2026, 11:41 WIT
Ditpolairud Polda Maluku Kawal Aktivitas Mudik di Pelabuhan Hunimua
Papuanewsonline.com, Liang – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku melaksanakan pengamanan di Pelabuhan Ferry Hunimua, Liang, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Salawaku 2026 yang digelar untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode mudik Idulfitri.Pengamanan di kawasan pelabuhan tersebut dipimpin oleh IPTU Absalom Mikini bersama personel Ditpolairud Polda Maluku yang bersinergi dengan unsur pengelola pelabuhan. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat yang menggunakan transportasi laut, khususnya penumpang dan kendaraan yang akan menyeberang.Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terdapat dua kapal ferry yang melayani rute penyeberangan Hunimua (Liang) – Waipirit, yakni KMP Erana dan KMP Roka Tenda. Kedua kapal tersebut menjadi sarana utama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik melalui jalur laut.Selain melakukan pemantauan, personel Ditpolairud juga melakukan pengawasan terhadap proses naik dan turunnya penumpang serta kendaraan di area pelabuhan. Petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan serta mematuhi aturan yang berlaku di kawasan pelabuhan.Kehadiran aparat kepolisian di lokasi penyeberangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang hendak merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.Melalui kegiatan pengamanan ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan Pelabuhan Hunimua diharapkan tetap terjaga dengan baik serta mendukung kelancaran layanan transportasi penyeberangan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026.Pengamanan di jalur penyeberangan Hunimua–Waipirit memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran arus mudik di Provinsi Maluku. Jalur laut ini menjadi salah satu akses utama mobilitas masyarakat antara Pulau Ambon dan Pulau Seram.Melalui keterlibatan Ditpolairud Polda Maluku dalam pengawasan aktivitas pelabuhan, diharapkan potensi gangguan keamanan, kepadatan penumpang, maupun risiko kecelakaan dapat diminimalisir. Kehadiran aparat di lapangan juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan rasa aman bagi masyarakat selama momentum mudik Lebaran. PNO-12
15 Mar 2026, 11:29 WIT
Wakapolri Tinjau Langsung Command Center Operasi Ketupat 2026
Papuanewsonline.com, Jakarta – Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tahun ini mendapat dukungan teknologi yang semakin modern guna memantau situasi arus mudik secara lebih akurat dan cepat. Wakapolri Komjen. Pol Dedi Prasetyo menilai kesiapan teknologi yang digunakan dalam pengamanan mudik tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikan Wakapolri saat meninjau langsung kesiapan Command Center Operasi Ketupat di KM 29 Tol Jakarta–Cikampek.Menurutnya, berbagai perangkat teknologi yang digunakan saat ini memungkinkan petugas memantau kondisi lalu lintas secara real time sekaligus membantu proses pengambilan keputusan dalam pengaturan manajemen rekayasa lalu lintas. Selain itu, dalam Operasi Ketupat tahun ini seluruh personel patroli lalu lintas yang bertugas di lapangan juga telah dilengkapi kamera yang terpasang pada tubuh petugas atau bodycam. Perangkat tersebut digunakan untuk memantau situasi sekaligus memastikan setiap tindakan yang dilakukan anggota di lapangan dapat diawasi dengan baik, sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan secara transparan dan akuntabel.“Bodycam ini penting untuk melihat situasi sekaligus mengontrol tindakan-tindakan yang dilakukan anggota di lapangan,” kata Dedi.Ia menambahkan bahwa selain penggunaan bodycam oleh personel patroli, pengamanan arus mudik juga didukung berbagai perangkat teknologi lain yang terintegrasi dengan Command Center.“Kalau menurut saya tahun ini jauh lebih siap. Selain teknologi Command Center mobile yang dilengkapi drone, untuk penindakan lalu lintas secara elektronik kita juga menggunakan drone ETLE,” ujar Dedi.Ia menjelaskan bahwa penggunaan drone menjadi salah satu komponen penting dalam sistem pemantauan arus lalu lintas selama masa mudik. Terdapat dua jenis drone yang digunakan dalam Operasi Ketupat tahun ini. Pertama adalah drone yang terintegrasi dengan Command Center mobile. Drone ini digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas di titik-titik yang tidak dapat dijangkau oleh kamera pengawas atau CCTV. Dengan dukungan teknologi tersebut, petugas dapat memperoleh gambaran situasi lapangan secara lebih menyeluruh sehingga proses analisis data lalu lintas dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat.“Command Center mobile ini dilengkapi drone yang akan melihat titik-titik yang tidak terpantau CCTV. Dari situ kita bisa melakukan analisa data untuk mengambil keputusan-keputusan yang diperlukan,” jelasnya.Selain pemantauan menggunakan drone, sistem pengawasan arus mudik tahun ini juga didukung oleh analisa berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi tersebut memungkinkan proses analisis data serta pemaknaan situasi lalu lintas dilakukan secara realtime di sepanjang jalur mudik. Pemantauan tersebut terintegrasi langsung dengan command centre yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Pulau Jawa, Sumatra, hingga Bali, serta berbagai jalur utama mudik di seluruh Indonesia. Dengan sistem tersebut, perkembangan situasi lalu lintas di lapangan dapat dipantau secara cepat dan terpusat.Selain itu, sistem pemantauan juga dilengkapi dengan teknologi traffic counting yang berfungsi menghitung jumlah kendaraan yang melintas di ruas-ruas jalan utama. Data tersebut menjadi salah satu indikator penting bagi petugas dalam menentukan langkah rekayasa lalu lintas seperti contraflow maupun sistem one way apabila terjadi lonjakan volume kendaraan. Seluruh data tersebut ditampilkan secara terintegrasi dalam layar monitor Command Center yang berada di Pos Terpadu Operasi Ketupat Rest Area KM 29. Berbagai informasi yang ditampilkan pada layar tersebut menjadi dasar bagi petugas dalam melakukan analisis situasi serta menentukan kebijakan pengaturan lalu lintas selama masa mudik.Salah satu sistem yang digunakan adalah Aplikasi K3I (Kendali, Koordinasi, Komunikasi, dan Informasi), yaitu aplikasi berbasis geospasial atau peta digital yang memuat berbagai informasi penting terkait jalur mudik. Melalui aplikasi ini, petugas dapat memantau berbagai titik strategis seperti lokasi personel polisi lalu lintas yang sedang melaksanakan patroli, jaringan CCTV, hingga lokasi pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.Selain itu, aplikasi tersebut juga menampilkan berbagai fasilitas pendukung perjalanan masyarakat seperti pintu tol, SPBU, lokasi wisata, tempat ibadah, serta titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas seperti trouble spot dan blank spot. Tidak hanya itu, sistem tersebut juga memuat informasi terkait lokasi kantor kepolisian di wilayah polda maupun polres, serta berbagai simpul transportasi seperti bandara, terminal, pelabuhan, hingga rumah sakit yang berada di sepanjang jalur mudik. Informasi mengenai rute jalur mudik di masing-masing wilayah juga turut ditampilkan dalam sistem tersebut.Selain Aplikasi K3I, layar monitor di Command Center KM 29 juga menampilkan jaringan CCTV milik National Traffic Management Center (NTMC) serta CCTV dari operator jalan tol Jasa Marga yang tersebar di berbagai ruas jalan tol. Integrasi berbagai sistem tersebut memungkinkan petugas memantau kondisi lalu lintas secara komprehensif dari satu pusat kendali. Di sisi lain, Polri juga mengoperasikan drone ETLE yang berfungsi untuk melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas secara elektronik. Teknologi ini memungkinkan penegakan hukum tetap berjalan tanpa harus menghentikan kendaraan secara langsung di jalan.Dengan dukungan berbagai teknologi tersebut, Polri berharap pengawasan arus mudik dapat dilakukan secara lebih efektif, cepat, dan transparan sehingga pelayanan kepada masyarakat selama perjalanan mudik dapat berjalan optimal. Seluruh upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berjalan lancar serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. PNO-12
15 Mar 2026, 11:19 WIT
Wakapolri Tekankan Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas dan Optimalisasi Layanan Mudik
Papuanewsonline.com, Jakarta – Wakapolri Komjen. Pol Dedi Prasetyo menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam mengantisipasi potensi lonjakan kendaraan selama arus mudik Lebaran. Hal tersebut disampaikan saat meninjau Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 Hari Sabtu (14/03).Dalam arahannya, Wakapolri menjelaskan bahwa berbagai skenario rekayasa lalu lintas telah dipersiapkan oleh jajaran Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat selama masa mudik. Beberapa langkah yang telah disiapkan antara lain penerapan contraflow serta sistem one way yang akan diberlakukan secara situasional apabila terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan.“Contraflow ini sudah dipersiapkan. Jika nanti sore terjadi kepadatan dari Jakarta menuju Cikampek, maka rekayasa tersebut bisa segera dilaksanakan,” ujar Dedi.Ia menjelaskan bahwa keputusan penerapan rekayasa lalu lintas akan diambil berdasarkan analisis data yang dihimpun dari berbagai sistem pemantauan di Command Center. Ketika volume kendaraan yang melintasi ruas tol tertentu telah mencapai angka tertentu, maka langkah pengaturan lalu lintas akan segera diberlakukan.“Apabila arus kendaraan yang melalui Cikampek sudah di atas 6.000 kendaraan per jam, maka akan dilakukan rekayasa one way dan langkah-langkah pengaturan lainnya,” jelasnya.Selain itu, Wakapolri juga menekankan pentingnya penyampaian informasi kepada masyarakat secara cepat dan tepat. Untuk itu Polri telah menyiapkan sistem SMS blast yang dapat digunakan untuk memberikan pemberitahuan kepada masyarakat terkait kondisi lalu lintas maupun rencana penerapan rekayasa jalan. Menurutnya, informasi tersebut akan disampaikan kepada masyarakat beberapa jam sebelum kebijakan rekayasa lalu lintas diberlakukan agar pemudik dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik.“Misalnya dua jam sebelum contraflow atau one way diberlakukan, masyarakat akan mendapat informasi melalui SMS blast sehingga bisa menentukan jalur perjalanan yang akan dipilih,” katanya.Di samping itu, Wakapolri juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan hotline Kepolisian Negara Republik Indonesia di nomor 110 apabila mengalami kendala selama perjalanan mudik. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melaporkan berbagai situasi darurat maupun gangguan di jalan sehingga petugas dapat segera memberikan bantuan.Menurut Dedi, seluruh langkah yang dilakukan Polri dalam Operasi Ketupat tahun ini bertujuan untuk memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman dan nyaman. Ia juga kembali mengingatkan tagline Operasi Ketupat tahun ini sebagai semangat bersama antara petugas dan masyarakat.“Tagline Operasi Ketupat 2026 adalah Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Ini menjadi semangat bagi seluruh petugas maupun masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik,” pungkasnya. PNO-12
15 Mar 2026, 11:12 WIT
Wakapolri: Lalu Lintas Mudik Terpantau Lancar, Polri Tetap Antisipasi Lonjakan Kendaraan
Papuanewsonline.com, Jakarta – Wakapolri Komjen. Pol Dedi Prasetyo melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi arus mudik Lebaran melalui jalur udara hingga Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Sabtu (14/03).Dari hasil pemantauan tersebut, arus lalu lintas yang keluar dari Jakarta menuju sejumlah jalur utama mudik masih terpantau berjalan lancar meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan. Pemantauan dilakukan dengan meninjau sejumlah ruas jalan tol yang menjadi jalur utama pemudik, mulai dari Tol Jakarta–Cikampek hingga ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Wakapolri menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan dari udara, pergerakan kendaraan menuju wilayah timur Pulau Jawa masih dapat dikendalikan dengan baik oleh petugas di lapangan. “Secara umum saya pantau dari udara, arus lalu lintas yang keluar Jakarta berjalan sangat lancar. Meskipun sudah ada peningkatan volume kendaraan, namun masih dalam kategori sangat lancar,” ujar Dedi saat memberikan keterangan kepada awak media di Command Center KM 29. Ia menjelaskan bahwa situasi lalu lintas yang terpantau dari udara menunjukkan kelancaran di sejumlah titik penting jalur mudik. Mulai dari ruas Tol Jakarta–Cikampek, jalur menuju Cirebon, hingga perbatasan Jawa Tengah di kawasan Kalikangkung, kondisi lalu lintas masih relatif terkendali. Menurutnya, bahkan hingga jalur yang mengarah ke Jawa Timur seperti kawasan Ngawi, arus kendaraan masih dapat bergerak dengan baik tanpa adanya kepadatan yang signifikan. Selain jalur menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur, Wakapolri juga memantau kondisi lalu lintas yang mengarah ke Pelabuhan Merak sebagai jalur utama pemudik yang menuju Sumatra. Berdasarkan laporan yang diterima, arus kendaraan menuju kawasan tersebut juga masih dalam kondisi lancar. Namun demikian, untuk mengantisipasi potensi kepadatan, petugas telah melakukan pengaturan lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan berat bersumbu tiga keluar dari jalan tol menuju jalur arteri di wilayah Cilegon. “Untuk kendaraan sumbu tiga sudah dilakukan pengalihan keluar tol menuju jalur arteri. Ini bagian dari langkah antisipasi agar arus kendaraan pemudik tetap lancar,” jelasnya. Dedi juga menegaskan bahwa pemantauan situasi arus mudik dilakukan secara terus menerus melalui Command Center Operasi Ketupat yang dilengkapi sistem pemantauan lalu lintas berbasis teknologi. Melalui pusat kendali tersebut, petugas dapat menganalisis kondisi di lapangan secara real time sehingga berbagai langkah antisipasi dapat segera diambil apabila terjadi lonjakan kendaraan. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan analisis dan evaluasi (Anev) operasi juga terus dilakukan setiap hari guna memastikan seluruh personel dan sarana prasarana pengamanan arus mudik berjalan optimal. “Dari hasil Anev hari pertama dan hari kedua ini, secara umum situasi kamtibmas juga dalam kondisi sangat kondusif dan arus lalu lintas masih bisa dikendalikan dengan baik,” katanya. Dengan kondisi tersebut, Polri memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pengendalian arus lalu lintas guna menjamin perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar. PNO-12
15 Mar 2026, 11:10 WIT
Pererat Silaturahmi, Kapolda Maluku Buka Puasa Bersama OKP dan BEMNUS
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan para Ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS) wilayah Maluku dan Kota Ambon sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (13/3/2026) di Resto Sari Gurih, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, dalam suasana khidmat dan penuh keakraban diwarnai dialog kebersamaan di momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku, Irwasda Polda Maluku, Ketua MUI Provinsi Maluku, para rektor perguruan tinggi di Kota Ambon, pejabat utama Polda Maluku, serta perwakilan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Cipayung Plus dan BEM Nusantara wilayah Maluku dan Kota Ambon.Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa momentum Ramadan menjadi kesempatan penting untuk memperkuat hubungan antara Polri dengan elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan mahasiswa.“Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial di daerah,” ujar Kapolda.Menurutnya, generasi muda memiliki posisi penting sebagai agen perubahan dan agen perdamaian dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat Maluku.Kapolda juga mengingatkan bahwa stabilitas keamanan merupakan faktor penting dalam mendorong pembangunan daerah, termasuk dalam menarik investasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.“Maluku memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Namun stabilitas keamanan menjadi faktor utama yang menentukan apakah investasi dapat masuk dan mendorong pembangunan daerah,” jelasnya.Ia menambahkan, berbagai konflik sosial yang pernah terjadi di Maluku umumnya dipicu oleh faktor-faktor seperti peredaran minuman keras, persoalan tapal batas wilayah, serta ego kelompok. Oleh karena itu, pendekatan edukasi dan penguatan nilai persaudaraan harus terus dilakukan.“Edukasi menjadi investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang damai dan harmonis. Kita harus bersama-sama menjaga persatuan agar Maluku dapat berkembang dan maju,” kata Kapolda.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengajak seluruh pemuda dan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi secara konstruktif serta tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif.“Saya berharap setiap penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara damai dan tertib, karena stabilitas keamanan sangat berpengaruh terhadap kemajuan daerah kita,” tegasnya.Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Maluku, Prof. Dr. H. Abdullah Latupono, M.Pd.I., dalam tausiyah Ramadan menyampaikan pentingnya memperkuat ukhuwah, menjaga persaudaraan, serta memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan kepedulian sosial.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian takjil, berbuka puasa bersama, serta sholat Magrib berjamaah, yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan dialog kebersamaan antara Polri, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan.Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, diharapkan hubungan kemitraan antara Polri dan generasi muda semakin kuat dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif serta mendukung pembangunan dan kemajuan Provinsi Maluku.Kegiatan buka puasa bersama yang dilakukan Kapolda Maluku bersama organisasi kepemudaan dan mahasiswa menunjukkan pendekatan soft approach Polri dalam membangun komunikasi dengan generasi muda. Langkah ini penting mengingat pemuda dan mahasiswa memiliki pengaruh besar dalam dinamika sosial dan politik di daerah.Melalui dialog informal seperti ini, Polri dapat memperkuat kemitraan strategis dengan elemen masyarakat, sekaligus mendorong generasi muda berperan sebagai penjaga persatuan dan stabilitas sosial.Dalam konteks pembangunan daerah, stabilitas keamanan memang menjadi faktor penting untuk menarik investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi, terutama bagi wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam besar seperti Maluku. PNO-12
15 Mar 2026, 10:58 WIT
Dukung Stabilitas Harga Pangan, Polda Maluku Salurkan 5 Ton Beras untuk Warga Desa Poka
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. mengikuti video conference (Vicon) Program Pangan Murah yang digelar Mabes Polri dan dipimpin langsung oleh Wakapolri dari Jakarta, Jumat (13/3/2026).Kegiatan tersebut diikuti Kapolda Maluku dari halaman SD Negeri 2 Poka, di Desa Kota Ambon, sebagai bagian dari upaya Polri mendukung stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.Dalam kegiatan itu, Kapolda Maluku didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Tobroni, S.I.K., Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, Kepala Perum Bulog Wilayah Maluku, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, para pejabat utama Polda Maluku, serta Kepala Desa Poka.Selain mengikuti Vicon, Kapolda Maluku bersama jajaran juga meninjau langsung kegiatan pembagian sembako gratis kepada masyarakat kurang mampu di Desa Poka dan sekitarnya yang dilaksanakan oleh Polda Maluku bekerja sama dengan Perum Bulog Wilayah Maluku.Dalam kegiatan tersebut, disalurkan sejumlah bahan kebutuhan pokok kepada masyarakat, yakni beras SPHP sebanyak 5 ton, gula pasir curah 200 kilogram, serta minyak goreng kemasan sebanyak 480 liter.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengatakan, program pangan murah dan bantuan sembako ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat, terutama dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok.“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga membantu meringankan beban masyarakat melalui program pangan murah dan bantuan sosial,” ujar Kapolda.Selain pembagian sembako, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Maluku juga menggelar bakti kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Poka dan sekitarnya, meliputi pemeriksaan kesehatan serta pemberian obat-obatan secara cuma-cuma.Menurut Kapolda, kegiatan sosial seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk sinergi Polri bersama pemerintah daerah dan BUMN dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pelaksanaan Vicon Program Pangan Murah Mabes Polri, pembagian sembako gratis hingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat, berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari warga setempat.Kegiatan yang digelar Polda Maluku ini menunjukkan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada aspek keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kesejahteraan masyarakat. Program pangan murah yang terintegrasi dengan bantuan sosial serta pelayanan kesehatan menjadi langkah konkret dalam membantu masyarakat menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok, terutama menjelang periode meningkatnya kebutuhan masyarakat.Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Perum Bulog juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas distribusi pangan serta memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. PNO-12
15 Mar 2026, 10:43 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru