logo-website
Senin, 11 Mei 2026,  WIT
BERITA TAG Politik Homepage
Rakorda Dukcapil se-Tanah Papua Digelar di Mimika: Genjot Digitalisasi dan Pendataan OAP Akurat Papuanewsonline.com, Timika – Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menjadi pusat perhatian Tanah Papua pada Kamis (31/7/2025) sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) se-Tanah Papua. Dengan tema strategis “Percepatan Pendataan dan Penginputan Database Orang Asli Papua (OAP) serta Digitalisasi Layanan Adminduk untuk Peningkatan Kualitas Layanan Publik”, Rakorda ini menjadi momentum penting memperkuat layanan publik yang inklusif dan berbasis data. Acara dibuka langsung oleh Bupati Mimika Johannes Rettob, didampingi Dirjen Dukcapil Kemendagri Dr. Teguh Setyabudi dan Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley. Dalam sambutannya, Bupati Rettob menegaskan pentingnya data kependudukan yang akurat untuk menjamin keadilan distribusi program pemerintah, khususnya bagi masyarakat Orang Asli Papua. “Database OAP sangat menentukan arah kebijakan afirmatif di Papua. Maka dari itu, Dukcapil memegang peran kunci sebagai ujung tombak pendataan yang tepat dan terpercaya,” tegas Rettob. Ia juga menyoroti kondisi Mimika sebagai miniatur Indonesia dengan populasi yang sangat beragam, sehingga akurasi data bukan hanya penting, tapi wajib. Sementara itu, Dirjen Dukcapil Dr. Teguh Setyabudi menyampaikan bahwa dokumen kependudukan adalah fondasi seluruh layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga demokrasi. “Transformasi digital layanan Adminduk bukan sekadar inovasi, tapi kebutuhan mendesak di era modern. Karena itu, sinergi pusat dan daerah harus diperkuat untuk memastikan semua warga, khususnya OAP, terdata dan terlayani,” ujar Teguh. Ia pun mengapresiasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Mimika sebagai salah satu yang terbaik secara nasional dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, terintegrasi, dan ramah masyarakat. Rakorda ini juga memaparkan data sementara integrasi OAP hingga 28 Juli 2025, yaitu: Papua Tengah: 526.410 jiwa Papua Barat: 294.436 jiwa dan akan diperluas ke provinsi lainnya. Rakorda menghasilkan sejumlah strategi percepatan, seperti digitalisasi layanan Adminduk berbasis biometrik, pendataan OAP door-to-door di wilayah terpencil, dan penguatan kapasitas SDM Dukcapil. Dengan semangat kolaborasi lintas provinsi, Rakorda ini diharapkan mendorong percepatan pendataan OAP secara menyeluruh dan mewujudkan layanan kependudukan yang modern, merata, dan adil di seluruh Tanah Papua. “Data yang benar adalah dasar kebijakan yang adil,” tutup Bupati Rettob. (Jidan)   31 Jul 2025, 23:42 WIT
Kemenko Polkam Dorong Percepatan Pembangunan 4 DOB Papua Papuanewsonline.com, Jakarta – Setelah dua tahun disahkan, empat Daerah Otonomi Baru (DOB) di Tanah Papua masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pembangunan dan operasional pemerintahan. Menanggapi hal itu, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mendorong percepatan pembangunan di Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya. “Aspek infrastruktur pemerintahan yang belum optimal, layanan dasar yang masih terbatas, serta regulasi kelembagaan yang belum tuntas merupakan pekerjaan rumah bersama yang harus segera diselesaikan,” ujar Asisten Deputi Koordinasi Otonomi Khusus Kemenko Polkam, Ruly Chandrayadi, dalam pernyataan tertulis, Kamis (31/7/2025). Ruly mengakui, sejumlah kendala seperti sulitnya pembukaan lahan hingga keterbatasan pendanaan menjadi penyebab utama lambannya progres di lapangan. Meski begitu, ia menegaskan bahwa ada komitmen kuat dari lintas kementerian—yakni Kemendagri, Kemenkeu, Bappenas, dan Kementerian PUPR—untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur pusat pemerintahan paling lambat tahun 2028. Beberapa skema yang disiapkan termasuk mekanisme cost-sharing antara APBN dan APBD, serta mendorong kawasan pemerintahan DOB masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). “Kami akan terus lakukan asistensi, monitoring, dan evaluasi berkala untuk memastikan pembangunan tidak mandek dan progresnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Ruly. Dalam rapat koordinasi bersama perwakilan dari empat DOB, beberapa permasalahan mengemuka. Mulai dari keterlambatan pembentukan perangkat daerah dan manajemen ASN, hingga belum selesainya pengesahan lembaga seperti Majelis Rakyat Papua (MRP) dan DPRP. Selain itu, pembangunan gedung-gedung pemerintahan strategis seperti kantor gubernur, DPRP, dan MRP masih terkendala anggaran. Ruly menekankan, penyelesaian persoalan ini membutuhkan pendekatan komprehensif dan sinergi nyata dari pusat hingga daerah. “Kemenko Polkam akan terus menjalankan peran sebagai penghubung dan penyelaras kebijakan lintas sektor. Kami ingin kehadiran DOB ini benar-benar berdampak positif bagi masyarakat Papua,” pungkasnya. (Ning)   31 Jul 2025, 15:59 WIT
Sekda Mimika Pamit dengan Pesan Menyentuh: Tetap Loyal dan Dukung Kepemimpinan Daerah Papuanewsonline.com, Timika – Suasana haru menyelimuti apel gabungan di halaman Pusat Pemerintahan Mimika (Puspem), Jalan SP 3, Senin (28/7/2025), ketika Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Petrus Yumte, memimpin apel terakhirnya sebelum resmi memasuki masa pensiun pada 31 Juli 2025. Didampingi para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), Yumte menyampaikan pesan perpisahan yang menggugah semangat pengabdian. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh ASN untuk tetap solid dan mendukung penuh kepemimpinan Bupati Johanes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong. “Hari ini adalah apel terakhir saya sebagai Sekda Mimika. Saya titipkan pesan kepada seluruh ASN, tetaplah loyal, profesional, dan dukung penuh kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati kita,” ujar Yumte dengan suara bergetar. Ia juga menegaskan bahwa kemajuan Mimika tidak bisa diraih tanpa integritas dan etos kerja yang tinggi dari seluruh ASN. Sinergi, semangat kolaborasi, dan komitmen terhadap pelayanan publik harus menjadi prioritas di setiap unit kerja. Tak hanya pesan moral, Yumte juga menyampaikan arahan penting terkait implementasi sistem absensi sidik jari (fingerprint) di semua OPD mulai 1 Agustus 2025. Hal ini merupakan bagian dari rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna meningkatkan akuntabilitas birokrasi. “Saya minta OPD yang belum punya alat fingerprint segera berkoordinasi dengan Bagian Ortal. Setelah semua diterapkan, kita akan laporkan ke KPK sebagai bentuk komitmen transparansi,” tegasnya. Menutup apel, Yumte mengungkapkan harapannya agar ASN Mimika dapat terus meningkatkan profesionalisme dan tetap menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat. “Terima kasih atas dukungan selama ini. Mari kita doakan Mimika terus maju dan menjadi daerah yang sejahtera untuk semua,” tutupnya dengan senyum penuh haru, disambut tepuk tangan hangat dari peserta apel. (jidan)   28 Jul 2025, 15:41 WIT
Pj Gubernur Papua Ajak Masyarakat Lawan Hoaks dan Sukseskan PSU Demi Bangun Citra Positif Papua Papuanewsonline.com, Jayapura – Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga nama baik Papua di ruang digital. Dalam kunjungan kerjanya ke sejumlah wilayah di Papua pada Jumat (25/7/2025), Fatoni menekankan bahwa media sosial kini menjadi senjata dua mata—bisa membangun, tapi juga bisa merusak jika digunakan tanpa tanggung jawab. “Di dunia maya, kita harus lawan berita hoaks dan ujaran kebencian dengan narasi positif tentang Papua. Agar dunia tahu bahwa Papua itu aman, toleran, dan tertib,” tegasnya. Fatoni mendorong masyarakat, terutama generasi muda yang aktif bermedia sosial, untuk menjadi agen perubahan digital. Ia mengajak semua pihak mengisi media sosial dengan konten-konten inspiratif, edukatif, dan membanggakan tentang budaya, toleransi, dan kemajuan Papua. Selain itu, Fatoni juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua yang akan dilaksanakan pada 6 Agustus 2025. Menurutnya, PSU adalah momen krusial yang hanya terjadi lima tahun sekali dan tidak boleh disia-siakan. “Kesempatan PSU ini hanya lima tahun sekali, jangan disia-siakan. Gunakan hak pilihmu dan ajak kerabat serta tetangga datang ke TPS,” ajaknya. Pemerintah Provinsi Papua telah menetapkan 6 Agustus sebagai hari libur demi memberi ruang kepada masyarakat untuk memilih secara nyaman. Fatoni juga menekankan bahwa siapa pun pemimpin yang terpilih nantinya harus didukung bersama. “Setelah terpilih, mari kita dukung bersama dan kita kawal agar pemerintahan berjalan sesuai aturan untuk membangun Papua yang lebih sejahtera,” katanya. Ia berharap dengan narasi positif dan partisipasi demokratis, Papua bisa semakin dikenal dunia sebagai wilayah damai, harmonis, dan penuh harapan. (Jidan)   27 Jul 2025, 20:40 WIT
Jelang PSU 6 Agustus, Pj Gubernur Papua Serukan Warga Keerom Jaga Damai dan Gunakan Hak Pilih Papuanewsonline.com, Keerom – Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pada 6 Agustus 2025, Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Keerom untuk memastikan kesiapan dan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi lima tahunan ini. (24/7/2025) Dalam dialog bersama warga dan tokoh masyarakat, Fatoni menekankan pentingnya menggunakan hak pilih sebagai wujud nyata tanggung jawab sebagai warga negara. “Saya mengajak seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilih sebaik-baiknya. Satu suara sangat berarti bagi masa depan Papua,” ujarnya. Untuk memaksimalkan partisipasi publik, Pemprov Papua telah menetapkan 6 Agustus sebagai hari libur daerah, sehingga masyarakat memiliki waktu dan kesempatan untuk memilih tanpa hambatan. “Kesempatan ini tidak datang setiap hari. PSU hanya terjadi lima tahun sekali, jangan disia-siakan. Ajak keluarga dan tetangga untuk ikut memilih,” tambah Fatoni. Tidak hanya soal partisipasi pemilih, Pj Gubernur juga menyoroti pentingnya menjaga kondusivitas wilayah, khususnya menjelang PSU yang rawan isu sensitif. Ia meminta warga untuk tidak mudah terpancing berita palsu dan ujaran kebencian yang berseliweran di media sosial. “Mari kita rawat suasana damai Papua. Hindari menyebarkan hoaks dan fitnah yang hanya memecah persatuan,” tegasnya. Fatoni juga mengajak masyarakat menjadi bagian dari gerakan membangun citra positif Papua. “Papua harus dikenal dunia karena kerukunan, partisipasi, dan kedewasaan berdemokrasinya. Lawan narasi negatif dengan semangat positif lewat media sosial,” pungkasnya. Dengan semangat kolaboratif ini, Pj Gubernur berharap PSU berlangsung aman, damai, dan menghasilkan pemimpin yang membawa Papua ke arah kemajuan. (Jidan)   27 Jul 2025, 20:07 WIT
Pj Gubernur Papua Ajak Pedagang Meriahkan PSU 6 Agustus: Satu Suara Tentukan Arah Papua Papuanewsonline.com, Sarmi – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua tinggal hitungan hari. Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sarmi, Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pedagang, untuk menggunakan hak pilihnya pada 6 Agustus 2025 mendatang. Fatoni menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pedagang di pasar dan pusat ekonomi lokal. Dalam percakapan yang akrab, ia menanyakan langsung status daftar pemilih mereka. Mayoritas pedagang pun menyatakan bahwa mereka telah terdaftar sebagai pemilih tetap. “Saya sudah tanya langsung ke para pedagang, dan mereka sudah terdaftar. Maka saya mengajak seluruh masyarakat Papua untuk datang ke TPS dan gunakan hak pilihnya. Jangan golput,” tegas Fatoni, Jumat (25/7/2025). Fatoni menekankan bahwa partisipasi masyarakat adalah kunci utama suksesnya PSU. Ia berharap proses demokrasi ini bisa berlangsung damai, jujur, tertib, dan menggembirakan, serta menjadi pesta demokrasi yang bermartabat. “Mari kita buktikan bahwa Papua siap menentukan masa depannya secara damai dan demokratis. Untuk Papua yang makin maju dan makin sejahtera,” imbuhnya. Selain itu, Fatoni mengapresiasi kondisi sosial di Papua yang disebutnya sebagai miniatur keberagaman Indonesia. Ia menyampaikan kekagumannya atas kerukunan antar suku dan budaya yang tetap terjaga di tengah aktivitas ekonomi masyarakat. “Saya bertemu banyak pedagang, dari Papua asli, Jawa Timur, Sulawesi, bahkan Sulawesi Tengah. Mereka semua hidup rukun. Tidak ada konflik. Ini bukti bahwa Papua adalah tanah damai yang harus kita jaga bersama,” ujarnya. Dengan suara lantang, Fatoni pun menutup kunjungannya dengan pesan kuat: “Jangan takut ke TPS. Satu suara kita hari ini adalah pondasi masa depan Papua yang lebih baik.” PSU Papua 2025 diharapkan menjadi momentum penyegaran demokrasi lokal yang partisipatif, inklusif, dan mengedepankan persatuan di atas segalanya. (Jidan)   26 Jul 2025, 21:59 WIT
Cegah Perpecahan Jelang PSU, Diskominfo Provinsi Papua Imbau Warga Bijak Bermedia Sosial Papuanewsonline.com, Jayapura – Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua pada 6 Agustus 2025, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Imbauan ini dikeluarkan sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya konten provokatif yang berpotensi memicu konflik di ruang digital. Kepala Dinas Diskominfo Papua, Jeri Agus Yudianto, menekankan bahwa masyarakat harus lebih cerdas dalam menyikapi informasi yang beredar, khususnya yang bersifat politis dan memecah belah. “Kalau kita melihat ada konten yang memancing keributan atau perpecahan, sebaiknya tidak dikomentari apalagi dibagikan,” tegas Jeri, Selasa (23/7/2025). Diskominfo mencatat adanya lonjakan aktivitas dan dinamika informasi di media sosial seiring mendekatnya jadwal PSU. Meskipun media massa cenderung memberikan edukasi yang berimbang, media sosial dinilai masih menjadi ladang subur bagi hoaks dan ujaran kebencian. “Kondisi ini tidak bisa dibiarkan hanya jadi urusan pemerintah. Warga, tokoh masyarakat, dan pemuda harus ikut aktif menjaga ruang digital kita,” lanjutnya. Sebagai langkah nyata, Diskominfo Papua telah menggandeng tokoh agama dan tokoh adat untuk menyebarkan pesan-pesan damai melalui berbagai kanal digital. Para tokoh tersebut didorong untuk menyampaikan edukasi literasi digital kepada masyarakat, agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi menyesatkan. Hoaks dan ujaran kebencian merupakan instrumen yang kerap digunakan untuk memecah belah masyarakat di Provinsi Papua. Oleh karena itu, langkah Diskominfo Papua menggandeng tokoh agama dan tokoh adat merupakan strategi yang efektif. Sebab, kedua tokoh ini memiliki posisi yang sangat dihormati dan dekat dengan kehidupan sosial masyarakat Papua. Suara mereka tidak hanya didengar, tetapi juga dipercaya, sehingga sangat berpengaruh dalam membentuk sikap kolektif di tengah masyarakat Selain itu, Jeri juga menegaskan pentingnya netralitas ASN dalam menghadapi PSU. Aparatur negara diminta bekerja profesional dan tidak terlibat dalam politik praktis, demi menjaga kepercayaan publik. “Mari kita jaga Papua tetap damai dan aman dalam proses demokrasi ini,” pungkas Jeri. (GF)   26 Jul 2025, 14:21 WIT
Pemprov Papua Tetapkan 6 Agustus sebagai Libur Daerah untuk Dukung PSU Papuanewsonline.com, Jayapura – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua resmi menetapkan tanggal 6 Agustus 2025 sebagai hari libur daerah dalam rangka pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemlihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.  Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kesiapan teknis dan logistik pelaksanaan PSU serta kebutuhan untuk memastikan kelancaran proses demokrasi.  "Kami telah menetapkan 6 Agustus sebagai hari libur. Ini penting untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam PSU," ujar Penjabat Gubernur Papua, Agus Fatoni. (23/7/25) Pemilihan tanggal 6 Agustus sebagai hari libur bertujuan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh warga Papua yang memiliki hak pilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya tanpa terkendala oleh aktivitas pekerjaan atau kegiatan lain. Hal ini dilakukan sebagai bentuk memperkuat demokrasi substansif bukan hanya demokrasi secara prosedural. Pemprov Papua berharap dengan adanya hari libur ini, partisipasi masyarakat dalam PSU akan meningkat dan proses pemilihan akan berjalan dengan lancar dan demokratis. Sehingga hasil dari PSU benar-benar mewakili suara seluruh lapisan masyarakat Papua. "Partisipasi masyarakat sangat penting dalam pesta demokrasi ini.  Semoga dengan adanya hari libur ini, partisipasi masyarakat meningkat," tambahnya. Pemprov Papua telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan PSU, termasuk penyediaan sarana dan prasarana, serta pengamanan.  Kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk penyelenggara pemilihan dan aparat keamanan, telah terjalin dengan baik untuk memastikan proses PSU berjalan aman, tertib, dan jujur.  Fatoni menekankan pentingnya menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan PSU. Fatoni juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua untuk tetap menjaga kondusivitas dan keamanan selama pelaksanaan PSU. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mensukseskan pesta demokrasi ini dan menjadikan Papua sebagai contoh daerah yang sukses melaksanakan PSU dengan tertib dan demokratis. "Mari kita jaga keamanan dan ketertiban.  Sukseskan PSU demi Papua yang lebih baik," pungkasnya. ( Jidan ) 26 Jul 2025, 13:12 WIT
DPW PSI Papua Tengah Menyambut Positif Logo Baru PSI Yang Resmi Diluncurkan Saat Kongres Papuanewsonline.com, Nabire - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara resmi meluncurkan logo baru dalam Kongres Nasional yang digelar pada tanggal 19–20 Juli 2025 di Kota Solo, Jawa Tengah. Perubahan logo ini menjadi simbol penyegaran semangat dan arah perjuangan PSI dalam menjawab tantangan zaman serta memperkuat komitmen untuk menjadi garda terdepan dalam membela kepentingan rakyat Indonesia. Logo baru PSI menampilkan sosok gajah yang mengandung makna kekuatan, kesetiaan, solidaritas, kebijaksanaan, dan kemakmuran sebagai refleksi nilai-nilai yang selama ini dipegang teguh oleh PSI. Gajah menjadi simbol perjuangan yang kokoh, penuh integritas, dan senantiasa berpihak pada rakyat. Kepala gajah berwarna merah melambangkan optimisme dan semangat yang menyala untuk berjuang. Tubuh dan kaki berwarna hitam mencerminkan keteguhan dalam konsistensi dan solidaritas. Sementara warna putih sebagai latar belakang adalah lambang kesucian dan kejernihan hati PSI dalam berpolitik. Dalam kongres tersebut, Kaesang Pangarep kembali terpilih sebagai Ketua Umum PSI untuk masa bakti berikutnya. Di bawah kepemimpinannya, PSI berkomitmen untuk terus memperkuat barisan kader dan memperluas basis dukungan hingga ke pelosok Tanah Air. Ketua DPW PSI Papua Tengah, Nesco Wonda, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa DPW Papua Tengah sangat mendukung dan menyambut positif terhadap perubahan logo ini. "Perubahan logo PSI bukan sekadar tampilan baru, melainkan semangat baru. Gajah adalah lambang kekuatan dan kebijaksanaan. Ini sangat cocok untuk menggambarkan perjuangan kami di Papua Tengah mendorong keadilan, mendampingi rakyat, dan menjaga semangat solidaritas. Di bawah kepemimpinan Bro Kaesang, PSI akan semakin teguh dan progresif menjawab harapan rakyat.” Ujar Nesco Selain itu, Sekretaris DPW PSI Papua Tengah, Jemi Patabang, S.Pd., M.Si yang juga salah satu anggota DPR Papua Tengah ini menambahkan bahwa seluruh kader PSI di Propinsi Papua Tengah sangat antusias. "Kami di DPW PSI Papua Tengah menyambut dengan penuh antusias perubahan logo ini. Maknanya sangat dalam merepresentasikan perjuangan yang optimis, konsisten, dan bersih. Ini adalah identitas baru yang semakin merekatkan PSI dengan rakyat, khususnya di wilayah-wilayah timur Indonesia." Ucapnya. Dengan logo dan semangat baru, PSI menegaskan kembali posisinya sebagai partai yang bersih, progresif, dan berpihak pada rakyat. PSI akan terus bekerja, menyapa, dan memperjuangkan suara rakyat karena bagi PSI, rakyat adalah poros utama kemajuan bangsa. Salah satu wujud antusiasme DPW Papua Tengah dibuktikan dengan kehadiran seluruh Ketua DPD PSI se-Papua Tengah pada Kongres yang begitu meriah di Solo beberapa hari yang lalu, beserta Pengurus DPW PSI Papua Tengah. Tampak ketua DPD Nabire Bro Alberto Mansawan, ketua DPD Puncak sis Naomi E. Wafom, Ketua DPD Mimika sis Suraya Madubun, SE.,M.Si, ketua DPD Intan Jaya Yustinus Wandagau, Ketua DPD Paniai bro Marten Tenoye, ketua DPD Dogiyai bro Luther Deba dan ketua DPD Deyai bro Paulus Mote. Pada perlehatan akbar tersebut Rombongan Papua Tengah mendapatkan kesempatan bersilaturahmi dengan Presiden RI ke-7 Bapak Joko Widodo di kediaman beliau. Pertemuan singkat ini sangat menginspirasi para pimpinan PSI di Papua Tengah. Nasehat dan pesan-pesan moral yang begitu mendalam dari Pak Jokowi menjadi penyemangat mereka. “Papua Tengah tetap semangat yaa… Besarkan PSI, besarkan gajah di Papua Tengah,” pesan Pak Jokowi di akhir pertemuan tersebut. Semangat pada Kongres Solo ini akan dibawa ke Papua Tengah dan menjadi motivasi untuk membesarkan gajah kecil ini agar menjadi kekuatan baru dalam menggapai visi dan misi Partai. Secara serentak Logo Baru  tersebut akan dipasang, dikenalkan dan disosialisasikan kepada seluruh Kader dan simpatisan PSI di seluruh wilayah Papua Tengah melalui DPC-DPC bahkan Ranting-ranting. (Red) 26 Jul 2025, 12:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT